" "

forexchief

Profit didapatkan ketika kita OPEN POSISI bukan CLOSE POSISI ( he.. ayo masuk gan )

Discussion in 'Diskusi Forex' started by acangz, Jun 26, 2010.

Share This Page

  1. acangz

    acangz Member

    Messages:
    780
    Likes Received:
    6
    Trophy Points:
    18
    Duar......

    judulnya agak aneh ya ...

    memang gan iseng buat thread Psikologi trading , profit dibuat ketika kita OPEN POSISI bukan ketika CLOSE POSISI,

    jadi ceritanya nih gan saya lagi baca2x artikel om tung desem, jadi kemudian saya mengkaitkan dengan forex rasanya oke nih gan ,

    jadi ini artikelnya gan ,

    agak panjang gan ,,, ayo budayakan membaca .....

    “Profit dibuat ketika anda membeli, bukan ketika anda menjual.â€￾ (Robert T. Kiyosaki)
    Keterangan : Ketika tetangga Robert Kiyosaki membeli kondominium US$100.000, Robert Kiyosaki membeli kondo yang sama yang berhadapan dengan miliknya seharga US$50.000. Tetangga Robert memberitahukan bahwa nanti harganya akan naik. Tetapi Robert Kiyosaki memberitahu tetangganya bahwa profit atau keuntungan itu dibuat ketika anda membeli bukan ketika anda menjual. Tetangganya belanja real estate dari seorang dokter yang sama sekali tidak mempunyai properti sendiri. Robert berbelanja di Departemen penyitaan sebuah bank. Robert membayar US$500 untuk kursus tentang cara melakukan hal ini, tetapi tetangganya beranggapan bahwa investasi US$500 untuk kursus di real estate cukup mahal. Dan tetangga tersebut mengatakan bahwa dia tidak sanggup membayarnya dan dia tidak dapat meluangkan waktu untuk melakukannya maka dia menunggu harga naik.
    Robert Kiyosaki mencari orang yang ingin membeli lebih dahulu, kemudian baru mencari seseorang yang mau menjual. Seorang teman sedang mencari sebidang tanah, dia mempunyai uang tapi tidak mempunyai waktu. Robert menemukan sebidang tanah yang luas, lebih luas dari yang mau dibeli temannya kemudian Robert mengikat dengan opsi dan kemudian menelpon temannya, dan temannya mau membeli sebagian saja dari tanah tadi. Maka Robert menjual sebagian kepada temannya dan baru membeli tanah tersebut. Maka Robert menerima sisa tanah tersebut secara gratis. Pesan moral kisah ini adalah beli sebuah kue yang besar, potonglah jadi beberapa potong.
    Kebanyakan orang membeli sesuatu yang sanggup mereka beli sehingga mereka selalu mencari yang kecil sesuai dengan kemampuan mereka. Maka mereka hanya membeli sepotong kue, akhirnya mereka membayar yang lebih banyak untuk kue yang lebih kecil. Saya pribadi melihat banyak orang kaya yang mempunyai resep yang sama.
    Untung pada waktu beli bukan pada waktu jual.
    Contoh : Ada teman saya seorang pemimpin bank di Lombok. Ketika Joop Ave (Menteri Pariwisata saat itu) mencanangkan tahun kunjungan wisata ke Lombok. Harga tanah di Pantai Lombok segera saja bergerak naik. Ketika harga tanah mulai bergerak dari Rp 15.000/m2 ke Rp 40.000/m2 dan dia aktif menghubungi pengusaha-pengusaha hotel yang ada di Bali maupun di Jakarta. Begitu dia melihat banyaknya minat hotel-hotel untuk membuka hotel di Lombok, maka dia bersama teman-temannya membeli tanah di pinggir Pantai.Hanya dengan tanda jadi Rp10 juta dengan waktu pembayaran lunas mundur menjadi 6 bulan, dia membeli dengan harga Rp 30.000/m2.
    Akhirnya ada pengusaha hotel yang mau membeli sebagian dengan harga Rp 100.000/m2. teman saya bisa membeli properti dengan risiko hanya dengan Rp 10 juta dia mendapatkan ratusan juta. Dan sisa tanahnya dia jual perlahan-lahan ketika tanahnya naik menjadi Rp 200 ribu/m2. Sekarang teman saya yang bersangkutan mempunyai mall/supermarket. Para pemikir yang kerdil tidak akan mendapatkan keuntungan yang besar. Jika anda ingin lebih kaya, berfikirlah yang lebih besar dulu.
    Berikan komentar Anda bagaimana setiap harinya Anda menikmati keuntungan dari apa yang Anda kerjakan saat ini, misalkan karyawan, pebisnis , profesiona

    itu gan ceritanya ...

    gmana bagus gak gan ?

    kalau kita kaitkan dengna forex , bahwanya psikologi utama trading adalah ketika kita suka OP tanpa alasan dan analisa yang pasti, padahal sebenarnya yang perlu diperhatikan adalah analisa itu harus mantapz .....

    jadi seperti kata om KIyosaki ... dan sekarang tak palgiat jadi kata om acangz .... wkkwkw

    " PROFIT TRADING DIDAPAT KETIKA KITA OPEN POSISI BUKAN KETIKA CLOSE POSISI "

    masuk akal ??

    kayaknya masuk ...

    ayo analisa ...


    Salam GGH

    GO PROFIT
    " "
  2. acangz

    acangz Member

    Messages:
    780
    Likes Received:
    6
    Trophy Points:
    18
    sundul gan :cz12: eh ternyata ane pertamax :genit: susahnya mencari petramax di kaskus akhirnya bisa petramax disini ... .merdekaaaa
  3. dhio

    dhio New Member

    Messages:
    209
    Likes Received:
    1
    Trophy Points:
    0
    ikutan nimbrung cang, lg santai sambil nunggu moto gp....
    menurut ane masuk akal gan... tapi gak ngerti gmn jelasinnya...hehehe...
    maklum gak ada bakat nulis ....
    tapi ane coba ya....
    syaratnya..... open kita diikuti trader2 yg laen, (searah)
    contoh jika kita op buy kita akan makin profit jika harga semakin tinggi, hukumnya harus makin banyak buyer yg mengikuti open kita... begitu pula sebaliknya....
    poinnya kita berusaha menjadi yg pertama... istilahnya kerennya open di ujung itu, seperti yg sering acang lakukan itu... hehehe....
    tapi itu jelas tidak gampang dibutuhkan proses belajar yg berkualitas dan pengalaman untuk bisa open yg searah yg diikuti para trader laennya....

    mudah2 ocehan saya masuk akal cang...........hehehe
  4. dhio

    dhio New Member

    Messages:
    209
    Likes Received:
    1
    Trophy Points:
    0
    tambahan........
    karena dengan open diujunglah kita beli dengan harga termurah...
    dan jual dengan harga termahal, ya gak coy???
  5. acangz

    acangz Member

    Messages:
    780
    Likes Received:
    6
    Trophy Points:
    18
    mantapz gan ... I Love your Quotes .....

    op gak harus di ujung sih yang penting profit, he... tapi kalau kebetulan dapat op diujung boleh donk narcis dan di pamering di forum :genit: , he..
  6. Skidnee45

    Skidnee45 Member

    Messages:
    114
    Likes Received:
    6
    Trophy Points:
    18
    Coba gabung AH....... Nih Nambah Mindset Banget om Acangs

    Walaupun Belum Real dan Belum Pratek Barusan Aku Baca Tread Bang Semibegood, Kalau yg anda paprkan tadi Menurutku Juga Berhubungan Dengan salah satu Tulisan Bung Semi Strategy S/D Dan Juga akan Membedakan Antara Trader Pemula Dan Profesional.

    "Yang Penting Profit" Kalo Setelah baca yg Dipaparkan bang Acangs Yang Aku Ngerti dan Se7 yaitu= Jangan Berani Trading Menahan Loss Yang Besar Lebih Baik Cut Loss Kecil Jika Analisa Kita Tidak Sesuai yang DiInginkan Karena OP kita yang Menentukan Kualitas analisa Kita

    HOHOHHO Koreksi ya Gan dan Maaf Jika Kata2 Saya Tidak Baik Dan Tidak Berkenan Dihati AGAN SEMUA
  7. Skidnee45

    Skidnee45 Member

    Messages:
    114
    Likes Received:
    6
    Trophy Points:
    18
    Tambahan

    Hehehehe Tentukan Risk And Reward Juga Dan ingat Selalu MM+Kontrol Diri.

    Sengaja aku Tulis dan Tambahkan Karena Tulisan Ini Biar Bisa Mengingatkan ku Juga Karena Dah Pernah Trading NEKAD Dan Hancur Dalam 5 Bulan Dan Tulisan Di Atas Aku dapatkan dri Temen Trader.

    Semoga Bermanfaat
  8. rookiefx

    rookiefx New Member

    Messages:
    99
    Likes Received:
    0
    Trophy Points:
    0
    Agan Acangz,,,nice thread...

    Yang jadi pemikiran saya masuk akal kalo dari sisi fundamentalist (bener ga istilahnya) mungkin bisa karena mereka biasanya bisa memprediksi future dari informasi,sisi ekonomi,politik suatu negara (koreksi kalo salah).
    Sedangkan teknikalist menggunakan statistik masa lalu untuk memprediksi kondisi saat ini untuk menghitung probabilitas future.
    So apakah teknikalist juga bisa " PROFIT TRADING DIDAPAT KETIKA KITA OPEN POSISI BUKAN KETIKA CLOSE POSISI "?
    Mohon pencerahannya...:gatau:
  9. acangz

    acangz Member

    Messages:
    780
    Likes Received:
    6
    Trophy Points:
    18
    bukan masalah teknikalis dan fundamentalis gan ,
    ini cuman psikologis trading aja dari om kiyosaki ibaratnya ketika kita op harus benar2x dianalisa benar2x dan kita sudah menset resiko dan rewardnya, jadi apabila ketika kita OP sembarangan berarti kita sudah menyiapkan kegagalan ,

    gagal merencanakan = merencakan untuk gagal he ..

    :genit: cuman psikologis sederhana kok ,
  10. acangz

    acangz Member

    Messages:
    780
    Likes Received:
    6
    Trophy Points:
    18
    yapz setuju :genit:

Share This Page