" "

forexchief

Renungan Jumat Ini

Discussion in 'Lounge Forex' started by arimas, Apr 8, 2011.

Share This Page

  1. arimas

    arimas Member

    Messages:
    45
    Likes Received:
    0
    Trophy Points:
    6
    Rejeki Dari Langit


    Dalam Al-Quran, Allah berfirman barangsiapa yang bertaqwa kepadaNya akan diberikan rejeki dari arah yang tidak disangka-sangka.

    Inilah janji Allah bagi orang yang beriman. Bukan janji manusia, tetapi janji Yang Maha Kuasa atas segala yang ada di Langit dan yang ada di Bumi. Tetapi kita manusia yang selaku mahluknya yang juga dalam kuasanya tidak terlalu memperhatikan janji Allah itu. Banyak yang justru sibuk mengejar rejeki Allah tetapi melupakan ketaqwaan kepada Allah.

    Untuk memaksimalkan rejeki yang nantinya kita peroleh maka trik yang dapat ditempuh adalah pertama bertaqwa dengan taqwa yang sebenar-benarnya lalu kita memaksimalkan ihtiar kita. Dengan cara seperti ini maka kita akan dapat 2 rejeki, rejeki yang sebabnya ihtiar diri kita dan tambahan rejeki dari arah yang tidak pernah kita sangka yakni rejeki dari langit.
    " "
  2. bimarpradana

    bimarpradana Contributor

    Messages:
    1,781
    Likes Received:
    10
    Trophy Points:
    38
    renungan yang bagus om arimas,,,,
    lanjutkan,,,:cz06:
  3. sengok

    sengok Member

    Messages:
    227
    Likes Received:
    1
    Trophy Points:
    18
    Iya gan ... Terima Kasih Banyak Gan Utk Selalu Mengingatkan ... Karena Yang Agan Katakan Semua Itu Benar :)
  4. arimas

    arimas Member

    Messages:
    45
    Likes Received:
    0
    Trophy Points:
    6
    Saya sekedar memulainya, silahkan dilanjutkan bagi yang ingin melanjutkan atau menambahkannya.

    Terima kasih juga mau membaca apa yang saya tulis. Mari kita sama-sama saling mengingatkan karena memang iman yang kita miliki sering turun naik.
  5. arimas

    arimas Member

    Messages:
    45
    Likes Received:
    0
    Trophy Points:
    6
    Tulisan ke 2

    Tsunami yang disampaikan Muhammad SAW

    Kita terpana lagi dengan luluh lantaknya Jepang akibat gempa yang menimbulkan tsunami. Kejadian di Jepang beberapa minggu yang lalu, seakan memaksa memori kita untuk mengingat kembali kejadian Tsunami di Aceh pada tahun 2004, 7 tahun lalu.

    Tsunami, kata itu sudah sangat akrab ditelinga kita. Kita juga sudah dapat membayangkan bagaimana akibat yang ditimbulkan olehnya. Kita tahu karena kita telah belajar banyak dari pengalaman yang terjadi. Kita paham karena kita telah menyaksikan bagaimana tsunami menerjang dan meluluh lantakkan semua yang dilaluinya. Ya kita tahu karena kita menyaksikan dengan mata kita sendiri.

    Tsunami yang memberikan efek yang sangat merusak ini telah disampaikan oleh Muhammad SAW, 500 tahun yang lalu, sebelum gejala alam ini diketahui keberadaanya.

    Marilah kita simak bagaimana Al-quran menggambarkan peristiwa kiamat dalam surat AL-INFITHAR.

    Ijassamaa unfatharat 1) Waijalkawakibun tasarat 2) Waijalbiharu pujjirat 3)

    1) Apabila langit terbelah
    2) dan apabila bintang-bintang jatuh berserakan
    3) dan apabila lautan dijadikan meluap

    Saat itu disampaikan Rasullullah (yang juga seorang yang buta huruf dan tidak pernah sekolah) maka ada yang percaya dan ada juga yang tidak. Mungkin jika anda atau saya hidup pada jaman Rasulullah SAW, kita juga akan masuk ke dalam kelompok yang tidak mempercayainya.

    Lautan yang meluap, bagimana caranya? Mungkin itu yang akan kita tanyakan.

    Kepercayaan akan meluapnya laut (tsunami) hanya dapat dicapai dengan keimanan. Dan mungkin demi untuk memantapkan keimanan kita pada jaman sekarang ini, Allah telah menunjukkan kepada kita bahwa apa yang disampaikan Rasul kita, Muhammmad SAW, adalah sesuatu yang BENAR DAN TIDAK PERLU KITA PERTANYAKAN LAGI.

    Alhamdulillah, Allah hanya memilih tsunami untuk menggambarkan bagaimana kiamat nanti terjadi dan tidak memilih Langit yang terbelah atau bintang-bintang yang jatuh.

    Dari kejadian tsunami ini, maka tidak ada pilihan lain bagi kita kecuali tunduk dan sujud kepada Allah SWT. Melaksanakan segala perintahNya dan menjauhi semua laranganNya. Semoga dengan demikian kita semua akan masuk ke golongan orang-orang yang selamat. Amin.
  6. arimas

    arimas Member

    Messages:
    45
    Likes Received:
    0
    Trophy Points:
    6
    Harapan Tuhan dan Harapan Kita

    Harapan Tuhan dan Harapan Kita

    Saudaraku, betapa banyak harapan yang kita panjatkan lewat doa tapi belum juga dijawab Tuhan. Sudah lama mungkin kita mengharapkan sesuatu yang jadi impian kita tapi belum juga dikabulkan Tuhan. Atas semua itu biasanya kita bertanya dalam hati, ada apa? Apa yang salah?

    Saudaraku, marilah hari ini kita merenungkan apa yang kita perbuat.
    Apakah selama ini kita taat dalam menjalani semua perintah Tuhan yang kita imani?
    Apakah semua laranganNya telah kita jauhi?
    Apakah harta yang juga titipan dariNya telah kita gunakan dengan baik?
    Apakah perintahNya mengeluarkan sekian persen dari harta yang Dia berikan kita telah laksanakan?

    Apakah selama ini kita telah berbuat baik?
    Apakah rasa iri dan dengki telah kita kikis habis dalam hati kita?

    Apakah kesombongan yang tidak pantas kita miliki sudah kita buang jauh-jauh?
    Apakah kehidupan dunia ini tidak menyilaukan mata dan hati kita?
    Apakah kehidupan akhirat yang abadi selalu mejadi fokus perhatian kita?


    Apakah........................


    Jika jawabannya belum, maka ini mungkin penyebab harapan dan pinta kita belum juga dijawabNya karena kita belum memenuhi harapan Tuhan.

    Jika jawabannya sudah........maka mungkin kita sedang diuji Tuhan akan keihlasan kita menerima semua ketentuanNya.

    Saudaraku, yakinlah Tuhan selalu punya rencana yang terbaik bagi kita.
  7. arimas

    arimas Member

    Messages:
    45
    Likes Received:
    0
    Trophy Points:
    6
    Indonesiaku Sayang Indonesiaku Malang


    Sungguh rasanya sedih hati ini melihat keadaan Indonesia, negara dimana tempat saya dilahirkan, negara tempat saya menjalani kehidupan. Indonesia yang sangat kaya dengan sumber daya alam dan sangat ironis masih banyak rakyatnya yang miskin.

    Lihatlah, bagaimana kekayaan alam negara kita dikeruk. Emas di papua yang konon katanya tambang emas terbesar didunia. Nikel, batubara, gas dan minyak bumi. Bermetrik ton semua itu dikeruk tapi untuk kemakmuran siapa???

    Disisi lain, mari kita lihat banyak rakyat yang miskin bahkan sangat miskin karena untuk makanpun mereka HARUS MENGAIS SAMPAH !!!

    Saya tidak tahu lagi dimana letak salahnya. Apakah karena rakyatnya yang bodoh atau pemimpinnnya yang terlampau pintar sehingga tidak bisa melihat mana yang namanya rakyat, mana yang namanya kepentingan nasional.

    Atau mungkin karena kita tidak punya kebanggaan akan Indonesia karena CN235 saja yang 100% karya anak bangsa tidak gunakan sendiri untuk keperluan kita. Pihak Merpati, BUMN yang juga milik bangsa, lebih memilih MA-60 yang bukan karya kita. Apakah karena CN235 buruk? Rasanya tidak karena negara lain justru menggunakan CN235 karya Indonesia!!!

    Belum lagi PLN yang kekurangan pasokan gas padahal disisi lain gas milik kita, kita eksport ke LN. Dan PLN rencananya harus mengimpor dari LN.

    Duh, Indonesiaku sayang betapa malangnya nasibmu dan nasib rakyatmu.
  8. dunkjumper

    dunkjumper New Member

    Messages:
    1
    Likes Received:
    0
    Trophy Points:
    0
  9. bimarpradana

    bimarpradana Contributor

    Messages:
    1,781
    Likes Received:
    10
    Trophy Points:
    38
    Allah melarang kita untuk sombong

    Satu sifat yang paling dibenci oleh Allah SWT adalah sombong. Sombong adalah menganggap dirinya besar dan memandang orang lain hina/rendah.



    Allah melarang kita untuk sombong:

    ”Dan janganlah kamu berjalan di muka bumi ini dengan sombong, karena sesungguhnya kamu sekali-kali tidak dapat menembus bumi dan sekali-kali kamu tidak akan sampai setinggi gunung.” [Al Israa’:37]



    Allah benci dengan orang-orang yang sombong:

    ”Dan janganlah kamu memalingkan mukamu dari manusia (karena sombong) dan janganlah kamu berjalan di muka bumi dengan angkuh. Sesungguhnya Allah tidak menyukai orang-orang yang sombong lagi membanggakan diri.” [Luqman:18]



    Nabi berkata bahwa orang yang sombong meski hanya sedikit saja niscaya tidak akan masuk surga:

    Dari Ibn Mas’ud, dari Rasulullah Saw, beliau bersabda: “Tidak akan masuk sorga, seseorang yang di dalam hatinya ada sebijih atom dari sifat sombong”. Seorang sahabat bertanya kepada Nabi Saw: “Sesungguhnya seseorang menyukai kalau pakainnya itu indah atau sandalnya juga baik”. Rasulullah Saw bersabda: “Sesungguhnya Allah Swt adalah Maha Indah dan menyukai keindahan. Sifat sombong adalah mengabaikan kebenaran dan memandang rendah manusia yang lain” [HR Muslim]



    Nabi juga berkata bahwa orang yang sombong niscaya akan disiksa oleh Allah di akhirat nanti:

    Dari al-Aghar dari Abu Hurarirah dan Abu Sa’id, Rasulullah Saw bersabda: “Allah Swt berfirman; Kemuliaan adalah pakaian-Ku, sedangkan sombong adalah selendang-Ku. Barang siapa yang melepaskan keduanya dari-Ku, maka Aku akan menyiksanya”. [HR Muslim]

    (Dikatakan kepada mereka): “Masuklah kamu ke pintu-pintu neraka Jahannam, sedang kamu kekal di dalamnya. Maka itulah seburuk-buruk tempat bagi orang-orang yang sombong .” [Al Mu’min:76]

    Abi Salamah meriwayatkan bahwa Abdullah bin Amr bertemu dengan Ibn Umar di Marwah. Keduanya kemudian turun dan berbicara satu sama lain. Selanjutnya Abdullah bin Amr berlalu dan Ibn Umar duduk sambil menangis tersedu-sedu. Ketika ditanya tentang apa yang membuatnya menangis, beliau menjawab: “Laki-laki ini (yakni Abdullah bin Amr) telah mengaku bahwa dia mendengar Rasulullah Saw bersabda: “Barang siapa yang di dalam hatinya ada sebijih atom dari sifat sombong, maka Allah Swt akan menimpakan api neraka ke arah wajahnya” Baihaqi



    Dari hadits di atas cukuplah bagi kita untuk menyadari bahwa sifat sombong sangat berbahaya bagi kita.

    Imam Ghazali dalam kitabnya, ”Ihya’ ’Uluumuddiin” menulis bagaimana mungkin manusia bisa bersifat sombong sementara dalam dirinya terdapat 1-2 kilogram kotoran yang bau?

    Terkadang orang sombong karena kekayaannya. Siapa orang terkaya di dunia? Qarun dulu sangat kaya. Perlu 7 orang yang sangat kuat hanya untuk mengangkat ”KUNCI-KUNCI” gudang kekayaannya yang berisi emas permata. Orang terkaya di dunia saat ini (per 20 Agustus 2007), Carlos Slim (mengalahkan Bill Gates yang memiliki kekayaan US$ 56 milyar) memiliki kekayaan US$ 59 milyar atau rp 551 trilyun lebih (Fortune Magazine).

    Namun yang patut diingat, ketika orang yang disebut kaya itu lahir mereka tidak memiliki apa-apa. Ketika mati juga tidak membawa apa-apa kecuali kain yang melekat di badan. Pada saat mati tidaklah berguna segala harta dan apa yang telah mereka kerjakan.

    ”Tidaklah berguna baginya harta bendanya dan apa yang ia usahakan.” [Al Lahab:2]

    Sebagaimana Qarun, harta yang kita miliki tak lain milik Allah yang dititipkan kepada kita. Ketika kita mati kita akan berpisah dengan ”harta” kita.

    ”Kepunyaan Allah-lah kerajaan langit dan bumi dan apa yang ada di dalamnya; dan Dia Maha Kuasa atas segala sesuatu.” [Al Maa-idah:120]

    Sering orang sombong karena kekuasaan atau jabatan. Padahal kekuasaan dan jabatan juga tidak kekal. Ketika mati, maka kekuasaan pun hilang. Kita diganti dengan yang lain.

    ”Katakanlah: “Wahai Tuhan Yang mempunyai kerajaan, Engkau berikan kerajaan kepada orang yang Engkau kehendaki dan Engkau cabut kerajaan dari orang yang Engkau kehendaki. Engkau muliakan orang yang Engkau kehendaki dan Engkau hinakan orang yang Engkau kehendaki. Di tangan Engkaulah segala kebajikan. Sesungguhnya Engkau Maha Kuasa atas segala sesuatu.” [Ali ’Imran:26]

    Fir’aun raja Mesir yang sombong saat ini telah menjadi mayat yang tidak berdaya. Alexander the Great atau Iskandar Agung yang kerajaannya meliputi sebagian Afrika, Eropa, dan Asia saat ini tinggal tulang-belulang belaka. Hitler yang dulu ditakuti juga telah tiada begitu pula dengan musuh-musuhnya.

    Hanya Allah Maha Perkasa yang tetap kekal dan hidup abadi selama-lamanya. Lalu apa yang membuat manusia pantas untuk merasa sombong?

    Ada juga orang yang sombong karena wajahnya yang cantik dan rupawan. Padahal ketika tua, maka mukanya akan jelek dan keriput. Ketika sudah dikubur, maka wajahnya hanya akan tinggal tulang tengkorak belaka. Pantaskah manusia untuk bersikap sombong?

    Ada lagi yang sombong karena kekuatannya atau badannya yang kekar. Kita saksikan Samson yang dulu sanggup mengalahkan singa dengan tangan kosong kini sudah terbujur dalam tanah. Muhammad Ali yang dulu sering membanggakan diri sebagai yang terbesar (I am the Greatest) kini lemah terkena penyakit parkinson. Begitu tua orang sekuat apa pun akan jadi lemah. Begitu mati dia sama sekali tidak berdaya.

    Allah mengingatkan bahwa manusia diciptakan dari air mani yang tidak berharga. Pantaskah manusia bersikap sombong?

    ”Dan apakah manusia tidak memperhatikan bahwa Kami menciptakannya dari setitik air mani, maka tiba-tiba ia menjadi penantang yang nyata!” [Yaa Siin:77]

    Dari tulisan di atas jelas bahwa tidak ada alasan bagi manusia untuk bersikap sombong. Ancaman neraka bagi orang yang sombong meski hanya sekecil atom hendaknya membuat kita jadi orang yang rendah hati.

    Semoga Allah SWT menjauhkan sifat sombong dari kita semua kaum Muslimin/muslimat. Ya Allah, jauhkanlah aku dan keluargaku serta saudara muslimku, seluruh umat alam ini dari sifat sombong ini ya Allah ..Amin...
    Last edited: Jun 10, 2011

Share This Page