" "

forexchief

Peluncuran Rudal Korea Utara Bikin Suasana Perdagangan Sedikit Memanas

Discussion in 'Analisa Fundamental' started by ForexSignal88, Apr 6, 2017.

Share This Page

  1. ForexSignal88

    ForexSignal88 Member

    Messages:
    273
    Likes Received:
    2
    Trophy Points:
    18
    ForexSignal88.com l Jakarta, 06/04/2017 – Pada perdagangan jelang pasar Eropa dibuka, dolar AS tampaknya masih berusaha memberikan tekanannya terhadap mata uang Asia Pasifik, setelah Korea Utara melakukan uji coba senjata jarak jauhnya hari ini.

    USDJPY untuk sementara berada di level 110,70 dimana pada penutupan perdagangan sebelumnya berada di level 110,71. Untuk mata uang Australia, AUDUSD untuk sementara berada di level 0,7577, dibanding penutupan perdagangan sebelumnya berada di level 0,7563. Untuk mata uang yuan China atau USDCNY untuk sementara bergerak di level 6,8778 setelah tadi pagi ditutup di level 6,8749.

    Dolar Australia kali ini berhasil menguat namun tipis dengan dukungan dari perlahan-lahannya kenaikan harga minyak dunia dan bijih besi. Minyak sendiri sekarang masih diperdagangkan diatas level $50 per barel untuk jenis WTI dimana hari ini diperkirakan harga minyak bisa naik kembali karena stok minyak AS diperkirakan akan mengalami penurunan.

    [​IMG]
    Seperti kita ketahui bahwa Australia merupakan salah satu penghasil minyak dan gas yang cukup besar di dunia. Dolar Australia sendiri juga merupakan salah satu commodity currencies. Dan hari ini data aktivitas jasa Australia dilaporkan membaik kembali, sehingga dorongan beli mata uang negeri Kanguru tersebut sedikit terlihat.

    Faktor tertahannya suku bunga Australia beberapa waktu lalu di level 1,5% membuat investor sedikit memahami untuk tidak terlalu banyak melakukan sisi beli di mata uang Australia ini. Investor paham dengan kondisi ekonomi dalam negeri Australia ini karena ancaman meredupnya perekonomian China tentunya dapat mempengaruhi pula kinerja ekspor di Australia.

    Beberapa waktu lalu ancaman meredupnya ekonomi Australia ini tercermin dari data penjualan eceran Australia yang mengalami penurunan yang cukup signifikan beberapa waktu lalu.

    Yen sendiri masih cukup nyaman dengan kondisi yang tak kondusif di pemerintahan Trump dan masalah suku bunga the Fed ini, dan kami perkirakan bahwa yen akan menguat hingga data tenaga kerja AS yang akan rilis akhir pekan ini. Apalagi kondisi politik di Uni Eropa dan Inggris seakan menyepakati yen untuk kembali dikoleksi sebagai pengaman sesaat dari portfolio investor.

    Faktor gotobi yang sedang terjadi di pasar uang Jepang, tampak sedikit mengganggu penguatan yen hari ini. Gotobi merupakan masa-masa audit dari keuangan perusahaan-perusahaan Jepang sehingga arus lalu-lintas perdagangan keuangan di Jepang sedang tinggi dan tampak berdampak pada perdagangan di Jepang akan tak terlalu besar aktivitas ke bursa dunia.

    Faktor pertemuan Presiden China Xi Jinping dengan Presiden Trump dapat memberi nuansa yang eksotis di perdagangan mata uang dunia di minggu ini, selain di akhir pekan nanti data tenaga kerja AS akan rilis. Yuan masih tidak bergerak karena pasar keuangan di China masih libur.

    Sumber berita: ForexSignal88, Bloomberg, Reuters, MarketWatch, Business Times, FXStreet, Forex Factory

    Sumber gambar: VICE News
    " "

Share This Page