" "

forexchief

Rekomendasi PT. Kiwoom Securities Indonesia

Discussion in 'Lounge Saham Dan Option' started by kiwoom.securities, May 19, 2014.

Share This Page

  1. TraderSaham

    TraderSaham Member

    Messages:
    43
    Likes Received:
    0
    Trophy Points:
    6
    Rekomendasi PT. Kiwoom Securities Indonesia 23/07/2014
    [​IMG]
    [​IMG]
    [​IMG]





    ARNA – Kinerja 1H 2014
    PT Arwana Citramulia (ARNA) membukukan kenaikan laba bersih 1H 2014 sebesar 10.3%Yoy menjadi Rp 147.76 Miliar Vs Rp 133.97 Miliar pada 1H 2013 lalu. Naiknya kinerja didukung oleh kenaikan penjualan sebesar 18.1%Yoy menjadi Rp 807.47 Miliar dengan laba operasi tercatat naik 9.3%Yoy menjadi Rp 199.31 Miliar pada 1H 2014.

    BBRI – Kinerja 1H 2014
    PT Bank Rakyat Indonesia (BBRI) membukukan kenaikan laba bersih 1H 2014 sebesar 15.7%Yoy menjadi Rp 11.74 Triliun Vs Rp 10.15 Triliun pada 1H 2013 lalu. BBRI membukukan kenaikan pendapatan bunga bersih sebesar 25.2%Yoy menjadi Rp 25.07 Triliun pada 1H 2014 namun naiknya biaya mengakibatkan laba operasional hanya naik 17%Yoy menjadi Rp 13.73 Triliun. Posisi CAR tercatat sebesar 18.1% pada 1H 2014 (17.35% pada 1H 2013) dengan NPL Gross 1.97% (1.81% pada 1H 2013), ROE 31.04% (33.05% pada 1H 2013), dan LDR 94% (89.25% pada 1H 2013).

    SGRO – Kinerja 1H 2014
    PT Sampoerna Agro (SGRO) membukukan kenaikan laba bersih 1H 2014 sebesar 594.1%Yoy menjadi Rp 185.8 Miliar Vs Rp 26.73 Miliar pada 1H 2013 lalu, didukung oleh kenaikan penjualan sebesar 44%Yoy menjadi Rp 1.46 Triliun. Laba operasi tercatat naik 352.1%Yoy menjadi Rp 315.05 Miliar pada 1H 2014.

    SIDO – Kinerja 1H 2014
    PT Industri Jamu dan Farmasi Sido Muncul (SIDO) membukukan kenaikan laba bersih 1H 2014 sebesar 86.8%Yoy menjadi Rp 325.36 Miliar Vs 174.22 Miliar pada 1H 2013 lalu kendati membukukan penurunan penjualan sebesar 1.7%Yoy menjadi Rp 1.12 Triliun. Penurunan beban penjualan dan pemasaran sebesar 40.3%Yoy menjadi Rp 103.58 Miliar membuat SIDO membukukan kenaikan Laba operasi tercatat naik 83.1%Yoy menjadi Rp. 421.48 Miliar.

    SMRA – Kinerja 1H 2014
    PT Sumarecon Agung (SMRA) membukukan penurunan laba bersih 1H 2014 sebesar 11.3%Yoy menjadi Rp 542.21 Miliar Vs 611.58 Miliar pada 1H 2013 lalu kendati membukukan kenaikan pendapatan sebesar 2.7%Yoy menjadi Rp 1.97 Triliun. Turunnya kinerja diakibatkan oleh kenaikan beban pokok penjualan sebesar 21.2%Yoy menjadi Rp 987.63 Miliar. Laba operasi tercatat turun 2.1%Yoy menjadi Rp 696.55 Miliar

    WIKA & WTON – Akuisisi Citra Lautan Teduh
    PT Wijaya Karya (WIKA) bersama anak usahanya, PT Wijaya Karya Beton (WTON) mengakuisisi 80% saham PT Citra Lautan Teduh, perusahaan beton di Batam, Kepulauan Riau dengan nilai akuisisi sebesar US$ 23.5 Juta. WIKA dan WTON mengambil alih Citra Lautan dari Pumyang Construction Co Ltd, perusahaan infrastruktur asal Korea Selatan. Citra Lautan mengoperasikan pabrik seluas 260 m2 dengan kapasitas pabrik menapai 100 ribu ton tiang pancang bulat beton putar pratekan. Pihak WIKA dan WTON telah menandatangani kesepakatan jual beli bersyarat pada 21 Juli 2014 dimana WIKA menguasai 10% saham sedangkan WTON menguasai 70% saham Citra Lautan.

    WTON – Kinerja 1H 2014
    PT Wijaya Karya Beton (WTON) membukukan kenaikan laba bersih 1H 2014 sebesar 26.3%Yoy menjadi Rp 172.41 Miliar Vs Rp 136.54 Miliar pada 1H 2013 lalu, didukung oleh kenaikan pendapatan sebesar 13.5%Yoy menjadi Rp 1.68 Triliun. WTON membukukan kenaikan laba operasional sebesar 18.9%Yoy menjadi Rp 221.5 Miliar.
    " "
  2. TraderSaham

    TraderSaham Member

    Messages:
    43
    Likes Received:
    0
    Trophy Points:
    6
    Rekomendasi PT. Kiwoom Securities Indonesia 24/07/2014
    [​IMG]
    [​IMG]
    [​IMG]



    BBCA – Kinerja 1H 2014
    PT Bank Central Asia (BBCA) membukukan kenaikan laba bersih 1H 2014 sebesar 24.2%Yoy menjadi Rp 7.85 Triliun Vs Rp 6.32 Triliun pada 1H 2013 lalu. BBCA membukukan kenaikan pendapatan bunga bersih sebesar 25.5%Yoy menjadi Rp 15.43 Triliun pada 1H 2014. BBCA membukukan kenaikan laba operasional sebesar 26.6%Yoy menjadi Rp 9.78 Triliun. Posisi CAR tercatat sebesar 17.02% pada 1H 2014 (16.01% pada 1H 2013) dengan NPL Gross 0.5% (0.42% pada 1H 2013), ROE 24.56% (24.57% pada 1H 2013), dan LDR 75.51% (73.2% pada 1H 2013).

    BJBR – Kinerja 1H 2014
    PT BPD Jawa Barat dan Banten (BJBR) membukukan penurunan laba bersih 1H 2014 sebesar 36%Yoy menjadi Rp 478.19 Miliar Vs Rp 747.25 Miliar pada 1H 2013 lalu. Pendapatan bunga bersih turun 11.5%Yoy menjadi Rp 2.12 Triliun pada 1H 2014, yang diikuti oleh penurunan laba operasional sebesar 33.1%Yoy menjadi Rp 630.13 Miliar. Posisi CAR tercatat sebesar 15.84% pada 1H 2014 (16.36% pada 1H 2013) dengan NPL Gross 3.97% (2.31% pada 1H 2013), ROE 16.64% (28.89% pada 1H 2013), dan LDR 80.49% (80.77% pada 1H 2013).

    BSDE - Kinerja 1H 2014
    PT Bumi Serpong Damai (BSDE) membukukan kenaikan laba bersih 1H 2014 sebesar 67.2%Yoy menjadi Rp 2.56 Triliun Vs Rp 1.53 Triliun pada 1H 2013 lalu kendati membukukan penurunan pendapatan usaha sebesar 16.4%Yoy menjadi Rp 2.42 Triliun. Laba operasi tercatat turun 33.9%Yoy menjadi Rp 1.14 Triliun pada 1H 2014.

    NRCA – Kinerja 1H 2014
    PT Nusa Raya Cipta (NRCA) membukukan kenaikan laba bersih 1H 2014 sebesar 63.5%Yoy menjadi Rp 148.86 Miliar Vs Rp 91.1 Miliar pada 1H 2013 lalu. Lonjakan kinerja laba bersih diakibatkan pencatatan bagian laba anak perusahaan sebesar Rp 82.24 Miliar pada 1H 2014 Vs Rp 17.24 Miliar pada 1H 2013 lalu. Pendapatan naik 5.6%Yoy menjadi Rp 1.63 Triliun namun naiknya biaya operasional mengakibatkan NRCA membukukan penurunan laba operasi sebesar 1.4%Yoy menjadi Rp 112.81 Miliar pada 1H 2014.

    PTPP – Kinerja 1H 2014
    PT PP (PTPP) membukukan kenaikan laba bersih 1H 2014 sebesar 2.2%Yoy menjadi Rp 146.69 Miliar Vs Rp 143.48 Miliar pada 1H 2013 lalu. Naiknya kinerja didukung oleh kenaikan pendapatan usaha sebesar 10.2%Yoy menjadi Rp 4.6 Triliun dengan laba operasi tercatat naik 20.6%Yoy menjadi Rp 372.78 Miliar pada 1H 2014.

    TLKM – Kinerja 1H 2014
    PT Telekomunikasi Indonesia (TLKM) membukukan kenaikan laba bersih 1H 2014 sebesar 4%Yoy menjadi Rp 7.41 Triliun Vs Rp 7.12 Triliun pada 1H 2013 lalu. Naiknya kinerja didukung oleh kenaikan pendapatan sebesar 8.4%Yoy menjadi Rp 43.54 Triliun dengan laba operasi tercatat naik 2.5%Yoy menjadi Rp 14.19 Triliun pada 1H 2014.
  3. TraderSaham

    TraderSaham Member

    Messages:
    43
    Likes Received:
    0
    Trophy Points:
    6
    Rekomendasi PT. Kiwoom Securities Indonesia 15/08/2014
    [​IMG]
    [​IMG]
    [​IMG]


    CMNP – Rencana ekspansi
    PT Citra Marga Nusaphala Persada (CMNP) sedang mempersiapkan bisnis ke area regional. Untuk langkah awal, CMNP akan masuk ke negara yang sedang gencar menggarap proyek jalan tol seperti Vietnam, Kamboja, Myanmar dan Filipina. Manajemen CMNP mengungkapkan kemungkinan perseroan akan masuk sebagai sub holding proyek ruas jalan tol di suatu negara kawasan Asia Tenggara. Untuk pendanaan proyek luar negeri, CMNP berencana untuk menerbitkan global bond. Selain untuk menghadapi pasar bebas ASEAN, ekspansi tersebut juga untuk memperoleh pendapatan dalam bentuk mata uang asing.

    PBRX – Rencana ekspansi
    PT Pan Brothers (PBRX) berencana ekspansi bisnis tekstil dan garmen di beberapa negara. Di Vietnam, PBRX telah bekerjasama dengan satu perusahaan garmen dan membentuk joint operational. Tahun ini akan memulai trial production dengan produksi sekitar 2 juta pieces. PBRX juga akan membangun pabrik di Vietnam pada tahun depan dengan komposisi saham sekitar 51%. Pembangungan pabrik baru diperkirakan sekitar US$ 5 juta. Selain itu, PBRX berencana mengakuisisi satu perusahaan product development yang memegang beberapa lisensi produk pakaian di China dan PBRX berencana akan masuk ke Kamboja pada tahun depan dengan rencana investasi, akuisisi atau membangun pabrik baru.

    SMGR – Anak usaha di bidang non semen
    PT Semen Indoensia (SMGR) sedang menyiapkan anak usaha di bidang non produksi semen. SMGR sedang menggarap empat anak usaha yang bergerak di bidang properti, pembangunan infrastruktur, pembangkit listrik (power plant) dan beton pra cetak (precast). Keempat anak perusahaan tersebut akan didirikan pada tahun ini. Di bidang properti rencananya lahan luas di beberapa wilayah Gresik, Jawa Timur akan dibangun sebagai kawasan properti komersial, perkantoran maupun hunian. Sementara di bidang infrastruktur, SMGR sedang membahas kerjasama dengan PT Hutama Karya untuk mengerjakan ruas jalan tol di Sumatera.
  4. TraderSaham

    TraderSaham Member

    Messages:
    43
    Likes Received:
    0
    Trophy Points:
    6
    Rekomendasi PT. Kiwoom Securities Indonesia 28/08/2014
    [​IMG]
    [​IMG]
    [​IMG]


    ADRO – Pinjaman untuk restrukturisasi utang
    PT Adaro Energy (ADRO), melalui anak perusahaan PT Adaro Indonesia, menerima komitmen pinjaman bertenor 7 tahun sebesar US$ 1 Miliar yang akan dialokasikan untuk restrukturisasi utang. ADRO berencana melakukan restrukturisasi obligasi senilai US$ 800 Juta yang diterbitkan pada Oktober 2009 serta pinjaman senilai US$ 750 Juta yang ditarik pada Juli 2011.

    CMNP – Rencana private placement dan rights issue
    PT Citra Marga Nusaphala Persada (CMNP) berencana menjual sebanyak 20% saham melalui private placement dan rights issue. Dana hasil penjualan saham tersebut akan digunakan untuk membiayai akuisisi saham PT Cipaganti Citra Graha (CPGT) dan pengembangan jalan tol. Jumlah saham yang dilepas melalui mekanisme private placement maksimal 10% saham dan sisanya melalui rights issue mencapai 10% saham yang ditargetkan pada 1Q 2015.

    ENRG – Pinjaman untuk restrukturisasi utang
    PT Energi Mega Persada (ENRG) tengah mengkaji opsi pinjaman untuk melunasi utang jangka pendek senilai total US$ 250 Juta. Manajemen menargetkan dapat menerima pinjaman sebelum akhir tahun. Tahun lalu ENRG telah berhasil melakukan restrukturisasi atas utang senilai US$ 203 Juta, menurunkan bunga pinjaman dari 20% menjadi sekitar 6%.

    JPFA – Kinerja 1H2014
    PT Japfa Comfeed Indonesia (JPFA) mencatat penurunan laba bersih sebesar 34.2% menjadi Rp 321.8 Miliar pada 1H 2014 walaupun penjualan naik sebesar 18.1% menjadi Rp 12.2 Triliun. Penurunan tersebut disebabkan oleh penurunan gross margin dari 17.9% 1H 2013 menjadi 15% sehingga menurunkan gross profit sebesar 0.8% menjadi Rp 1.83 Triliun. Operating profit juga mengalami penurunan sebesar 31.3% menjadi Rp 461.1 Miliar akibat kenaikan biaya-biaya.

    PWON – Meningkatkan penyertaan saham anak usaha
    PT Pakuwon Jati (PWON) meningkatkan penyertaan saham anak usahanya, PT Centrum Utama Prima, dari semula 45% menjadi 70%. Tambahan penyertaan 25% saham tersebut, PWON mengeluarkan dana sebesar Rp 187 Miliar yang bersumber dari kas internal perseroan. Dengan demikian, posisi PWON sebagai pemegang saham pengendali di Centrum Utama Prima. Saat ini, Centrum Utama Prima mengakusisi lahan seluas 4.2 Ha untuk pengembangan proyek terpadu di kawasan TB Simatupang, Jakarta Selatan.

    TRIO – Distribusi resmi Xiaomi
    PT Trikomsel Oke (TRIO) menandatangani kerjasama dengan Xiaomi, merek telepon seluler asal China. Nantinya, TRIO akan menjadi distributor resmi berbagai produk Xiaomi mulai dari ponsel hingga aksesoris telekomunikasi. Di Indonesia, TRIO memiliki jaringan 108 poin distribusi yang melayani lebih dari 15,000 ritel pihak ketiga di 183 kota dengan jaringan ritel mendekati 1,000 toko.

Share This Page