" "

forexchief

KAYIN.CO > Alasan mengapa keputusan eksekusi trading tidak cocok dilakukan manusia?!

Discussion in 'Sistem Trading Forex' started by KAYIN.CO, May 8, 2015.

Share This Page

  1. KAYIN.CO

    KAYIN.CO New Member

    Messages:
    11
    Likes Received:
    1
    Trophy Points:
    3
    *** TIPS ***
    Alasan mengapa keputusan eksekusi trading tidak cocok dilakukan manusia?!,
    kesimpulan sebagai berikut:

    (a). Manusia memiliki sifat takut dan serakah yang sulit dibendung saat sedang trading, kedua sifat ini sepertinya saling bertempur.

    (b). Pikiran bawah sadar manusia akan bekerja bila mengalami 20x pengulangan yang sama. Karena 80% kondisi market adalah Sideways, otak manusia menjadi terbiasa dan akan sangat sulit merubah metode seketika bila saat Trend terjadi.

    (c). Manusia berani menahan rugi saat arah salah, tetapi takut menahan untung saat arah benar.

    (d). Kesabaran dan fokus manusia sangat terbatas, maksimal 6 jam nonstop. Juga mudah sekali terpengaruh aktivitas lingkungan sekitar. Padahal pengambilan keputusan harus selalu siap fokus menyesuaikan keadaan market sepanjang waktu.

    (e). Konsistensi yang rendah pada strategi algoritma yang sama. Eksekusi bisa berbeda-beda dalam keputusan karena banyak pertimbangan, dari hasil pengamatan saat itu.

    (f). Algoritma yang mampu diperhatikan dengan baik maksimal 5 posisi saja. Sedangkan untuk pengambilan keputusan dibutuhkan dukungan algoritma sebanyak mungkin. Dan biasanya pada akhirnya selalu merasa bersalah bila arah tidak mendukung. Serta mencari berbagai alasan untuk pembenarannya.

    (g). Sayangnya juga jam trading, 70% volatilitas bursa banyak dipengaruhi pada jam trading Eropa & USA. Untuk wilayah Indonesia masuk di malam hari sampai subuh. Hal ini cukup mempengaruhi konsentrasi dan menguras energi.

    Sisi Positif: Manusia memiliki kemampuan yang luar biasa dalam menganalisa, terutama apabila diberi tantangan untuk sesuatu yang belum pernah diajarkan. Bahkan bisa menciptakan puluhan hipotesa yang bila diijinkan untuk terus didalami akan ditemukan kesimpulan pemecahan yang sangat menakjubkan seiring berjalannya waktu.

    Sisi Negatif: Manusia bukanlah robot yang pasif bila diberi suatu tugas tetap. Karena memiliki daya imajinasi dan kreatifitas yang tinggi, memungkinkan akan terus melakukan analisa terhadap hal yang dihadapinya. Nah disinilah masalah akan timbul, bila hasil analisa sebelumnya yang telah diputuskan dalam kesepakatan strategi trading. Menjadi tidak berarti dan diragukan saat eksekusi trading harus dijalankan secara manual. Walaupun sudah berulang-ulang disempurnakan strateginya tetap akan sulit dijalankan secara sempurna.

    *** SOLUSI ***

    * Bekerja bersama-sama dalam sebuah kelompok kerja / team, yang saling mendukung dan berbagi tugas. Hasilnya akan jauh lebih berkualitas pada jangka panjang.

    * Team analisa harus berbeda dengan team trader/eksekutor, dan masing-masing harus bersepakat menjalankan kewajiban bersama-sama sesuai job discription.

    * Team analisa harus bisa mengimplementasikan prosedur sistem yang mudah dijalankan oleh team trader/eksekutor.

    * Lebih sempurna bila tanggung jawab trader/eksekutor dialihkan secara otamatis.

    ***

    Kami percaya rasa saling menghormati karya cipta masing-masing adalah hal yang indah dalam hidup ini. Berbagi adalah keuntungan untuk kita semua demi kemajuan bisnis trading di Indonesia.

    Terima kasih & Jabat erat persahabatan,

    *** KAYIN.CO Team ***
    www3.tripod.com

    Akan bersambung...

    Catatan: Bila mungkin bisa ditambahkan dengan masukkan pengalaman pribadi yang dialami rekan-rekan kgforexworld.com, tapi usahakan sesuai dengan topik dan menghormati pendapat orang lain. Sebab saling menghormati adalah pribadi bangsa Indonesia.
    " "
  2. KAYIN.CO

    KAYIN.CO New Member

    Messages:
    11
    Likes Received:
    1
    Trophy Points:
    3
    KAYIN.CO telah melakukan upgrade di website: kaya.zz.mu

    Ada di youtube.com title: "Free EA Trading" by KAYIN.CO Team

    Ada penawaran bisnis..

Share This Page