" "

forexchief

Skotlandia Segera Tentukan Referendum

Discussion in 'Analisa Fundamental' started by ForexSignal88, Mar 23, 2017.

Share This Page

  1. ForexSignal88

    ForexSignal88 Member

    Messages:
    273
    Likes Received:
    2
    Trophy Points:
    18
    ForexSignal88.com l Jakarta, 23/03/2017 – Sore ini waktu setempat, Menteri Utama Skotlandia Nicola Sturgeon bersama parlemennya di Edinburgh akan menentukan apakah Skotlandia perlu mengadakan referendum ataukah tidak.

    Kegelisahan pasar khususnya di Inggris Raya mungkin akan segera kembali terjadi hari ini, setelah kemarin inflasi Inggris yang membaik seakan telah berhasil menutupi kegalauan pasar terhadap masa depan ekonomi Inggris sesaat setelah Perdana Menteri Theresa May telah mengajukan hari Rabu minggu depan sebagai hari perundingan pertama dengan parlemen Uni Eropa untuk membahas Brexit.
    [​IMG]
    Sebetulnya proses referendum Skotlandia telah ditolak oleh PM May di minggu lalu sesaat Ratu Elizabeth II memberi restu masalah Brexit untuk segera dirundingkan oleh Uni Eropa. Menurut banyak kalangan bahwa proses Brexit ini setidaknya akan membutuhkan waktu perundingan selama 2 tahun, dan PM May berharap banyak kepada Menteri Sturgeon bahwa situasi di Skotlandia dapat ditunda hingga proses Brexit usai.

    Namun desakan dari parlemen dan beberapa partai utama di Skotlandia tidak langsung membuat Skotlandia mengurungkan niat referendum tersebut karena di dalam referendum 2014 lalu ada sebuah perjanjian antara Skotlandia dengan Inggris Raya yang disebut dengan section 30 order atau 30 permintaan Skotlandia terhadap Inggris Raya.

    Rupanya dalam beberapa klausul Brexit yang dibawa oleh PM May ke parlemen Uni Eropa tidak satupun yang sedikitpun mewakili section 30 tersebut, sehingga inilah yang membuat Skotlandia ingin sekali lepas dari Inggris Raya, karena rupanya mereka sedikit banyak sudah tidak dianggap keberadaannya sebagai kesatuan dari 3 wilayah lainnya yang tergabung dalam United Kingdom atau Britania Raya.

    Dengan kondisi tersebut, Sturgeon berani mengajukan referendum secepatnya dengan perkiraan waktu antara akhir tahun 2018 hingga awal 2019 nanti pelaksanaan penentuan masa depan Skotlandia tersebut.

    Namun sebelum diajukan ke Britania Raya, hari ini Sturgeon bersama parlemen setempat akan menggodok klausul-klausul yang penting agar mendapatkan restu dari pemerintah pusat. Memang sebetulnya banyak perdebatan di dalam negeri Skotlandia sendiri dimana masih banyak kubu yang pro United Kingdom yang akan menentang referendum ini, karena kubu pro ini masih akan memberikan toleransi waktu kepada PM May dalam menjalankan proses pemisahan Inggris Raya dengan Uni Eropa.

    Namun kelompok yang anti United Kingdom mendesak pemerintahan setempat agar segera memutuskan referendum tersebut agar Skotlandia tidak ikut arus dari situasi “hard Brexit” yang beberapa waktu lalu selalu didengung-dengungkan banyak kalangan bahwa perekonomian Britania Raya akan remuk-redam akibat lepas dari pasar tunggal Eropa.

    Kekhawatiran “hard Brexit” inilah yang coba dihindari oleh masyarakat Skotlandia. Namun bila memang proses referendum Skotlandia ini akan terjadi, maka dapat dipastikan cable atau pound sterling dapat mengalami tekanan kembali dari mata uang utama dunia.

    Sumber berita: ForexSignal88, Business Insider, BBC, Forex Factory, Reuters

    Sumber gambar: Leestewarts-Poetscorner
    " "
  2. LaidyRains

    LaidyRains Member

    Messages:
    163
    Likes Received:
    5
    Trophy Points:
    18
    Inggris keluar dari uni eropa, scotland ingin keluar dari Inggris. Bentaran lagi menyusul ireland :jail:
  3. ForexSignal88

    ForexSignal88 Member

    Messages:
    273
    Likes Received:
    2
    Trophy Points:
    18
    hehehe kita liat saja ya gan salam sukses

Share This Page