" "

forexchief

Iran Mungkin Dukung Saudi-Rusia Perpanjang Masa Pemangkasan Pasokan

Discussion in 'Analisa Fundamental' started by ForexSignal88, May 18, 2017.

Share This Page

  1. ForexSignal88

    ForexSignal88 Member

    Messages:
    273
    Likes Received:
    2
    Trophy Points:
    18
    ForexSignal88.com l Jakarta, 18/05/2017 – Pada hari Senin Arab Saudi dan Rusia, dua produsen utama minyak dunia, menyepakati perlunya mengurangi pasokan selama sembilan bulan hingga Maret 2018 untuk mengikis banjir pasokan global, yang berarti lebih panjang dari masa perpanjangan enam bulan yang disepakati terlebih dahulu. Kuwait seperti biasanya ikut mendukung wacana OPEC dan non-OPEC tersebut.

    Namun posisi Iran kurang dapat diprediksi. Negara yang belum lama ini lepas dari sanksi Barat, adalah satu-satunya anggota OPEC yang diperkenankan untuk tidak memangkas produksinya.
    [​IMG]
    Namun beberapa narasumber Reuters yang memahami Iran melihat proposal untuk memperpanjang pemangkasan OPEC dan non-OPEC selama sembilan bulan tersebut merupakan gagasan positif. Menurutnya, produsen terbesar ketiga OPEC itu kemungkinan akan mengikuti rencana tersebut jika ada konsensus.

    "Pernyataan ini menunjukkan komitmen OPEC dan produsen minyak non-OPEC utama untuk membawa stabilitas ke pasar minyak, yang penting untuk memiliki keamanan pasokan di tahun-tahun depan," kata salah satu narasumber Reuters.

    Narasumber kedua mengatakan dia memperkirakan Iran mungkin akan menyetujui perpanjangan sembilan bulan ketika produsen OPEC dan non-OPEC melakukan pertemuan untuk menetapkan kebijakan pada tanggal 25 Mei mendatang di Wina, Austria, dengan syarat bahwa produsen lain seperti Irak juga ikut menyetujuinya.

    Pada pembicaraan tahun lalu mengenai kesepakatan pemotongan pasokan, Iran dengan argumen tajamnya berhasil mendapat izin untuk memompa minyaknya lebih banyak karena sudah kehilangan pangsa pasar saat negara tersebut di bawah sanksi Barat, sehingga menimbulkan pertanyaan apakah Teheran akan ikut menandatangani kesepakatan masa pemangkasan pasokan yang lebih lama.

    Iran memang belum secara resmi bereaksi terhadap pernyataan Saudi-Rusia tersebut. Negara penguasa Persia ini sedang sibuk menjelang pemilihan presiden di hari Jumat. Presiden Hassan Rouhani akan berusaha untuk meraih masa jabatan kedua melawan lima kandidat lainnya yang sebagian besar berasal dari kelompok garis keras terkemuka.

    Menteri minyak Iran saat ini, Bijan Zanganeh, saat berbicara pada 6 Mei lalu, mengatakan bahwa dia yakin para produsen kemungkinan akan memperpanjang kesepakatan pimpinan OPEC tersebut meskipun dia tidak memberikan kerangka waktunya. Ia juga menegaskan bahwa $55 per barel adalah harga yang sesuai untuk minyak saat ini.

    Harga minyak meraih sokongan dari pakta pemangkasan pasokan tersebut namun persediaan yang masih berlimpah dan tingginya produksi minyak AS menjadi hambatan bagi pemulihan harga komoditas strategis ini. Minyak mentah Brent diperdagangkan pada $52 pada sesi kemarin. Seorang analis yang dimintai pendapatnya oleh Reuters mengatakan bahwa harga akan bergerak ke $51- $55 dan pada bulan Agustus mungkin akan mencapai $58 per barel.

    Sumber berita: ForexSignal88, Reuters

    Sumber gambar: Mehr Newz Agency
    " "

Share This Page