" "

forexchief

MT4 Historical Data Backtesting

Discussion in 'Platform Trading' started by Triennale, Dec 31, 2009.

Share This Page

  1. spyglass

    spyglass New Member

    Messages:
    66
    Likes Received:
    4
    Trophy Points:
    0
    Semburin qw juga dong sis...qqq
    Lengkapi juga dengan simulator n tutorial komplet, kayaknya lebih sedap nih thread
    " "
  2. Triennale

    Triennale New Member

    Messages:
    164
    Likes Received:
    3
    Trophy Points:
    0
    Edit data

    tambah ketinggalan..


    Untuk mengedit/ mendelete data historical.

    1. Buka Metatrader yg telah terinstall di komputer
    2. Klik Tools/ History Center
    3. Pilih Pair yg diinginkan (klik 2x)
    4. Pilih TF yg akan didelete data aslinya (klik 2x)
    [​IMG]

    5. Select Data ( sesuai TF )yg ingin dihilangkan/ dihapus
    [​IMG]

    6. Tekan tombol Delete di keyboard
    7. Voila, Data Historical Pair telah terdelete dengan sukses



    *
    Kalau untuk Edit/ Penambahan Data ,,aku belum tahu caranya.. qqq
    (roger.. capt,, Departure time ETA 1 Hour., weather cleared 32 degree, try up to four four hundred and still active runway..)
  3. Triennale

    Triennale New Member

    Messages:
    164
    Likes Received:
    3
    Trophy Points:
    0
    situ dong yg sumbang simulator n tutornya disini.. qqq
  4. spyglass

    spyglass New Member

    Messages:
    66
    Likes Received:
    4
    Trophy Points:
    0
    Simple Simulator

    Simulator paling simple yang pernah aku temukan di lautan cyber. Aku sebut simple krn hanya 1 file EA .mq4 dan penggunaanyapun sangat mudah.

    Instalation guide:
    ----------------
    1. Copykan file Practicemod.mq4 kedalam folder expert, jalankan MT4
    2. Jalankan strategy tester: klik icon strategy tester ato tekan key Ctrl+R
    3. Setting: pake bahasa gambar aja dah
    [​IMG]
    4. Bila perlu edit expert propertis untuk seting TP dan SL nya
    5. Klik start

    Jalan dah tuh tick per tick data MT4 history

    Operation guide:
    ----------------
    1. Buat garis horisontal disembarang tempat dalam chart window di atas current price untuk OP Buy dan kebalikanya untuk OP sell
    Contoh OP buy pada TF M5 GU data tahun 2000. Weleehh.. datanya jadul banget.

    [​IMG]

    2. Untuk memodifikasi TP ato SL, buat garis horisontal di atas ato bawah garis OP
    3. Untuk close position buat garis vertical disembarang tempat dalam chart window

    Met latihan... moga GGH selalu mengiringi kita

    Attached Files:

    josubhi likes this.
  5. fullmetal

    fullmetal Member

    Messages:
    104
    Likes Received:
    1
    Trophy Points:
    18
    @spyglass
    Wuiiihh, keren bro. Thanks banget ya..
    Sayang gak bisa ngasih cendol nih..
  6. spyglass

    spyglass New Member

    Messages:
    66
    Likes Received:
    4
    Trophy Points:
    0
    Backtesting aahhh.....

    Yang jadi kelinci percobaan saya kali ini indi FX snipper ergodic CCI trigger.
    Indi ini sudah sangat terkenal, ciptaan trader FX snipper, dan udah sangat banyak variantnya bertebaran di forum2 FX.

    History:
    Pertama kali melihat indi ini dari screenshootnya bu Angie di thread belajar menganalisa chart ala KG. Asumsi nubie, trader sekelas bu Angie pake indi ini pasti ada sesuatu yang bagus dibaliknya. Beberapa posting ke belakang juga ada trader yang memasang indi ini dan kasih comment indi di pasangkan dengan analisa KG method jadi "Mak Nyussss". Weleeh.. weleeh pa bener yah..??

    Yang menggelitik rasa penasaran saya adalah level2 yang dibuat oleh para pengguna indi ini. Berikut beberapa level yang pernah saya baca:

    1. Nih sepenggal kalimat hasil copas dari sebuah thread "The cross of the ergodic is a more accurate indicator of when to trade than the CCI hook, which may occur while price is still moving ahead. The ergodic doesn't cross until price has actually turned and confirmed the hook. The ergodic cross is best traded when the CCI is above the 100 level. Lower than that it may not be accurate or way too late."

    2. Pernah juga ketemu thread Indonesian yang memberi level 200, malah bikin rules OP sell kalo dah cross pada level 200 dan sebaliknya.

    Dasar perhitungan apa yang dipake untuk menentukan level2 tersebut, saya cari2 ga ketemu. Apa level itu hasil dari trial and error dan angka pendekatan dari hasil backtesting indikator ini?. Ga tahulah. Bisa kaya mendadak kita kalo rulenya semudah itu, namun anggap aja itu sebuah wacana. Indi adalah sebuah alat, yang utama tetep analisa. Pelajari dulu indi, kemudian crosscheck dengan hasil analisa barulah dibikin sebuah kesimpulan prediksi.

    Teringat pesan pak guru "Perhitungan matematis harus punya dasar yang logis dan alasan yang bisa dipertanggungjawabkan". Terlintas dibenak pikiran saya ruh dari KG method yi "waktu acuan". Apa hubungannya dengan level indi tersebut? Yah, waktu acuan akan saya jadikan dasar untuk menghitung level yang nanti akan saya pasangkan pada indi ini.

    Otak-atik, atik-otak nemu deh averaging perbandingan dari waktu acuan 24:120:480 jadi 208. Selanjutnya angka 208 ini saya korelasikan dengan KG level 0.5, 1.0, dan 1.5. Jadilah levelnya 104, 208 dan 316 yang akan saya jadikan property level pada indi ini.

    Ada beberapa setting default yang saya rubah pada indi ini. Warna line juga saya ganti jadi merah ma putih qqqq (terinspirasi ma avatarnya mas Ang, hemmmh.. nationalism buangeth...)

    Semula sempat ragu juga mau posting, tapi biarlah. Ntar kalo masih salah para master juga akan ada yg benerin, kalopun dah bener alhamdulillah moga bisa memberi manfaat bagi yang membutuhkan di forum kita tercinta ini.
    Jadi yaaa.. salah ato bener ada manfaatnya juga hehehe...

    Screenshoot bactesting TF H1 GU:

    [​IMG]
    [​IMG]
    Ini si doi:

    Attached Files:

    Last edited: Jan 7, 2010
  7. Tintaforex

    Tintaforex New Member

    Messages:
    7
    Likes Received:
    0
    Trophy Points:
    0
    Mohon ijin sedot bro....mau coba nih...
  8. kristal87

    kristal87 Member

    Messages:
    650
    Likes Received:
    13
    Trophy Points:
    18
    *******

    izin sedot bro spyglass

    sekalian mo minta sedikit bantuan..
    u/ merubah period ini dibawah ini ke mingguan dan bulanan..
    thanks b4

    Attached Files:

  9. spyglass

    spyglass New Member

    Messages:
    66
    Likes Received:
    4
    Trophy Points:
    0
    KG Average HLCC support and resist

    Monggo mas sedoot mpe kempooot hehehe...

    Indi KG Pivot HLCC sebenarnya saudara kembar KG Average HLCC. Dasar perhitungannya sama cuma cara perhitungannya yg berbeda. Saya agak kesulitan menambahi option weekly dan monthly kedalam KG pivot HLCC..uhuks.uhuks.

    Sebagai solusinya saya kawinkan aja kedua indi tersebut (mas kawinnya GGH hahaha..). Jadinya KG Average HLCC yg saya tambahi S/R seperti pada KG pivot HLCC. Cuma nih masih perhitungan aslinya bro.. belom modif (cos aku lebih sreg klo pake S/R yg ori)

    Kalo bro mau modif S/R nya ganti aja sendiri pada bagian perkalian S/R nya:

    R1Buff=Avg+((H+L+C+C)*0.00065); <--- 0.00125
    S1Buff=Avg-((H+L+C+C)*0.00065); <--- 0.00125
    R2Buff=Avg+((H+L+C+C)*0.00193); <--- 0.00250
    S2Buff=Avg-((H+L+C+C)*0.00193); <--- 0.00250
    R3Buff=Avg+((H+L+C+C)*0.00322); <--- 0.00375
    S3Buff=Avg-((H+L+C+C)*0.00322); <--- 0.00375

    dengan angka2 perkalian yang ada di indi KG Pivot HLCC Modif

    Makasih bro requestnya.. moga berkenan

    Monggo dicoba:

    Attached Files:

  10. kristal87

    kristal87 Member

    Messages:
    650
    Likes Received:
    13
    Trophy Points:
    18
    maturnuwun.....

    beribu terima kasih ..
    moga amal bro spyglass dibalas oleh yang kuasa dengan ijo ijo

Share This Page