" "

forexchief

Penundaan Siklus Fed Rate Hike Bertujuan untuk Meredam Dolar

Discussion in 'Diskusi Forex' started by ForexSignal88, Feb 28, 2017.

Share This Page

  1. ForexSignal88

    ForexSignal88 Member

    Messages:
    273
    Likes Received:
    2
    Trophy Points:
    18
    ForexSignal88.com l Jakarta, 28/02/2017 – The Fed harus “fairly soon/agak segera” menaikkan suku bunga, itulah bahasa yang digunakan The Fed di notulen/risalah pertemuan kebijakan FOMC yang dirilis Rabu lalu waktu setempat. Frasa “fairly soon” mencerminkan kurangnya urgensi untuk menaikkan suku bunga The Fed. Dolar AS memang berpeluang untuk meningkat secara bertahap lebih cepat dari suku bunga The Fed.

    Ketidakpastian politik dapat merusak euro, BOJ bisa saja mematok yen dan pound akan berjuang menghadapi Brexit, tapi iming-iming imbal hasil riil dari AS yang lebih tinggi daripada yang semua mata uang tersebut tawarkan terbukti tak dapat digantikan bagi banyak investor. Penundaan kenaikan suku bunga The Fed pun akhirnya berdampak buruk pada pertumbuhan dolar AS.
    [​IMG]
    Nasib dolar AS selalu menjadi titik fokus dominan di pasar forex. Indeks Dolar AS turun 2,2% selama bulan lalu, turun hampir setengah dari reli dolar AS pasca pemilu di November hingga akhir tahun lalu, setelah pasar terpaksa menera ulang ekspektasi mereka terhadap kebijakan Trump .

    Pelemahan dolar AS dalam satu bulan terakhir belum tentu sepenuhnya disebabkan oleh kekecewaan pasar tersebut. Kejutan dari data-data dan revisi perkiraan ekonomi yang positif di seluruh dunia telah membuat AS tertinggal dan dengan demikian menjadi validasi berkurangnya kekuatan dolar AS.

    Pengurangan kekuatan dolar AS pasca pemilu sekarang semakin menjadi, dilihat dari indikator posisi, model valuasi jangka pendek, dan aksi harga. Hal ini menunjukkan bahwa untuk sementara informasi yang masuk dari Washington akan terus menjadi faktor penting yang menggerakkan dolar untuk jangka pendek walaupun mungkin kurang sesuai untuk menjadi faktor penggerak tunggal yang dominan.

    Tak dapat dipungkiri pula bahwa perkembangan makro lain di luar Washington berpotensi untuk menarik perhatian pasar yang lebih besar. Salah satu titik-titik fokus tersebut adalah agenda dan peristiwa politik besar di Eropa tahun ini yang terus berekskalasi.

    Imbal hasil (yield) Treasury AS 10-tahun kini turun dari 2,45% menjadi 2,38%, sedangkan Treasury 2-tahun jatuh dari 1,22% menjadi 1,19%. Fed fund rate futures tampak variatif dimana kontrak April berada di 0,72% dan menyiratkan peluang sekitar 40% bagi kenaikan suku bunga pada bulan Maret.

    Dennis Lockhart, anggota FOMC yang segera pensiun, pernah mengatakan bahwa data-data ekonomi mendukung bagi 2-3 kenaikan suku bunga di tahun ini. Anggota FOMC lainnya, Robert S. Kaplan juga mengatakan Fed harus bergerak lebih cepat untuk menaikkan suku bunga.

    Sumber berita: ForexSignal88, http://www.ForexSignal88.com
    " "

Share This Page