" "

forexchief

ISAT Akan Lunaskan Hutang Rp 3,98 Triliun Pada Juni 2013

Discussion in 'Analisa Fundamental' started by Forex7, Jan 10, 2013.

Share This Page

  1. Forex7

    Forex7 New Member

    Messages:
    67
    Likes Received:
    0
    Trophy Points:
    0
    PT Indosat Tbk (ISAT) berencana melunasi utang jatuh temponya Juni 2013 sebesar Rp 3,98 triliun. Dari total angka tersebut, sebesar Rp 2,68 triliun merupakan utang dalam bentuk dolar sementara sisanya rupiah.

    Group Head Investor Relation ISAT Bayu Hanantasena mengaku, pihaknya mencoba untuk melakukan refinancing dengan menerbitkan obligasi rupiah untuk melunasi utang-utangnya itu.

    "Kita akan melakukan refinancing. Tetapi seperti apa, sedang dibicarakan. Kita prefer lebih ambil refinancing di rupiah. Jadi US$ ditukar ke rupiah. Most likely akan di-refinancing tetapi ini belum diputuskan. Nanti kalau sudah waktunya dikasih tau," ujarnya saat berbincang bersama wartawan, di Resto Palalada, West Mall Grand Indonesia, Jakarta, Rabu (9/1/13).

    Sementara itu, perseroan mencatat posisi kas sebesar Rp 3,5 triliun per September 2012. Dia juga menyebutkan, tahun ini akan meningkatkan anggaran belanja modal atau capital expenditure (capex) di atas US$ 800 juta atau lebih tinggi dari capex tahun 2012 sebesar US$ 600 juta. Nantinya capex itu sebagian besar akan digunakan perseroan untuk memperkuat jaringan.

    Untuk bisa melunasi utang perusahaan dan memenuhi capex tersebut, perseroan memiliki 3 opsi, yaitu dengan menjual tower, menjual saham TBIG, dan menerbitkan obligasi rupiah. Opsi penerbitan obligasi rupiah itu, dilakukan perusahaan untuk menekan utang dolarnya.

    "Kan kita bisa jual tower, jual saham TBIG, atau ngeluarin obligasi rupiah. Yang mature kita refinance. Untuk menekan rugi kurs, kita akan konversi utang dolar pakai rupiah. Tahun kemaren 20% hedging utang. Tahun ini kita mengurangi beban forex dengan menerbitkan obligasi rupiah," terangnya.

    Pada perdagangan hari ini (10/01/13) di bursa, ISAT cenderung bergerak melemah dimana pada awal sesi II saat ini, ISAT diperdagangkan di level 6.900 atau turun sebesar 1,4% dari penutupan sebelumnya.

    Menurut analis Vibiz Research, secara keseluruhan, tren jangka panjang dari ISAT ini masih cenderung bullish. Akan tetapi, telah terdapat beberapa sinyal negatif pada pergerakan harga jangka panjang ISAT seperti adanya sinyal minor bearish divergence dari indikator MACD Histogram mingguan.

    Untuk pergerakan harga jangka pendek, analis Vibiz Research berpendapat bahwa ISAT sedang berada pada area jenuh beli sehingga koreksi minor dapat diekspektasikan untuk terjadi dalam jangka pendek ini.

    Adapun target koreksi ini diperkirakan akan berada di sekitar area support jangka pendeknya yaitu di level 6.300-6.400, sedangkan level resistance jangka pendek diperkirakan berada pada level 7.000-7.150.



    Dapatkan e-book "KARATERISTIK DARI SEORANG TRADER / INVESTOR YANG MENANG", kirimkan email (valid) & HP Anda ke rama.adit10@yahoo.com
    Bagus lohh e-book nya
    " "

Share This Page