" "

forexchief

Tinjauan Ekonomi Zona Asia dan sekitar

Discussion in 'Analisa Fundamental' started by suggesfree, Dec 21, 2012.

Share This Page

  1. suggesfree

    suggesfree New Member

    Messages:
    23
    Likes Received:
    0
    Trophy Points:
    0
    theard ini akan terus di perbarui
    " "
  2. suggesfree

    suggesfree New Member

    Messages:
    23
    Likes Received:
    0
    Trophy Points:
    0
    IHSG Rebound 0,25% Pagi Ini, Ditopang Sentimen Positif Data Ekonomi AS

    vibiznews: 21-12-2012 | 09.48WIB

    (Vibiznews – Stocks – Daily Analysis) - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan pagi ini tercatat menguat 0,25% ke level 4265,270. Sedangkan indeks saham-saham unggulan LQ 45 pada pagi ini tercatat menguat 0,38% ke level 729,116.

    Pada awal perdagangan saham sesi I ini tercatat volume perdagangan sebesar 101,9 juta lot saham senilai Rp 374,1 miliar dengan total transaksi sebanyak 3547 kali. Pada perdagangan saham pagi ini tercatat sebanyak 51 naik, 33 saham turun, dan 93 saham tidak berubah.

    Penguatan IHSG pada perdagangan pagi ini didorong oleh sektor industri dasar dan manufaktur, dimana masing-masing indeks tercatat naik 1,89% dan 0,89%.

    Saham-saham yang tercatat menguat pada perdagangan pagi ini antara lain saham SMGR naik 6,3% ke Rp 16800, saham SMCB naik 3,0% ke Rp 3400, saham KLBF naik 2,0% ke Rp 1030, dan saham BBCA naik 2,2% ke Rp 9400.

    Saham-saham yang tercatat melemah pada perdagangan pagi ini antara lain saham EXCL turun 1,8% ke Rp 5500, saham AKRA turun 1,2% ke Rp 4125, saham ASRI turun 1,8% ke Rp 560, dan saham CTRA turun 1,3% ke Rp 780.

    Analis Vibiz Research unit dari Vibiz Consulting melihat bahwa IHSG pada perdagangan pagi ini tampak dibuka menguat, seiring dengan penguatan bursa saham Wall Street.

    Setelah melemah beberapa hari terakhir akibat aksi profit taking, tampaknya IHSG mulai mengalami rebound, ditopang juga oleh sentimen positif data ekonomi AS yang cukup memuaskan kemarin malam.

    Walaupun begitu, tetap waspada terhadap perkembangan selanjutnya dari diskusi anggaran di AS terkait penanganan masalah “fiscal cliffâ€￾.

    Resistance berada di kisaran 4300, sedangkan support berada di kisaran 4230.

    SUmber:vibiznews
  3. Forex7

    Forex7 New Member

    Messages:
    67
    Likes Received:
    0
    Trophy Points:
    0
    Inilah Alasan Kejatuhan Bursa Asia dan Komoditas Hari Ini!

    vibiznews: 21-12-2012 | 11.10 WIB

    (Vibiznews – Economy) – Anggota kongres dari Partai Republik memutuskan untuk membatalkan rencana pemungutan suara untuk rencana juru bicara John Boehner untuk mengijinkan pemerintah menaikkan pajak untuk masyarakat kelas atas AS yang berpenghasilan 1 juta dolar ke atas per tahun. Rencana yang dikenal dengan Rencana B tersebut gagal diangkat sehingga menimbulkan kembalinya kekhawatiran mengenai progress perundingan anggaran di Washington (21/12)

    Kabar mengenai gagalnya pengambilan suara untuk Rencana B tersebut menjungkirbalikkan sentimen pasar pada hari ini. Bursa saham Asia yang sempat terangkat, anjlok bersamaan dengan turunnya harga sebagian besar komoditas.

    Indeks berjangka S&P 500 mengalami penurunan sebesar 1.5% pada perdagangan hari ini di tengah kekhawatiran bahwa kongres dan pemerintah tidak akan mampu mencapai kesepakatan untuk memcahkan kebuntuan anggaran dengan hanya tersisa 11 hari untuk negosiasi.

    Kegagalan pengambilan suara ini menjadi pukulan bagi Boehner, menimbulkan keraguan terhadap kemampuannya untuk meraih suara dari kubu Repbulik untuk mampu mengatasi kompromi di mana akan tercapai solusi yang diharapkan bagi pemerintah dan juga senat.

    Partai Republik yang kebanyakan berhaluan anti kenaikan pajak diperkirakan tidak akan mau meneruskan kesepakatan yang memaksa kenaikan pajak. Saat ini Boehner hanya dapat mengandalkan dukungan dari partai rivalnya Demokrat.

    Sumber : vibiznews.com

Share This Page