" "

forexchief

Utang Negara Indonesia Mencapai Rp 1.990,66 Triliun

Discussion in 'Analisa Fundamental' started by Forex7, Dec 18, 2012.

Share This Page

  1. Forex7

    Forex7 New Member

    Messages:
    67
    Likes Received:
    0
    Trophy Points:
    0
    Presiden SBY melalui Sekretaris Kabinet (Seskab) Dipo Alam mengimbau jajaran pemerintah melalui Surat Edaran Surat Edaran (SE) Nomor: SE–592/Seskab/XI/2012 untuk membatasi pinjaman luar negeri yang membebani APBN/APBD.

    Dari data Direktorat Jenderal Pengelolaan Utang Kementerian Keuangan yang dikutip, Selasa (18/12/2012), total utang pemerintah Indonesia hingga November 2012 mencapai Rp 1.990,66 triliun. Dalam sebulan, jumlah utang ini turun Rp 930 miliar.

    Dari jumlah tersebut, Rp 613,71 triliun merupakan utang luar negeri yang didapat dari beberapa negara dan juga lembaga-lembaga multilateral. Utang luar negeri ini turun Rp 7,11 triliun dibandingkan akhir 2011 yang sebesar Rp 620,28 triliun.

    Secara rasio terhadap PDB, utang pemerintah Indonesia berada di level 27,5% pada November 2012.

    Tahun depan, pemerintah telah nilai belanja APBN 2013 Rp 1.683 triliun. Defisit anggaran tahun depan ditetapkan 1,65% terhadap PDB atau Rp 172,8 triliun, karena penerimaan negara lebih kecil.

    Untuk menutup defisit tersebut, DPR membolehkan pemerintah menambah utang baru hingga Rp 161,4 triliun.

    Sementara rincian pinjaman yang diperoleh pemerintah pusat hingga akhir November 2012 adalah:
    Bilateral: Rp 371,9 triliun
    Multilateral: Rp 217,28 triliun
    Komersial: 24,11 triliun
    Supplier: Rp 420 miliar
    Pinjaman dalam negeri Rp 1,62 triliun

    Sementara total surat utang yang telah diterbitkan oleh pemerintah sampai November 2012 mencapai 1.375,33 triliun. Naik dibandingkan posisi di akhir 2011 yang sebesar Rp 1.859,43 triliun.

    Berikut catatan utang pemerintah pusat dan rasionya terhadap PDB sejak tahun 2000:

    Tahun 2000: Rp 1.234,28 triliun (89%)
    Tahun 2001: Rp 1.273,18 triliun (77%)
    Tahun 2002: Rp 1.225,15 triliun (67%)
    Tahun 2003: Rp 1.232,5 triliun (61%)
    Tahun 2004: Rp 1.299,5 triliun (57%)
    Tahun 2005: Rp 1.313,5 triliun (47%)
    Tahun 2006: Rp 1.302,16 triliun (39%)
    Tahun 2007: Rp 1.389,41 triliun (35%)
    Tahun 2008: Rp 1.636,74 triliun (33%)
    Tahun 2009: Rp 1.590,66 triliun (28%)
    Tahun 2010: Rp 1.676,15 triliun (26%)
    Tahun 2011: Rp 1.803,49 triliun (25%)
    November 2012: Rp 1.990,66 triliun (27,5%)



    Dapatkan e-book "KARATERISTIK DARI SEORANG TRADER / INVESTOR YANG MENANG", kirimkan email (valid) & HP Anda ke rama.adit10@yahoo.com
    Bagus lohh e-book nya
    " "
  2. Ryuk

    Ryuk Member

    Messages:
    242
    Likes Received:
    1
    Trophy Points:
    18
    lumayan turun darstis dari tahun 2000
  3. prita541

    prita541 Banned

    Messages:
    5
    Likes Received:
    0
    Trophy Points:
    0
    terus untuk bulan ini gimana om? apakah semakin membengkak?

    sampai kapan negara kita seperti ini??:102:
  4. oemina

    oemina Member

    Messages:
    19
    Likes Received:
    0
    Trophy Points:
    6
    Bila negara berutang tnentuuntuk kepentingan rakyat banyak. Sehingga berapa pun jumlahnya, generasi penerusnya yang harus bertanggung jawab untuk mengembalikannya. Karena itu tidak usah protes karena itu adalah tanggung jawab generasi penerus.
  5. Forex7

    Forex7 New Member

    Messages:
    67
    Likes Received:
    0
    Trophy Points:
    0
    itu kan hitungan nya per tahun gan, semoga aja tahun 2013 ini bisa turun lagi yah, ga nambah :113:

    iya gan, tapi tiap tahun turun nya ga sampe 10 persen :18:

    iya dari dlu memang indonesia sudah banyak hutang, ya semoga aja generasi penerus bisa menurunkan hutang2 di indonesia :105:

Share This Page