" "

forexchief

[INFO] TRADING MINI ACCOUNT FOREX DI BROKER LOKAL

Discussion in 'Broker dan IB' started by Lagunaseca, Sep 23, 2013.

Share This Page

  1. Lagunaseca

    Lagunaseca Member

    Messages:
    125
    Likes Received:
    0
    Trophy Points:
    16
    Technical Outlook 28 Oktober 2013

    · EUR/USD. Bias netral dalam jangka pendek dengan potensi kisaran perdagangan terlihat antara area 1.3740 – 1.3835. Break konsisten ke atas 1.3835 akan memicu tekanan bullish lebih lanjut menguji ulang ke area 1.3885 sebelum lonjakan ke atas terakhir menuju 1.3935. Pada sisi bawah, hanya break kebawah 1.3710 yang akan memicu skenario koreksi bearish menguji ulang ke 1.3645.

    · GBP/USD. Bias bearish dalam jangka pendek namun kita perlu break kebawah area 1.6115 untuk memicu momentum bearish lebih lanjut menuju setidaknya ke area 1.6055. Resisten terdekat terlihat di kisaran area 1.6225, break konsisten ke atas area tersebut akan membawa harga menuju zona netral seiring petunjuk menjadi tidak jelas mungkin menguji ulang ke area 1.6260 dalam jangka pendek.

    · USD/JPY. Bias kembali bullish menuju target zona ideal di kisaran area 98.50 sebelum menuju area kunci resisten di 99.00. Pada sisi bawah, hanya break ke bawah area 97.15 yang akan memicu skenario koreksi bearish lebih lanjut menguji ulang ke area support kunci di 96.55, namun skenario utama pada bullish seharusnya masih berlaku selama harga masih di atas area 95.80.

    · USD/CHF. Bias bearish dalam jangka pendek setelah harga gagal untuk bertahan di atas area 0.8965, menunjukkan konsolidasi kebawah masih berlanjut mungkin menetapkan dasar di kisaran 0.8890 – 0.8860 sebagai area support kunci sebelum pulih ke atas. Resisten terdekat terlihat di kisaran area 0.9000, hanya break ke atas area tersebut akan merubah bias harian kembali menjadi bullish menuju wilayah 0.9060.

    · AUD/USD. Bias bearish dalam jangka pendek terutama jika harga mampu break kebawah area 0.9570 untuk memicu momentum bearish lebih lanjut menunju area support kunci di 0.9410. Pada sisi atas, resisten terdekat terlihat di area 0.9670, break ke atas dari area tersebut akan membawa harga menuju zona netral seiring petunjuk akan menjadi tidak jelas dalam jangka pendek.

    · XAU/USD. Bias bullish dalam jangka pendek seiring harga ditutup dekat level tertinggi sesi. Resisten terdekat terlihat di kisaran area 1360, break ke atas area tersebut dapat memicu momentum bullish lanjutan menunju area kunci resisten di 1375. Pada sisi bawah, support terdekat berada di kisaran area 1340 sebelum menguji ulang ke area 1332. Secara keseluruhan, selama harga masih di atas area 1332, bias bullish masih berlaku.

    · Hang Seng Futures. Bias bullish dalam jangka pendek terutama jika harga bertahan di atas area 22800 sebagai resisten terdekat, break ke atas dari area tersebut dapat memicu momentum bullish lebih lanjut menuju wilayah 22935. Pada sisi bawah, support terdekat terlihat di kisaran area 22600, break kebawah dari area tersebut seharusnye mengkonfirmasikan bearish lanjutan menguji area 22355 dalam jangka menengah.

    · Nikkei Futures. Bias masih bearish dalam jangka pendek. Support terdekat berada di kisaran area 14090 sebelum menguji ulang ke area support kunci di 14000. Pada sisi atas, resisten terdekat terlihat di kisaran area 14285, break ke atas dari area tersebut dapat memicu bullish lebih lanjut menuju wilayah 14385. Secara keseluruhan, selama harga tidak mampu menembus ke atas 14285 bias bearish masih berlaku.

    · Kospi Futures. Bias bearish dalam jangka pendek menguji area 267.55 sebagai support terdekat, break kebawah dari area tersebut dapat memicu bearish lanjutan menuju area kunci support di 266.00. Pada sisi atas, resisten terdekat terlihat di kisaran area 269.00, break ke atas dari area tersebut akan memicu bullish lanjutan menargetkan ke area 270.95 dalam jangka panjang.

    DISCLAIMER:
    Semua tulisan yang terdapat dalam publikasi ini hanya bersifat informasi saja dan tidak ditujukan sebagai saran untuk melakukan trading. PT.Monex Investindo Futures berusaha menyajikan berita terbaik, namun demikian kami tidak menjamin keakuratan dan kelengkapan dari semua informasi atau analisa yang tersedia. PT. Monex Investindo Futures tidak bertanggung jawab terhadap semua kerugian baik langsung maupun tidak langsung yang dialami oleh pembaca atau pihak lain akibat menggunakan informasi dari publikasi ini.
    " "
  2. Lagunaseca

    Lagunaseca Member

    Messages:
    125
    Likes Received:
    0
    Trophy Points:
    16
    Technical Outlook 29 Oktober 2013

    · EUR/USD. Bias bearish dalam jangka pendek terutama jika harga dapat menembus ke bawah area 1.3740 – 1.3710 untuk memicu momentum bearish lanjutan menuju support kunci pada area 1.3645. Untuk pergerakan naik, resisten terdekat ada di sekitar area 1.3835, break ke atas area tersebut dapat membawa harga menuju zona netral dalam jangka pendek menguji area 1.3885.

    · GBP/USD. Bias bearish dalam jangka pendek namun memerlukan break ke bawah area 1.6120 untuk memicu momentum bearish lanjutan setidaknya menuju area 1.6055. Resisten terdekat ada di sekitar area 1.6260, break konsisten ke atas area tersebut dapat membawa harga menuju zona netral setelah arah menjadi tidak jelas kemungkinan menguji area 1.6380 dalam jangka pendek.

    · USD/JPY. Bias bullish untuk kembali ke zona target ideal pada area 98.50 sebelum menuju resisten kunci pada area 99.00. Untuk pergerakan turun, hanya break ke bawah area 96.95 yang dapat memicu skenario bearish lanjutan menguji support kunci pada area 96.55, namun skenario utama bullish akan tetap berlaku selama harga bertahan di atas area 95.80.

    · USD/CHF. Bias bearish dalam jangka pendek setelah harga gagal untuk bertahan di atas area 0.8965, menendakan konsolidasi turun masih berlangsung kemungkinan mencetak level rendah di sekitar support kunci pada area 0.8890 - 0.8860 sebelum pulih naik. Resisten terdekat ada pada area 0.9000, hanya break ke atas area tersebut yang dapat mengubah bias harian menjadi bullish menuju area 0.9060.

    · AUD/USD. Bias bearish dalam jangka pendek terutama jika harga dapat menembus ke bawah area 0.9540 – 0.9525 untuk memicu momentum bearish lanjutan menuju support kunci pada area 0.9410. Untuk pergerakan naik, resisten terdekat ada di sekitar area 0.9670, break kembali ke atas area tersebut dapat membawa harga menuju zona netral setelah arah menjadi tidak jelas.

    · XAU/USD. Bias masih bullish dalam jangka pendek menuju area 1365 sebelum menguji area 1375. Sementara support terdekat ada di sekitar area 1340, braek ke bawah area ini dapat memicu koreksi bearish lanjutan kembali menguji area 1325. Hanya break ke bawah area ini yang dapat menjadi ancaman bagi outlook bullish saat ini.

    · Hang Seng Futures. Harga berkonsolidasi di sekitar MA200 pada grafik 4 jam pada area 22745. Pergerakan konstan di bawah area ini dapat memicu momentum bearish lanjutan menuju area 22500 atau bahkan 22245. Sementara itu, hanya break ke atas 23090 yang dapat mengembalikan momentum bullish dan melanjutkan outlook bullish jangka panjang menuju 23610.

    · Nikkei Futures. Pada grafik 4 jam, terlihat harga terpantul setelah gagal menembus ke bawah MA600 di sekitar area 14075, yang mana mengindikasikan fase koreksi bullish dalam jangka pendek. Break ke atas area 14440 dapat memicu momentum bullish lanjutan menguji area 14670 atau bahkan 14870. Hanya break ke abwah area 14075 yang dapat mengubah bias kembali bearish menguji support psikologis 14000 sebelum menuju level rendah belakangan ini pada area 13745.

    · Kospi Futures. Bias berpotensi bearish dalam jangka pendek setelah harga ditutup dibawah 271.05. yang merupakan MA 50 pada grafik 1 jam. Support terdekat di kisaran 270.20, break kebawah dari area tersebut dapat melanjutkan pergerakan bearish menunju area kunci support di 268.85. Pada sisi atas, resisten terdekat terlihat di kisaran area 271.90 sebelum menargetkan area 272.80 sebagai level resisten selanjutnya.

    DISCLAIMER:
    Semua tulisan yang terdapat dalam publikasi ini hanya bersifat informasi saja dan tidak ditujukan sebagai saran untuk melakukan trading. PT.Monex Investindo Futures berusaha menyajikan berita terbaik, namun demikian kami tidak menjamin keakuratan dan kelengkapan dari semua informasi atau analisa yang tersedia. PT. Monex Investindo Futures tidak bertanggung jawab terhadap semua kerugian baik langsung maupun tidak langsung yang dialami oleh pembaca atau pihak lain akibat menggunakan informasi dari publikasi ini.
  3. Lagunaseca

    Lagunaseca Member

    Messages:
    125
    Likes Received:
    0
    Trophy Points:
    16
    Sterling Anjlok Empat Hari Beruntun Vs Dollar
    Rabu, 30 Oktober 2013 9:01 WIB

    Monexnews - Sterling anjlok empat hari beruntun terhadap dollar akibat spekulasi data ekonomi Inggris pekan ini tidak cukup kuat untuk mempertahankan penguatan sterling dilevel tertinggi dalam delapan bulan terakhir. Sterling juga melemah ke level terendah dalam dua bulan terakhir terhadap euro.
    “Pemulihan ekonomi yang sedang berlangsung akan memberikan sinyal akan peningkatan pertumbuhan. Banyak berita baik yang mendukung penguatan sterling dan akan diperlukan data yang signifikan untuk mendorong lebih tinggi” kata Jane Foley dari Rabobank International London.
    Harga rumah Inggris diperkirakan naik 0,7% pada bulan Oktober, setelah naik 0,9% pada bulan sebelumnya. Sementara indeks manufaktur untuk bulan ini diperkirakan turun menjadi 56,3 dari bulan September sebesar 56,7.
    GBPUSD saat ini diperdagangkan pada kisaran 1,6040 dengan level tertinggi harian 1,6051 dan terendah 1,6031. (pap)

    DISCLAIMER:
    Semua tulisan yang terdapat dalam publikasi ini hanya bersifat informasi saja dan tidak ditujukan sebagai saran untuk melakukan trading. PT.Monex Investindo Futures berusaha menyajikan berita terbaik, namun demikian kami tidak menjamin keakuratan dan kelengkapan dari semua informasi atau analisa yang tersedia. PT. Monex Investindo Futures tidak bertanggung jawab terhadap semua kerugian baik langsung maupun tidak langsung yang dialami oleh pembaca atau pihak lain akibat menggunakan informasi dari publikasi ini.
  4. Lagunaseca

    Lagunaseca Member

    Messages:
    125
    Likes Received:
    0
    Trophy Points:
    16
    FOMC Munculkan Ekspektasi Tapering Di Desember
    Kamis, 31 Oktober 2013

    Monexnews - Hasil keputusan rapat kebijakan moneter bank sentral AS seperti ekspektasi yang berkembang di pasar, tidak ada pengurangan stimulus / tapering. Fed masih menunggu bukti-bukti baru dengan penekanan pada perbaikan di sektor tenaga kerja dan inflasi yang mencapai target 2%. Pernyataan yang dikeluarkan kurang lebih hampir sama dengan pernyataan bulan September.
    Setelah pernyataan FOMC dirilis, dollar AS malah semakin menguat padahal No Tapering. Ternyata berkembang di pasar bahwa kemungkinan tapering dilakukan pada Bulan Desember tidak bisa diabaikan seperti analisa kebanyakan analis belakangan ini. Bank sentral AS masih akan terus memonitor data-data ekonomi AS yang akan dirilis dari November hingga Desember sebelum rapat kebijakan FOMC tanggal 17-18 Desember waktu Washington. Bank sentral AS masih mungkin melakukan tapering pertama pada bulan Desember.
    Pagi ini telah dirilis data ekonomi dari Australia yang berpengaruh bagi pergerakan dollar Australia. Data ijin membangun bangunan dan data harga impor Australia dirilis lebih tinggi dari ekspektasi pasar. Data ini mendorong penguatan dollar Australia vs dollar AS pagi tadi.

    Disclaimer
    Semua informasi yang terdapat dalam website monexnews ini hanya bersifat informasi saja. Monexnews berusaha menyajikan berita terbaik, namun demikian monexnews tidak menjamin keakuratan dan kelengkapan dari semua informasi atau analisa yang tersedia. Monexnews dan penulis tidak bertanggung jawab terhadap semua kerugian baik langsung maupun tidak langsung yang dialami oleh pembaca atau pihak lain akibat menggunakan informasi dari website monexnews ini.
  5. Lagunaseca

    Lagunaseca Member

    Messages:
    125
    Likes Received:
    0
    Trophy Points:
    16
    Market Movers: Pergerakan Dollar Akan Ikuti Data Ekonomi AS
    Jumat, 1 November 2013

    Monexnews - Penguatan dollar masih berlanjut. Semalam data klaim tunjangan pengangguran dan data PMI Chicago dirilis lebih bagus dari ekspektasi pasar. Data klaim tunjangan pengangguran dirilis 340 ribu sedikit lebih bagus dari prediksi 341 ribu, sementara data PMI Chicago dirilis 65,9 lebih bagus dari prediksi 55,1. Bagusnya kedua data ini semakin mendorong penguatan dollar AS terhadap mata uang utama dunia.
    Malam ini akan dirilis data ISM indeks manufaktur AS yang juga akan menjadi penggerak utama dollar AS hari ini. Bila data yang dirilis lebih bagus dari ekspektasi pasar, dollar AS bisa kembali menguat karena potensi tapering pada bulan Desember semakin besar.

    Pagi ini pasar keuangan global mendapatkan sentimen positif dari dua data PMI manufaktur China yang disurvei oleh pemerintah China dan HSBC. Keduanya menunjukkan indeks manufaktur China masih tumbuh dengan solid. Data ini bisa menahan sementara pelemahan indeks saham regional yang tertekan akibat isu tapering di Desember.
    Sore hari, poundsterling dan indeks saham FTSE akan mendapatkan market mover dari data indeks manufaktur Inggris. Data diperkirakan 56,3 sedikit lebih buruk dari data bulan sebelumnya 56,7. Bila data yang dirilis lebih bagus dari prediksi, poundsterling dan indeks FTSE bisa mendapatkan dorongan naik. Dan sebaliknya, poundsterling dan FTSE bisa tertekan turun lagi bila data lebih buruk dari prediksi pasar.

    Malam hari sebelum data ISM AS, James Bullard, salah satu anggota FOMC bank sentral AS akan berpidato mengenai perekonomian dan kebijakan moneter AS. Pasar akan mencari sinyal dari pernyataan Bullard yang mengarah pada isu tapering. Selama ini Bullard dikenal sebagai pendukung stimulus. Pidato Bullard bisa menjadi market mover bagi dollar AS.


    Disclaimer
    Semua informasi yang terdapat dalam website monexnews ini hanya bersifat informasi saja. Monexnews berusaha menyajikan berita terbaik, namun demikian monexnews tidak menjamin keakuratan dan kelengkapan dari semua informasi atau analisa yang tersedia.
    Monexnews dan penulis tidak bertanggung jawab terhadap semua kerugian baik langsung maupun tidak langsung yang dialami oleh pembaca atau pihak lain akibat menggunakan informasi dari website monexnews ini.
  6. Lagunaseca

    Lagunaseca Member

    Messages:
    125
    Likes Received:
    0
    Trophy Points:
    16
    Euro Bergerak di Level Rendah 6 Pekan Sebelum Pertemuan ECB Pekan Ini
    Senin, 4 November 2013

    Monexnews - Euro turun ke level terendah dalam enam pekan terhadap dollar sebelum anggota dewan eksekutif Bank Sentral Eropa Joerg Asmussen berbicara menjelang pertemuan kebijakan pekan ini ditengah spekulasi diperlukannya stimulus lebih lanjut.
    Mata uang 17-negara zona euro mengalami penurunan mingguan terbesar pada pekan lalu sejak Juli 2012 seiring beberapa ekonom memprediksi bahwa ECB yang di pimpin oleh Mario Draghi akan memangkas suku bunga untuk menghidupkan kembali pertumbuhan. Dollar hanya sedikit berubah setelah Presiden bank Federal Reserve Dallas Richard Fisher mengatakan bahwa bank sentral seharusnya mengembalikan kebijakan moneter menjadi normal secepatnya. Dollar Australia menguat terhadap 16 mata uang utama seiring melonjaknya laporan penjualan retail.
    “Sentimen terhadap euro telah berbalik dalam beberapa hari yang lalu dan itu didukung oleh beberapa data yan mengecewakan,” kata Imre Speizer, analis pasar di Westpac Banking Corp. di Auckland. Kami tidak akan terkejut untuk melihat Draghi hanya berikan sedikit kesempatan untuk pemotongan suku bunga, yang mana itu akan tetap berikan tekanan untuk euro.”
    Euro bergerak datar di $1.3505 pada pukul 16.45 WIB setelah turun ke $1.3442, level terendah pada pekan lalu sejak 18 September. Euro telah turun sebanyak 2.3% pada pekan lalu. Mata uang tunggal hanya sedikit berubah terhadap yen di 133.11. Dollar bergerak di kisaran 98.60 yen dari 98.67 pada pekan lalu.
    Euro turun pada pekan lalu setelah laporan pada tanggal 31 Oktober yang menunjukkan tingkat inflasi di kawasan tersebut secara tak terduga turun menjadi 0.7% pada bulan lalu, level yang terlihat setidaknya sejak November 2009, dari 1.1% dari bulan lalu.

    Disclaimer
    Semua informasi yang terdapat dalam website monexnews ini hanya bersifat informasi saja. Monexnews berusaha menyajikan berita terbaik, namun demikian monexnews tidak menjamin keakuratan dan kelengkapan dari semua informasi atau analisa yang tersedia.
    Monexnews dan penulis tidak bertanggung jawab terhadap semua kerugian baik langsung maupun tidak langsung yang dialami oleh pembaca atau pihak lain akibat menggunakan informasi dari website monexnews ini.
  7. Lagunaseca

    Lagunaseca Member

    Messages:
    125
    Likes Received:
    0
    Trophy Points:
    16
    Aussie Terkoreksi Setelah Pernyataan RBA
    Selasa, 5 November 2013

    Monexnews - Mata uang Aussie dollar terkoreksi cukup tajam pada sesi perdagangan siang di hari Selasa (5/11) setelah Gubernur Reserve Bank of Australia (RBA) – Glenn Stevens menegaskan keprihatinan-nya dengan level dollar Australia saat ini.
    Glenn Stevens mengatakan bahwa kurs Aussie saat ini "masih tinggi & tidak nyaman," sehingga penurunan level tersebut "mungkin diperlukan untuk mencapai pertumbuhan yang seimbang di dalam perekonomian." Pernyataan tersebut di lontarkan tidak lama setelah RBA memutuskan untuk mempertahankan suku bunga tetap pada level 2.5% sesuai banyak perkiraan.
    Dan keputusan itu serta merta menimbulkan “prospek yang wajar’ terhadap meningkatnya pertumbuhan global pada tahun depan. Selain itu Stevens juga menjelaskan bahwa tingkat inflasi saat ini sudah konsisten dengan target bank sentral, sementara pertumbuhan ekonomi Australia "sedikit di bawah tren."
    Hingga sesi siang, Aussie merosot tajam hingga ke kisaran $0.9463 tidak lama setelah keputusan RBA. AUDUSD terpantau anjlok hingga lebih dari 40 pips dari kisaran sebelumnya di area $0.9500-an. Sedangkan indeks utama Sydney ASX 200, masih bertengger kokoh dengan menguat sekitar +0.77% atau +41.57 poin pada kisaran 5432.10. Berbeda dengan gain yang di raihnya sebesar 0.9% beberapa saat menjelang keputusan.

    Disclaimer
    Semua informasi yang terdapat dalam website monexnews ini hanya bersifat informasi saja. Monexnews berusaha menyajikan berita terbaik, namun demikian monexnews tidak menjamin keakuratan dan kelengkapan dari semua informasi atau analisa yang tersedia.
    Monexnews dan penulis tidak bertanggung jawab terhadap semua kerugian baik langsung maupun tidak langsung yang dialami oleh pembaca atau pihak lain akibat menggunakan informasi dari website monexnews ini.
  8. Lagunaseca

    Lagunaseca Member

    Messages:
    125
    Likes Received:
    0
    Trophy Points:
    16
    Euro Gugup Jelang Data, Kiwi Melambung
    Rabu, 6 November 2013

    Monexnews - Euro berada di bawah tekanan setelah melemah dalam 6 dari 7 hari belakangan menjelang data yang mungkin akan menunjukkan penurunan pada tingkat belanja konsumen di zona euro, menguatkan prospek bahwa European Bank Central akan mempertimbangkan stimulus pada pertemuan besok. Mata uang bersama zona euro ini melemah sebanyak 1.4% terhadap 9 mata uang negara maju pada pekan lalu, dengan data hari ini diperkirakan akan mengkonfirmasi perlambatan sektor jasa dan industri manufkatur kawasan.

    Indeks dollar berada dekat level tinggi 7 pekan seiring trader mempertimbangkan waktu pemangkasan stimulus oleh Federal Reserve. Sementara itu dollar Selandia Baru melambung ke level tertinggi sejak 24 Oktober silam seiring tingkat pekerjaan bertambah lebih dari perkiraan, memicu spekulasi kenaikan tingkat suku bunga.
    “Euro akan terus tertekan di tengah spekulasi ECB akan memangkas suku bunga,” ucap Kazuo Shirai, trader pada Union Bank NA di Los Angeles. “Euro telah menjadi terlalu kuat, dan hal itu tidak baik untuk Eropa.”


    Disclaimer
    Semua informasi yang terdapat dalam website monexnews ini hanya bersifat informasi saja. Monexnews berusaha menyajikan berita terbaik, namun demikian monexnews tidak menjamin keakuratan dan kelengkapan dari semua informasi atau analisa yang tersedia.
    Monexnews dan penulis tidak bertanggung jawab terhadap semua kerugian baik langsung maupun tidak langsung yang dialami oleh pembaca atau pihak lain akibat menggunakan informasi dari website monexnews ini
  9. Lagunaseca

    Lagunaseca Member

    Messages:
    125
    Likes Received:
    0
    Trophy Points:
    16
    Aussie Tidak Terkesan Dengan Tenaga Kerja Australia
    Kamis, 7 November 2013
    Monexnews - Aussie melemah setelah data tenaga kerja Australia sinyalkan masih rapuhnya momentum pertumbuhan ekonomi negeri Kangguru tersebut. Jumlah tenaga kerja Australia meningkat sebanyak 1.100 untuk bulan Oktober, lebih buruk dari estimasi kenaikan 10.000; publikasi September juga direvisi lebih rendah dari 9.100 menjadi 3.300. Tingkat pengangguran Australia bahkan mencapai 5,7% untuk bulan Oktober, sesuai prediksi. Akan tetapi tingkat pengangguran untuk bulan September direvisi lebih buruk dari 5,6% menjadi 5,7%. AUD/USD kini diperdagangkan 0.9485; menjauhi level tinggi harian 0.9526.
    Rincian lebih lanjut dari sektor tenaga kerja juga isyaratkan rapuhnya keberlanjutan pertambahan tenaga kerja. Tingkat partisipasi tenaga kerja berkurang dari 64,9% menjadi 64,8%. Jumlah tenaga kerja penuh (full time) juga berkurang sebanyak 27.900 untuk bulan Oktober; lebih buruk dari publikasi September yang bertambah sebanyak 5.000. Dengan kondisi sektor tenaga kerja yang belum begitu solid maka ini tentunya dapat mengembalikan kekhawatiran akan belum selesainya siklus pemangkasan suku bunga RBA. Meski RBA tidak merubah suku bunganya pada pertemuan November namun masih ada kecemasan siklus pelonggaran dapat berlanjut tahun depan.

    Disclaimer
    Semua informasi yang terdapat dalam website monexnews ini hanya bersifat informasi saja. Monexnews berusaha menyajikan berita terbaik, namun demikian monexnews tidak menjamin keakuratan dan kelengkapan dari semua informasi atau analisa yang tersedia.
    Monexnews dan penulis tidak bertanggung jawab terhadap semua kerugian baik langsung maupun tidak langsung yang dialami oleh pembaca atau pihak lain akibat menggunakan informasi dari website monexnews ini.
  10. Lagunaseca

    Lagunaseca Member

    Messages:
    125
    Likes Received:
    0
    Trophy Points:
    16
    Dolar Melonjak, Emas Anjlok
    Jumat, 8 November 2013

    Monexnews - Emas kembali anjlok ke level terendah tiga pekan, kehilangan penguatan yang diraih sebelumnya setelah ECB memangkas tingkat suku bunga ke rekor terendah, dan penguatan dollar yang membebani dampak pelonggaran moneter terhadap emas. Penurunan tingkat suku bunga cenderung menguntungkan bagi emas, karena memicu inflasi dalam jangka panjang.

    ECB mengejutkan pasar dengan memangkas tingkat suku bunga, refi rate, seperempat basis poin menjadi 0,25% yang merupakan rekor terendah. Namun emas terbukti sensitif dengan penguatan dollar. Dollar menyentuh level tertinggi enam pekan terhadap euro setelah langkah ECB dan pertumbuhan ekonomi AS pada kuartal ketiga yang lebih tinggi dari prediksi.

    Estimasi awal laju GDP AS pada kuartal ketiga lalu sebesar 2,8% jauh melampaui estimasi sebesar 2%, dan lebih tinggi dibandingkan laju GDP pada kuartal kedua sebesar 2,5%.

    Emas pada perdagangan kemarin ditutup melemah pada level $1.305,90 per troy ons, dengan level tertinggi harian $1.326,33 dan terendah $1.297,28. Sementara saat ini emas diperdagangkan pada kisaran $1.308,92 per troy ons. (pap)

    DISCLAIMER:
    Semua tulisan yang terdapat dalam publikasi ini hanya bersifat informasi saja dan tidak ditujukan sebagai saran untuk melakukan trading. PT.Monex Investindo Futures berusaha menyajikan berita terbaik, namun demikian kami tidak menjamin keakuratan dan kelengkapan dari semua informasi atau analisa yang tersedia. PT. Monex Investindo Futures tidak bertanggung jawab terhadap semua kerugian baik langsung maupun tidak langsung yang dialami oleh pembaca atau pihak lain akibat menggunakan informasi dari publikasi ini.

Share This Page