" "

forexchief

[INFO] TRADING MINI ACCOUNT FOREX DI BROKER LOKAL

Discussion in 'Broker dan IB' started by Lagunaseca, Sep 23, 2013.

Share This Page

  1. Lagunaseca

    Lagunaseca Member

    Messages:
    125
    Likes Received:
    0
    Trophy Points:
    16
    Kesepakatan Anggaran AS Tercapai, Hilangkan Konflik Di Januari
    Rabu, 11 Desember 2013

    Monexnews - Kesepakatan anggaran bipartisan (antara Demokrat dan Republik) di Kongres AS diumumkan tadi pagi. Kesepakatan ini diumumkan oleh Senator Demokrat Patty Murray dan anggota Kongres Republik Paul Ryan.
    Kesepakatan ini dimaksudkan agar AS tidak lagi melewati negosiasi yang alot di parlemen, antara dua partai yang sama kuat, terkait anggaran. Diharapkan dengan tercapainya kesepakatan ini, AS tidak perlu lagi khawatir akan adanya penutupan sebagian operasional pemerintahan di Januari atau pun di Oktober.

    Kesepakatan anggaran ini akan mengurangi pengaruh dari pemangkasan belanja secara otomatis sebesar $63 miliar dalam dua tahun dan menyediakan tambahan $23 miliar dalam pengurangan defisit selama 2 tahun. Kesepakatan ini akan dimulai pada tahun fiskal 2014 yang dimulai tanggal 1 Oktober.
    House of Representative AS akan mengadakan pemungutan suara untuk mengesahkan kesepakatan ini pada Jumat ini dan Senat akan melakukannya minggu depan.

    Anggaran yang sudah disetujui oleh kedua partai sebelum masa berakhirnya dana anggaran pada 15 Januari tahun depan tentunya akan menghilangkan potensi konflik dan pelemahan ekonomi di awal tahun depan. Dan ini tentunya akan menjadi bahan pertimbangan Federal Reserve AS dalam mengambil keputusan kebijakan tapering di Desember ini. (art)

    DISCLAIMER:
    Semua tulisan yang terdapat dalam publikasi ini hanya bersifat informasi saja dan tidak ditujukan sebagai saran untuk melakukan trading. PT.Monex Investindo Futures berusaha menyajikan berita terbaik, namun demikian kami tidak menjamin keakuratan dan kelengkapan dari semua informasi atau analisa yang tersedia. PT. Monex Investindo Futures tidak bertanggung jawab terhadap semua kerugian baik langsung maupun tidak langsung yang dialami oleh pembaca atau pihak lain akibat menggunakan informasi dari publikasi ini.
    " "
  2. Lagunaseca

    Lagunaseca Member

    Messages:
    125
    Likes Received:
    0
    Trophy Points:
    16
    Emas Terkoreksi, Mengantisipasi Langkah the Fed
    Kamis, 12 Desember 2013

    Monexnews - Harga emas ditutup turun pada hari Rabu pasca rally selama 3 hari yang dipicu oleh aksi short covering investor, seiring kesepakatan anggaran AS menguatkan ekspektasi untuk pemangkasan stimulus moneter AS datang lebih cepat. Kesepakatan anggaran yang diumumkan pada Kongres AS hari Selasa diperkirakan akan mengakhiri kebuntuan dan ketidakstabilan fiskal di Washington yang mewarnai bulan Oktober lalu dengan shutdown parsial pada pemerintahan. "Kesepakatan anggaran di Kongres menghilangkan sejumlah ketidakpastian yang ditimbulkan setelah the Fed tidak melakukan tapering di bulan Oktober saat mereka memiliki kesempatan,'' ucap Ole Hansen kepala strategis komoditas pada Saxo Bank.

    Harga emas bergerak volatile dalam beberapa pekan terakhir, dengan rally short covering menyusul penurunan harga ke level rendah 5 bulan pekan lalu akibat data tenaga kerja AS yang lebih baik dari perkiraan. Data tenga kerja AS memicu ekspektasi bahwa Federal Reserve akan segera memangkas program yang positif bagi emas yaitu quantitative easing.

    Bagaimanapun, sejumlah analis mengatakan pasar menjadi kurang sensitif terhadap spekulasi mengenai waktu dan laju tapering oleh the Fed. "Ada sedikit kebosanan pada pasar. Emas telah bergejolak seiring isu tapering dalam 6 bulan terakhir,'' ucap Hansen. "Sudah banyak yang diantisipasi oleh pasar mengenai waktu dan jumlah tapering, namun mungkin saat ini pasar ingin melihat fakta yang sesungguhnya,'' ucap Hansen. (xiang)

    DISCLAIMER:
    Semua tulisan yang terdapat dalam publikasi ini hanya bersifat informasi saja dan tidak ditujukan sebagai saran untuk melakukan trading. PT.Monex Investindo Futures berusaha menyajikan berita terbaik, namun demikian kami tidak menjamin keakuratan dan kelengkapan dari semua informasi atau analisa yang tersedia. PT. Monex Investindo Futures tidak bertanggung jawab terhadap semua kerugian baik langsung maupun tidak langsung yang dialami oleh pembaca atau pihak lain akibat menggunakan informasi dari publikasi ini.
  3. Lagunaseca

    Lagunaseca Member

    Messages:
    125
    Likes Received:
    0
    Trophy Points:
    16
    Analisa Emas 13 Desember 2013

    Harga emas mendapatkan tekanan turun yang hebat kemarin. Penurunan sebesar 2,2% ini menjatuhkan harga emas ke level $1224 per tory ons. Sentimen tapering yang kembali mengemuka dan bagusnya data penjualan ritel AS menjadi faktor penekan harga emas.

    Sentimen tapering ini juga masih akan membayangi pergerakan harga hari ini dan mungkin pekan depan sebelum rapat kebijakan moneter bank sentral berlangsung. Hari ini data PPI (indeks harga produsen) AS akan menjadi fokus pasar dimana data ini bisa menggambarkan kenaikan besaran tingkat inflasi AS. Data yang lebih bagus dari prediksi bisa kembali menekan harga emas.

    Harga kini berkutat di kisaran 1228. Momentum penurunan masih membayangi pasar, namun tekanan turun lanjutan harus menunggu pasar menembus support di kisaran 1223 dengan potensi target 1211.
    Tekanan turun baru bisa dikatakan memudar bila harga berhasil menembus ke atas resisten di kisaran 1238 dengan potensi target ke area 1245.

    Disclaimer:
    Materi dalam tulisan ini hanya bersifat informasi saja dan bukan sebagai saran untuk melakukan trading atau investasi. Penulis dan PT Monex Investindo Futures tidak bertanggung jawab terhadap kerugian apapun dari pembaca atau pihak manapun yang menggunakan informasi dari tulisan ini
  4. Lagunaseca

    Lagunaseca Member

    Messages:
    125
    Likes Received:
    0
    Trophy Points:
    16
    Emas Rebound, Masih Dirundung Ketidakpastian Tapering
    Senin, 16 Desember 2013

    Monexnews - Emas ditutup naik hampir sebanyak 1% pada hari Jumat, terbantu oleh aksi beli investor pasca penurunan tajam pada sesi sebelumnya, namun masih nampak rentan terhadap tekanan turun seiring pasar fokus pada berita ekonomi dari AS menjelang pertemuan bank sentral pekan depan. Ketidakpastian mengenai waktu pemangkasan stimulus moneter AS telah meresahkan investor emas dalam beberapa bulan terakhir. Meningkatnya likuiditas bank sentral telah mendukung harga emas dengan menahan tingkat suku bunga tetap rendah dan memicu kecemasan inflasi.

    Data penjualan ritel AS yang lebih baik dari perkiraan pada hari Kamis, ditambah dengan data tenaga kerja yang positif pekan lalu, memperkuat spekulasi bahwa Federal Reserve dapat mulai untuk memperlambat laju pembelian obligasinya pada pertemuan tanggal 17-18 Desember, meski pasar masih memperkirakan hal tersebut akan terjadi di bulan Maret. Turut mempercerah outlook perekonomian adalah berita bahwa pemerintah AS telah mencapai kesepakatan anggaran yang dapat menghindari shutdown pemerintah di bulan Januari.

    Sederetan data ekonomi yang positif mendorong harga emas turun sebesar 2.2% pada hari Kamis, penurunan terbesar dalam 10 hari. Emas sedang menuju penurunan tahunan pertama dalam 13 tahun seiring investor yang tergugah oleh pulihnya perekonomian global, menarik dananya dari emas dan mengalihkannya menuju asset beresiko lain seperti bursa saham. (xiang)


    Disclaimer:
    Materi dalam tulisan ini hanya bersifat informasi saja dan bukan sebagai saran untuk melakukan trading atau investasi. Penulis dan PT Monex Investindo Futures tidak bertanggung jawab terhadap kerugian apapun dari pembaca atau pihak manapun yang menggunakan informasi dari tulisan ini
  5. Lagunaseca

    Lagunaseca Member

    Messages:
    125
    Likes Received:
    0
    Trophy Points:
    16
    RBA Masih Buka Peluang Pemangkasan Suku Bunga
    Selasa, 17 Desember 2013

    Monexnews - Bank sentral Australia mengatakan bahwa telah ada sinyal lanjutan bahwa pemangkasan suku bunga di masa lalu efektif untuk menstimulasi perekonomian, meski tidak menutup peluang untuk pelonggaran lanjutan jika dibutuhkan. Dalam minutes pertemuan tanggal 3 Desember lalu, Reserve Bank of Australia (RBA) juga mengatakan dollar Australia masih terlalu kuat kendati fakta bahwa aussie telah melemah tajam selama beberapa bulan belakangan.

    RBA mempertahankan tingkat suku bunganya pada rekor rendah 2.5% untuk keempat bulannya di bulan Desember, setelah memangkas sebanyak 225 basis poin sejak akhir 2011. RBA akan menggelar pertemuan kebijakan selanjutnya pada bulan Februari dan pasar memprediksikan hampir tidak ada peluang untuk pemangkasan suku bunga.
    "Telah ada sinyal lanjutan efek stimulus dari suku bunga rendah, terutama pada pasar perumahan, dan dampak lainnya mungkin akan terus berdatangan," ucap RBA. "Penilaian dewan kebijakan masih tetap, mengingat bahwa kebijakan stimulus telah disampaikan, alangkah bijaksananya untuk menahan tingkat suku bunga sembari melihat dampak pemangkasan sebelumnya." RBA menambahkan bahwa akan terus membuka peluang untuk pemangkasan suku bunga lanjutan “jika hal tersebut dibutuhkan untuk mendukung tingkat pertumbuhan yang berkepanjangan pada aktivitas perekonomian, konsisten dengan target inflasi."

    Bank sentral telah lama mengatakan lebih menginginkan mata uangnya untuk melemah guna membantu menstimulasi sektor terkait ekspor ketimbang memangkas suku bunga. Dalam wawancara belakangan ini, Gubernur RBA Glenn Stevens mengatakan level $0.85 akan lebih sesuai daripada $0.95. Sejak komentarnya, dollar Aussie telah turun ke bawah $0.90.

    "Kendati nilai tukar mata uang telah terdepresiasi dalam beberapa bulan, anggota dewan sepakat bahwa nilai tukar mata uang masih terlalu tinggi dan dibutuhkan pelemahan lanjutan untuk mencapai pertumbuhan yang seimbang pada perekonomian,” menurut minutes RBA. RBA memang mengatakan investasi pertambangan nampaknya akan berkurang dalam beberapa tahun kedepan dan sementara sektor investasi bisnis lainnya diperkirakan akan bangkit dari level rendah saat ini, hal itu akan memakan waktu yang cukup lama.
    Mengenai China, pasar ekspor terbesar Australia, RBA mengatakan tingkat pertumbuhan nampak membaik di semester kedua tahun 2013. “Dewan kebijakan kan terus memantau data dalam beberapa bulan ke depan untuk menilai apakan kebijakan moneter masih sesuai,” menurut minutes
    (xiang)

    Disclaimer:
    Materi dalam tulisan ini hanya bersifat informasi saja dan bukan sebagai saran untuk melakukan trading atau investasi. Penulis dan PT Monex Investindo Futures tidak bertanggung jawab terhadap kerugian apapun dari pembaca atau pihak manapun yang menggunakan informasi dari tulisan ini
  6. Lagunaseca

    Lagunaseca Member

    Messages:
    125
    Likes Received:
    0
    Trophy Points:
    16
    Market Movers: Penantian Keputusan Tapering
    Rabu, 18 Desember 2013

    Monexnews - Data inflasi AS year on year yang dirilis semalam mengalami kenaikan sedikit dibandingkan data sebelumnya, 1,2% versus 1,00%. Kenaikan ini sempat membuat dollar AS menguat. Namun kalau kita melihat target inflasi Bank Sentral AS (Fed), angka 1,20% ini masih jauh dari target 2,00%. Dan ini yang menekan kembali dollar AS.

    Para pelaku pasar kelihatannya masih belum menentukan arah. Pasar masih menunggu keputusan penting Fed yang akan disampaikan dinihari nanti (pukul 2.00 WIB) dan disusul konferensi pers Ben Bernanke setengah jam kemudian.

    Ekspektasi di pasar masih fifty-fifty terkait keputusan tapering atau no tapering. Sikap pasar yang terbelah ini yang menyebabkan harga bergerak sideways, naik turun tanpa arah yang jelas.
    Efek pertama dari keputusan tapering mungkin akan berakibat penguatan dollar AS terhadap mata uang utama dunia, indeks saham berguguran dan harga komoditas merosot. Dan bila Fed membuka kemungkinan kelanjutan tapering di tahun depan, tekanan turun akan semakin besar.

    Sementara bila tapering tidak dilakukan, kelegaan akan berhembus ke pasar dan rally-rally di indeks saham, harga komoditas dan mata uang dunia lainnya mungkin akan terjadi. Namun tetap diwaspadai keinginan tapering Fed tahun 2014 yang bisa membuat rally menjadi terbatas.
    Selain isu tapering, pada sore hari, beberapa data dari kawasan Eropa akan menjadi market mover bagi pergerakan indeks saham dan mata uang kawasan Eropa. Yang perlu diperhatikan adalah data iklim bisnis Jerman yang disurvei Ifo, hasil voting rapat bank sentral Inggris, data tenaga kerja Inggris dan data penjualan ritel Inggris. Data ijin membangun bangunan AS juga mungkin bisa menjadi market mover, meski dibayangi oleh isu tapering.
    (Ariston Tjendra)


    DISCLAIMER:
    Semua tulisan yang terdapat dalam publikasi ini hanya bersifat informasi saja dan tidak ditujukan sebagai saran untuk melakukan trading. PT.Monex Investindo Futures berusaha menyajikan berita terbaik, namun demikian kami tidak menjamin keakuratan dan kelengkapan dari semua informasi atau analisa yang tersedia. PT. Monex Investindo Futures tidak bertanggung jawab terhadap semua kerugian baik langsung maupun tidak langsung yang dialami oleh pembaca atau pihak lain akibat menggunakan informasi dari publikasi ini.
  7. Lagunaseca

    Lagunaseca Member

    Messages:
    125
    Likes Received:
    0
    Trophy Points:
    16
    Fed Pangkas Pembelian Obligasi Sebesar $10 Miliar
    Kamis, 19 Desember 2013

    Monexnews - Mulai bulan Januari 2014, Federal Reserve aka n memangkas program pembelian asset sebesar $10 miliar menjadi $75 miliar dari sebelumnya sebesar $85 miliar per bulan. Fed mengatakan langkah tersebut diambil setelah Fed percaya melihat outlook ekonomi yang lebih baik. Fed juga mengatakan kinerja ekonomi sesuai yang diharapkan.

    Chairman Fed, Ben Bernanke, melihat peningkatan aktivitas dan pasar tenaga kerja konsisten dengan kekuatan yang mendasari pertumbuhan ekonomi yang lebih luas. Hanya satu orang dari seluruh anggota voting yang memiliki pendapat berbeda dengan Bernanke. Presiden Fed Boston, Eric Rosengren, menyebut langkah tersebut prematur.
    Fed membagi pemangkasan tersebut antara Treasury dan asset berbasis hipotek. Fed akan melakukan pembelian Treasury per bulan sebesar $40 miliar dari sebelumnya $45 miliar per bulan, dan pembelian asset berbasis hipotek sebesar $35 miliar dari sebelumnya $40 miliar per bulan. (pap)

    DISCLAIMER:
    Semua tulisan yang terdapat dalam publikasi ini hanya bersifat informasi saja dan tidak ditujukan sebagai saran untuk melakukan trading. PT.Monex Investindo Futures berusaha menyajikan berita terbaik, namun demikian kami tidak menjamin keakuratan dan kelengkapan dari semua informasi atau analisa yang tersedia. PT. Monex Investindo Futures tidak bertanggung jawab terhadap semua kerugian baik langsung maupun tidak langsung yang dialami oleh pembaca atau pihak lain akibat menggunakan informasi dari publikasi ini.
  8. Lagunaseca

    Lagunaseca Member

    Messages:
    125
    Likes Received:
    0
    Trophy Points:
    16
    Market Movers: Tapering Masih Hentakan Pasar
    Jumat, 20 Desember 2013

    Monexnews - Seperti diduga, tapering masih memberikan dampak ke pasar keuangan kemarin. Menjelang tutup akhir tahun ini sudah tidak banyak market mover besar yang menggerakan pasar. Likuiditas mungkin akan mulai menyusut minggu depan.
    Hari ini hasil rapat bank sentral Jepang (BOJ) mengingatkan lagi ke pasar bahwa BOJ masih tetap mempertahankan kebijakan pelonggaran moneter, berbeda dengan bank sentral AS yang bersiap dengan pengetatan moneter sehingga USDJPY mendapatkan kembali momentum penguatan.

    Dari kawasan Eropa, beberapa data penting yang akan dirilis adalah data iklim konsumen Jerman, data current account Inggris, data GDP Inggris, dan hasil KTT Ekonomi Eropa. Kemarin, data-data dari Eropa ini kurang bisa berperan sebagai market mover karena masih kuatnya sentimen tapering.
    Sementara dari AS akan dirilis data GDP q/q hasil pengukuran terakhir untuk kuartal ketiga dimana data diperkirakan tidak berubah dari pengukuran sebelumnya 3,6%. Data yang lebih buruk dari prediksi bisa menekan turun dollar AS. Efek tapering kemungkinan juga masih berimbas ke pasar hari ini. (Ariston Tjendra)

    DISCLAIMER:
    Semua tulisan yang terdapat dalam publikasi ini hanya bersifat informasi saja dan tidak ditujukan sebagai saran untuk melakukan trading. PT.Monex Investindo Futures berusaha menyajikan berita terbaik, namun demikian kami tidak menjamin keakuratan dan kelengkapan dari semua informasi atau analisa yang tersedia. PT. Monex Investindo Futures tidak bertanggung jawab terhadap semua kerugian baik langsung maupun tidak langsung yang dialami oleh pembaca atau pihak lain akibat menggunakan informasi dari publikasi ini.
  9. Lagunaseca

    Lagunaseca Member

    Messages:
    125
    Likes Received:
    0
    Trophy Points:
    16
    Nikkei Yakin Dengan Perekonomian AS
    Senin, 23 Desember 2013

    Monexnews - Nikkei menguat setelah data AS di akhir pekan membuat investor lebih yakin dengan keberlanjutan momentum pemulihan ekonomi Paman Sam. GDP final AS direvisi lebih tinggi dari 3,6% menjadi 4,1% untuk kuartal keempat 2013. Ini tentunya bukti akan tangguhnya kondisi ekonomi AS sehingga cukup kuat untuk menghadapi tapering Fed. Bank sentral AS telah mulai kurangi pemberian stimulus pada pertemuan minggu lalu; namun dengan kondisi ekonomi AS yang lebih kuat maka perekonomian mungkin tidak akan merasakan dampak yang signifikan dari tapering Fed. AS merupakan salah satu mitra dagang utama Jepang; sehingga perbaikan ekonomi AS akan berdampak positif terhadap perekonomian Jepang.
    Meski demikian, investor terlihat mencermati pergerakan yen sebelum mendorong penguatan nikkei lebih lanjut. USD/JPY kini diperdagangkan 104.02; coba menjauhi level terlemah lima tahun 104.62 yang diraih Jumat silam. Berlanjutnya pelemahan yen merupakan salah satu faktor penopang rally Nikkei belakangan; sehingga jika yen tidak bisa melanjukan pelemahan maka ini dapat membebani kinerja bursa saham Jepang. Nikkei 225 menguat 0,07% dan kini diperdagangkan di level 15870 (fr)

    DISCLAIMER:
    Semua tulisan yang terdapat dalam publikasi ini hanya bersifat informasi saja dan tidak ditujukan sebagai saran untuk melakukan trading. PT.Monex Investindo Futures berusaha menyajikan berita terbaik, namun demikian kami tidak menjamin keakuratan dan kelengkapan dari semua informasi atau analisa yang tersedia. PT. Monex Investindo Futures tidak bertanggung jawab terhadap semua kerugian baik langsung maupun tidak langsung yang dialami oleh pembaca atau pihak lain akibat menggunakan informasi dari publikasi ini.
  10. Lagunaseca

    Lagunaseca Member

    Messages:
    125
    Likes Received:
    0
    Trophy Points:
    16
    Emas Bergerak Stagnan, Waspada Level 1192 dan 1208
    Selasa, 24 Desember 2013
    Monexnews - Harga emas kemarin bergerak dalam kisaran sempit sekitar $13 per troy ons. Sepinya market mover karena menjelang liburan natal mungkin menjadi penyebab pergerakan stagnan ini.
    Harga emas pagi ini bergerak di kisaran 1199. Harga mungkin masih bergerak dalam kisaran kemarin 1192-1208 hingga menjelang pasar AS buka malam nanti.

    Level 1192, menjadi support penting hari ini dimana pergerakan harga bisa bertambah melemah jika harga bergerak menembus dan bergerak stabil ke bawah level tersebut. Potensi target ke area 1186-1180. Sementara rebound di atas 1208 baru membuka kemungkinan penguatan lebih lanjut ke area 1216.
    Market mover yang penting baru terlihat pada pasar AS dimana akan dirilis data durable goods orders dan data new home sales. Bila kedua data ini lebih bagus dari prediksi, harga emas mungkin bisa tertekan turun kembali.
    (Ariston Tjendra)

    DISCLAIMER:
    Semua tulisan yang terdapat dalam publikasi ini hanya bersifat informasi saja dan tidak ditujukan sebagai saran untuk melakukan trading. PT.Monex Investindo Futures berusaha menyajikan berita terbaik, namun demikian kami tidak menjamin keakuratan dan kelengkapan dari semua informasi atau analisa yang tersedia. PT. Monex Investindo Futures tidak bertanggung jawab terhadap semua kerugian baik langsung maupun tidak langsung yang dialami oleh pembaca atau pihak lain akibat menggunakan informasi dari publikasi ini.

Share This Page