" "

forexchief

Firts analisa sebelum OP ( ARAH + BATAS + PERILAKU PELAKU MARKET.)

Discussion in 'Jurnal Trading' started by tok nebe, Nov 4, 2010.

Share This Page

  1. tok nebe

    tok nebe New Member

    Messages:
    27
    Likes Received:
    0
    Trophy Points:
    0
    assalamualaikum dan salam sejahtera Kgers Nusantara.

    Bismillahirrahmanirrahimmmmm.

    Pertama sekali ingin berbanyak terima kasih pada Kang_Gun, istrinya Ibu CS, rakan-rakan senior dan rakan-rakan yg buka jurnal dengan hati ikhlas share ilmunya.

    Banyak telah saya baca dan memahami sedikit demi sedikit tentang ilmu proses memahami pergerakan harga di KGforexworld.

    Ternyata sekali cara trading yang bagus bermulanya dari analisa kerana kita dapat mengumpul seberapa banyak informasi bagi menyimpulkan keputusan entry yg sederhanya menuju profit. Dan kita juga akan tahu di mana, ke mana punca dan silap bila posisi yg kita lakukan itu melawan arah pergerakan harga.

    Memang benar kita sebagai trader golongan kecil di dunia ini hanya mampu mengikut pergerakan harga, bukannya menyuruh harga mengikuti kita.

    Dan tepat sekali manifesto Kgers yg pertama iaitu :
    "Kami tidak pernah tahu kemana harga akan bergerak setelah saat ini."

    Sudah terbukti banyak cara Kang_Gun menganalisa sehingga kita dapat meminimakan loss dan memaksimakan profit.

    Tinggal diri kita apakah benar mampu mengikut rules yg telah kita simpulkan dari informasi atau kita berdegil dan lantas melawan rules yg nyata benar dan kita yg salah. Sehingga kita sanggup menahan floating melebihi profit.

    Bukan mudah nak jadi mudah dan bukan payah nak jadi payah. Kitalah yg merealisasikan situasi dan keadaan posisi kita itu.

    Nak jadi trader yg patuh pada rules, yang displin pada situasi dan yg sabar menanti posisi(Bus stop) adalah sukar. Kerana itu sikap kebanyakan manusia dari yang sedikit. Tetapi Tuhan tidak meletakkan kita dalam suatu beban yg besar melebihi kemapuan kita. Jadi kita mampu mengatasinya, cuma tinggal apakah kita mahu atau tidak mengatasinya

    Di sini saya cuba ingin menulis kembali apa saya baca di KGforexworld ini yg berada dalam kepala saya agar dapat di leraikan kesalahan, kesilapan kelemahan serta kebodohan saya.

    Saya yakin dengan menuliskan kembali adalah cara senang utk belajar.
    Cuma apakah saya mampu meneruskan penulisan ini.
    Insyaallah saya akan cuba demi membangunkan ilmu trading saya.

    Maka dengan seluruh kesimpulan saya dapatkan:

    Firts analisa sebelum OP ( ARAH + BATAS + PERILAKU PELAKU MARKET.)

    adalah amat penting kerana ibarat kita ingin membina satu rumah perlunya plan sebagai analisa. Dan di mana nak mulakan itu saya pasti mesti ada tempat nak mulakannya seperti (ARAH + BATAS + PERILAKU PELAKU MARKET.)




    kena teruskan tulis ni....panda sangat buka jurnal.....tulis jange tok tulis.. hi..hi...hi...hi
    " "
  2. tok nebe

    tok nebe New Member

    Messages:
    27
    Likes Received:
    0
    Trophy Points:
    0
    Arah + batas

    Mengenai arah semua tahu kerana yang bermaksud rata-rata itu adalah arah seperti SMA, LWMA, EMA , LSMA dan MA-MA yang sewaktu dengannya.

    Rata-rata ini menujukan kepada kita berlaku rata-rata dari sekelompok data mengikut periode dan jika harga berada di atas MA itu dengan cepat kita tahu bahawa rata-rata harga berada di atas dan kita mungkin boleh mengatakan harga akan cenderong ke atas dari informasi ini.

    Mengenai Batas, kita tahu maksud batas iaitu penghalang pergerakan. Tak kira apa pun pergerakan asalkan ia bergerak seperti manusia, kenderaan dan dalam forex adalah pergerakan harga.

    Jadi batas ini ada dua fungsi saja iaitu tembus dapat meneruskan pergerakan dan pantul maka pergerakan akan berpatah balik.

    Yang menjadi batas adalah keseluruhan sekelompok data dinamis atau statis. Batas secara sebenarnya adalah dari penyebaran data maka terbentuklah standard deviasinya. seperti Sd 1 hingga SD 3 yg biasa berlaku dan ada juga sampai SD 6

    Batas ini akan berfungsi dalam dua sebab iaitu Flat dan Trading:
    Sebab pertama, jika ia flat maka batas itu akan berfungsi sebagai penghalang pergerakan harga. Maka pantul tembus itu akan menjadi pertimbangannya.

    Sebab kedua, jika ia trading maka batas yg trading sudah tidak berkerja lagi batas. Jadi kalau kita guna batas acuan daily dan acuan daily itu trading maka kita akan mencari batas acuan yg lebih besar dari daily dalam situasi flat sebagai batasnya.


    Dan di sini kita dapat simpulkan dengan cepat bahawa jika batas kecil trading maka batas besar akan bertindak sebagai batas pergerakannya.


    Apa itu PERILAKU PELAKU MARKET
    Last edited: Nov 4, 2010
  3. tok nebe

    tok nebe New Member

    Messages:
    27
    Likes Received:
    0
    Trophy Points:
    0
    ++perilaku pelaku market++

    PERILAKU PELAKU MARKET bermaksud mereka yg open Buy, open sell, close buy dan close sell. Mereka ini terdiri dari manusia sama berseorangan berkelompok atau berkumpulan dan sebagainyalah.
    Jadi pergerakan harga dengan jelasnya bergerak di sebabkan oleh perilaku manusia itu.
    Jadi penting jugalah kita mengambil tahu analisa PERILAKU PELAKU MARKET itu dalam satu bahan analisa kerana ia merupakan penggeraka market yg utama :

    Cuba kita fahami apa yg Kang_Gun perjelaskan:
    No 1.
    Pergerakan Harga
    Pergerakan yang terjadi pada harga adalah akibat adanya transaksi-transaksi yang terjadi di pasar mata uang. Ada empat jenis transaksi yang ada pada transaksi mata uang yaitu Open Position Sell, Open Position buy, Close Position Sell dan Close Position Buy. Dari empat jenis ini untuk memudahkan transaksi-transaksi ini dikelompokkan hanya menjadi dua jenis transaksi berdasarkan pengaruhnya terhadap pergerakan harga yaitu transaksi Buy dan transaksi Sell. Transaksi Buy adalah transaksi-transaksi yg menyebabkan harga bergerak naik (Open Position Buy dan Close Position Sell) dan transaksi Sell adalah transaksi-transaksi yang menyebabkan harga bergerak turun (Open Position Sell dan Close Position Buy).

    Perbedaan jenis transaksi dan volume transaksi yang dilakukan para pelaku pasarlah yang menyebabkan harga terlihat bergerak naik-turun dari waktu ke waktu. Jadi jika saat ini volume transaksi Buy lebih besar dari volume transaksi Sell saat ini maka harga akan bergerak naik, dan sebaliknya jika volume transaksi Sell saat ini lebih besar dari volume transaksi Buy maka saat ini juga harga akan bergerak turun. Kira-kira seperti itulah pendekatan yang paling mudah dan logis untuk memahami mengapa harga selalu bergerak naik-turun dari waktu ke waktu di chart kita.

    Proses transaksi yang dilakukan para pelaku pasar ini terus terjadi setiap saat selama pasar mata uang beroperasi. Kemana harga akan bergerak sepenuhnya sangat tergantung pada volume dari jenis transaksi terbesar yang dilakukan oleh pelaku pasar saat ini. Para pelaku pasar ini sangat beragam, banyak jumlahnya dan tersebar di seluruh dunia. Di dukung oleh kemajuan teknologi informasi dan komputerisasi di abad ini sesungguhnya setiap pelaku pasar dari belahan dunia manapun saat ini dapat bertransaksi di pasar mata uang setiap saat. Jadi hampir tidak mungkin bagi kita untuk dapat mengetahui kapan dan seberapa besar volume transaksi yang dilakukan para pelaku pasar ini.

    Nah, dari keadaan inilah kita seperti yang telah saya sampaikan dibeberapa tulisan saya terdahulu menarik kesimpulan bahwa sesungguhnya "Kita tidak pernah tahu kemana dan sampai dimana harga akan bergerak setelah saat ini". Mengapa? Salah satu alasannya adalah apa yang sudah saya sampaikan di atas tadi. Dalam proses analisa yang kita lakukan kesimpulan ini adalah landasan penting yang harus kita pegang erat-erat, karena hal ini sangat penting bagi kita terutama ketika kita ingin memahami pergerakan harga di pasar mata uang.

    No 2.
    Kecenderungan Pergerakan Harga (Trend)
    Pergerakan yang terjadi pada harga dari waktu ke waktu di pasar mata uang sesungguhnya terus terakumulasi, dan dari akumulasi yang terbentuk inilah kemudian kita dapat melihat dan menyimpulkan siapa pelaku pasar yang mendominasi pasar dalam periode atau rentang waktu tertentu. Pada chart yang biasa kita gunakan hal ini dapat kita lihat dan simpulkan dengan cepat dengan mengamati posisi harga saat ini dan membandingkannya dengan posisi harga beberapa waktu ke belakang. Jika harga saat ini lebih rendah dari harga pada waktu tertentu sebelumnya kita tahu bahwa Seller lah yang tengah mendominasi pasar dan sebaliknya jika harga saat ini lebih tinggi dari harga beberapa waktu tertentu sebelumnya maka kita juga tahu bahwa Buyer lah yang tengah menguasai pasar.

    Nah, dari pengertian ini sekarang kita juga tahu bahwa jenis transaksi apa yang sedang menguasai pasar dalam periode waktu tertentu hanyalah akumulasi dari seluruh transaksi yang terjadi dari periode waktu yang kita lihat sampai saat ini. Saya menekankan kata akumulasi di sini bertujuan untuk menegaskan bahwa kecenderungan arah pergerakan harga yang kita lihat atau bahasa umumnya sering di sebut sebagai Trend hanyalah akumulasi dari seluruh transaksi yang terjadi dari beberapa waktu ke belakang sampai saat ini. Dan setelah anda memahami ini lalu kemudian anda melihat chart pergerakan mata uang di pair apa pun pasti anda juga akan menyadari bahwa Trend ini sepenuhnya tergantung dari saat atau waktu mana kita melihatnya. Dari waktu A mungkin kita akan melihat Trend saat ini sedang naik karena harga saat ini lebih tinggi dari harga di titik waktu A, tetapi dari waktu B anda melihat bahwa Trend sedang turun karena harga saat ini lebih rendah dari harga pada waktu B.

    Kesimpulan yang bisa kita ambil dari sini adalah bahwa kecenderungan arah pergerakan harga atau Trend itu sifatnya subjective, jadi tergantung dari waktu mana dan sampai waktu mana kita melihatnya. Lalu yang kedua kita juga sekarang tahu bahwa kecenderungan arah atau trend itu hanyalah akumulasi dari seluruh transaksi yang terjadi dari waktu awal sampai waktu akhir yang kita lihat.
    __________________
  4. tok nebe

    tok nebe New Member

    Messages:
    27
    Likes Received:
    0
    Trophy Points:
    0
    ++perilaku pelaku market++

    No 3.
    Kesetimbangan Harga
    Jenis transaksi yang terjadi di pasar mata uang itu ada dua jenis, yaitu: transaksi Sell dan transaksi Buy. Secara teknis kedua jenis transaksi ini memberi dampak yang saling berlawanan terhadap pergerakan harga yang terjadi. Transaksi Sell akan menyebabkan harga bergerak turun dan sebaliknya transaksi Buy akan menyebabkan harga bergerak naik. Berapa besar gerakan naik atau turun akibat dari transaksi-transaksi ini sepenuhnya tergantung pada besar Volume transaksi yang terjadi. Semakin besar volume transaksi nya maka semakin besar pula gerakan harga yang akan terjadi.

    Nah, transaksi-transaksi ini secara langsung akan mengakibatkan perubahan pada data harga. Dan dalam periode waktu tertentu akumulasi transaksi-transaksi ini pun akan menghasilkan data harga pada chart yang kita amati. Jika kita amati maka dalam suatu periode tertentu kita "pasti" akan selalu menemukan nilai harga tertinggi dan nilai harga terendah yang terjadi pada periode waktu yang kita amati tersebut. Harga tertinggi yang terjadi pada periode waktu yg kita amati tersebut adalah nilai harga tertinggi yang bisa dicapai oleh akumulasi transaksi-transaksi yang dilakukan pelaku pasar dan terjadi dalam periode waktu tersebut. Sedangkan harga terendahnya adalah harga terendah yang mampu dicapai oleh akumulasi transaksi-transaksi yang dilakukan pelaku pasar dan terjadi dalam periode waktu tersebut juga. Jadi dapat kita tarik kesimpulan bahwa harga tertinggi dan harga terendah yang terbentuk sebenarnya hanyalah hasil atau akibat dari akumulasi transaksi-transaksi yang dilakukan pasar pada suatu periode waktu tertentu.

    Pertanyaannya, Apakah transaksi-transaksi yang dilakukan pelaku pasar tersebut bergerak berdasarkan "suatu batasan" harga tertentu? Maksudnya begini, apakah harga mencapai titik tertinggi dan terendahnya itu karena ada batas imaginer di harga-harga tersebut yg menyebabkan harga "HARUS" berhenti di area tersebut? Saya pikir tidak, karena transaksi-transaksi yang dilakukan pelaku pasar sepenuhnya tergantung pada keputusan pelaku pasar itu sendiri. Sangat kecil kemungkinannya jika seluruh transaksi-transaksi yg dilakukan seluruh pelaku pasar akumulasinya bisa membuat pas atau tepat harga berhenti di titik terendah atau tertinggi ini.

    Nah, lalu bagaimana semestinya kita menyikapi dan memandang harga tertinggi atau harga terendah ini? Saya hanya melihat harga tertinggi atau terendah yang terjadi pada pergerakan harga sebagai harga yang mampu dicapai oleh akumulasi transaksi-transaksi yg dilakukan pelaku pasar pada saat itu. Informasi nilai tertinggi atau terendah ini memberikan kita banyak arti salah satu diantaranya adalah kita tahu bahwa pelaku pasar mampu menggerakkan harga sampai titik tersebut. Ini warning buat kita bahwa bukan hal yang tidak mungkin pelaku pasar juga akan mampu menggerakan harga lebih tinggi atau lebih rendah lagi. Tetapi dalam prakteknya ada saja kita temukan low/high baru ternyata sama dengan low/high sebelumnya bukankah ini berarti ada sesuatu di nilai low/high tersebut? Iya memang, tetapi pertanyaan saya berapa prosentase dalam seluruh kejadian pergerakan harga yang ada di chart anda saja nilai low/high sebelumnya ini menjadi sebuah batas absolut?.... saya berani bilang angkanya di bawah 10% dari 8 tahun data terakhir GBPUSD, EURUSD, EURJPY yang saya miliki. Darimana angkanya? saya test dan menandainya nya manual dari data di TF H4, D1, W1 dan MN1. Nah, maksud saya kita mesti realistis lah, sesuatu itu kita anggap valid jika prosentase kejadiannya sering dan berada diatas minimal 75% lah dari seluruh kejadian probabilitynya.
    __________________

    No 4.
    Lanjutan - Kesetimbangan Harga
    Hal lain yang juga penting mesti kita pahami mengenai nilai harga tertinggi dan nilai harga terendah ini adalah bahwa nilai ini juga menggambarkan atau memberikan kita informasi "kemungkinan" dimana transaksi-transaksi awal gelombang harga berada. Saya mengatakan "kemungkinan" karena dimana harga tertinggi atau harga terendah yang terbentuk tersebut tidak selalu berarti bahwa di harga itu ada posisi transaksi yang di buka disana (Open Positions). Mengapa? Karena mungkin saja harga ini terbentuk karena pelaku pasar menutup posisi Sell atau Buy nya bukan karena mereka membuka posisi di harga tersebut. Lalu apa bedanya? Jelas berbeda, karena jika harga tertinggi atau harga terendah yang terbentuk ini dikarenakan pelaku pasar menutup transaksinya maka kemungkinan harga untuk kembali lagi ke harga tersebut menjadi kecil tetapi sebaliknya jika harga tertinggi atau ternedah ini terbentuk karena adanya open position di harga tersebut maka kemungkinan harga untuk kembali ke harga tersebut menjadi besar.

    Kembali ke nilai harga Tertinggi dan harga Terendah dalam suatu periode atau range waktu tertentu tadi, jika harga tertinggi adalah akumulasi maksimal yang mampu dilakukan pelaku pasar untuk menggerakkan harga ke titik tertinggi tersebut dan harga terendah adalah akumulasi maksimal yang mampu dilakukan pelaku pasar untuk menggerakkan harga ke titik terendah tersebut dalam suatu periode waktu tertentu. Maka kita dapat menyimpulkan bahwa pergerakan harga ini sebetulnya memiliki titik atau level harga dimana akumulasi pergerakan harga naik dan akumulasi pergerakan harga turun nya berada pada nilai yang sama. Atau dengan kata lain ada sebuah level harga di periode waktu atau range waktu yang kita amati dimana akumulasi kekuatan pelaku pasar yg menggerakkan harga untuk bergerak naik dan akumulasi kekuatan pelaku pasar yang menggerakkan harga untuk bergerak turun adalah sama.

    Nah, harga bergerak itu kan disebabkan adanya transaksi dengan volume tertentu di pasar mata uang, dan ini berarti bahwa besarnya volume ini tentu saja akan sebanding dengan pergerakan yang terjadi pada harga tersebut. Artinya akumulasi volume transaksi yang terjadi di pasar mata uang dalam chart kita dapat kita lihat dengan mengamati pergerakan harga itu sendiri. Dari sini sekarang jelas bahwa akumulasi volume transaksi yg terjadi akan sebanding dengan pergerakan yang terjadi pada harga. Jika begitu maka kita dapat menggunakan data harga yang terjadi ini untuk menentukan dimana level kesetimbangan dari akumulasi volume transaksi yg terjadi pada rentang atau periode waktu tertentu.
    __________________


    Daripada empat perkara yg Kang_Gun jelaskan iaitu terjadinya pergerakan adalah dari transaksi-transaksi. Transaksi-transaksi itu adalah siapa kalau bukan manusia, maka perilaku manusialah yg akan menyebabkan terjadinya pergerakan harga bila terjadi keseragamam open posisi iaitu terjadinya satu kesepakatan volume yg besar mengatasi yag kecil seperti volume posisi open Buy mengatasi posisi open sell. Maka kita akan melihat harga bergerak meninggalkan harga sebelummya.

    Bagaimana kita mahu mengenal apa itu posisi Buy dana apa itu posis sell. Sekarang Kang-gun meperkenalkan kepada kita dua konsep analisa iaitu analisa BBMA dan juga analisa KGBS. Dari dua konsep ini kita dapat satukan seperti yang mana di namakAN 1 CHART KGERS atau CHART ANGKRINGAN.

    Dari midle BBMA dan juga midle KGBS kita boleh meletakkan jika harga berada di atasnya maka posisi open Buy berlaku sesuai dengan konsep buyers sellers dan juga rata-rata pergerakan harga.

    dah ngantuk pulak doh, insyaallah ada izin tuhan akan di lanjutkan lagi bagai mana cara menggunakannya secara live.
  5. azka

    azka New Member

    Messages:
    197
    Likes Received:
    7
    Trophy Points:
    0
    Tahniah

    Tahniah Tok Nebe...
    Izin menyimak...

    Ditunggu lanjutan pencerahannya..


    Salam Ikhlas

    Azka
    Last edited: Nov 4, 2010
  6. aman

    aman New Member

    Messages:
    223
    Likes Received:
    1
    Trophy Points:
    0
    selamat pembukaan jurnalnya tok nebe asik ni tulisanya dibaca2 lanjut sy ikutan yimak jugak ni :cz23:
  7. bola_fx

    bola_fx Member

    Messages:
    121
    Likes Received:
    1
    Trophy Points:
    18
    Ikut menyimak juga bro...
    salam ggh
    :cz43:
  8. tok nebe

    tok nebe New Member

    Messages:
    27
    Likes Received:
    0
    Trophy Points:
    0
    Terima kasih otai-otai Kgforexworld kerana sudi menjengok di jurnal hamba. maaf di minta jika ada salah silap.
  9. tok nebe

    tok nebe New Member

    Messages:
    27
    Likes Received:
    0
    Trophy Points:
    0
    ++perilaku pelaku market++

    NO 1.) Pergerakan Harga
    No 1.1
    Pergerakan yang terjadi pada harga adalah akibat adanya transaksi-transaksi yang terjadi di pasar mata uang. Ada empat jenis transaksi yang ada pada transaksi mata uang yaitu Open Position Sell, Open Position buy, Close Position Sell dan Close Position Buy. Dari empat jenis ini untuk memudahkan transaksi-transaksi ini dikelompokkan hanya menjadi dua jenis transaksi berdasarkan pengaruhnya terhadap pergerakan harga yaitu transaksi Buy dan transaksi Sell. Transaksi Buy adalah transaksi-transaksi yg menyebabkan harga bergerak naik (Open Position Buy dan Close Position Sell) dan transaksi Sell adalah transaksi-transaksi yang menyebabkan harga bergerak turun (Open Position Sell dan Close Position Buy).
    Bermaksud :
    1.) Terjadinya pergerakan harga adalah di sebabkan transaksi-transaksi di pasar mata uang.
    2.) Transaksi mata uang tergolong dari open buy, open sell, close buy dan close sell.
    3.) Dikelompokkan menjadi dua jenis transaksi iaitu transaksi Buy = open Buy dan close sell. Manakala transaksi sell = open sell dan close Buy.


    No 1.2
    Perbedaan jenis transaksi dan volume transaksi yang dilakukan para pelaku pasarlah yang menyebabkan harga terlihat bergerak naik-turun dari waktu ke waktu. Jadi jika saat ini volume transaksi Buy lebih besar dari volume transaksi Sell saat ini maka harga akan bergerak naik, dan sebaliknya jika volume transaksi Sell saat ini lebih besar dari volume transaksi Buy maka saat ini juga harga akan bergerak turun. Kira-kira seperti itulah pendekatan yang paling mudah dan logis untuk memahami mengapa harga selalu bergerak naik-turun dari waktu ke waktu di chart kita.
    Bermaksud :
    1.) Penyebab harga bergerak naik turun adalah perbezaan jenis dan volume transaksi dari waktu ke waktu.
    2.) Perbezaan volume transaksi sebelah pihak menyebabkan harga meninggalkan dari harga sebelumnnya.

    NO 1.3
    Proses transaksi yang dilakukan para pelaku pasar ini terus terjadi setiap saat selama pasar mata uang beroperasi. Kemana harga akan bergerak sepenuhnya sangat tergantung pada volume dari jenis transaksi terbesar yang dilakukan oleh pelaku pasar saat ini. Para pelaku pasar ini sangat beragam, banyak jumlahnya dan tersebar di seluruh dunia. Di dukung oleh kemajuan teknologi informasi dan komputerisasi di abad ini sesungguhnya setiap pelaku pasar dari belahan dunia manapun saat ini dapat bertransaksi di pasar mata uang setiap saat. Jadi hampir tidak mungkin bagi kita untuk dapat mengetahui kapan dan seberapa besar volume transaksi yang dilakukan para pelaku pasar ini.
    Bermaksud :
    1.) Proses transaksi yang dilakukan para pelaku pasar ini terus terjadi setiap saat selama pasar mata uang beroperasi.
    2.) Kemana harga akan bergerak sepenuhnya tergantung volume yang dilakukan oleh pelaku pasar saat ini.
    3.) Tidak mungkin utk mengetahui seberapa besar volume transaksi kerana Para pelaku pasar ini sangat beragam, banyak jumlahnya dan tersebar di seluruh dunia tambahan kemajuan teknologi informasi dan komputerisasi di abad ini menyebabkan dapat bertransaksi di pasar mata uang setiap saat.

    NO 1.4
    Nah, dari keadaan inilah kita seperti yang telah saya sampaikan dibeberapa tulisan saya terdahulu menarik kesimpulan bahwa sesungguhnya "Kita tidak pernah tahu kemana dan sampai dimana harga akan bergerak setelah saat ini". Mengapa? Salah satu alasannya adalah apa yang sudah saya sampaikan di atas tadi. Dalam proses analisa yang kita lakukan kesimpulan ini adalah landasan penting yang harus kita pegang erat-erat, karena hal ini sangat penting bagi kita terutama ketika kita ingin memahami pergerakan harga di pasar mata uang.
    Bermaksud:
    1.) Dari kesimpulan membuktikan "Kita tidak pernah tahu kemana dan sampai dimana harga akan bergerak setelah saat ini".
    2.) Dalam proses analisa , kesimpulan ini adalah landasan penting yang harus kita pegang erat-erat agar tak terjebak memikirkan satu arah pergerakan harga.
    3.) Jadi, amatlah penting kesimpulan itu dalam memahami pergerakan harga.


    NO 2.) Kecenderungan Pergerakan Harga (Trend)
    NO 2.1
    Kecenderungan Pergerakan Harga (Trend)
    Pergerakan yang terjadi pada harga dari waktu ke waktu di pasar mata uang sesungguhnya terus terakumulasi, dan dari akumulasi yang terbentuk inilah kemudian kita dapat melihat dan menyimpulkan siapa pelaku pasar yang mendominasi pasar dalam periode atau rentang waktu tertentu. Pada chart yang biasa kita gunakan hal ini dapat kita lihat dan simpulkan dengan cepat dengan mengamati posisi harga saat ini dan membandingkannya dengan posisi harga beberapa waktu ke belakang. Jika harga saat ini lebih rendah dari harga pada waktu tertentu sebelumnya kita tahu bahwa Seller lah yang tengah mendominasi pasar dan sebaliknya jika harga saat ini lebih tinggi dari harga beberapa waktu tertentu sebelumnya maka kita juga tahu bahwa Buyer lah yang tengah menguasai pasar.


    __________________
    Bermaksud:
    1.) Dari akumulasi yang terbentuk ini, kita dapat membuat kesimpulan posisi apa yang di lakukan oleh pelaku pasar dalam periode dan rentang waktu tertentu.
    2.) Hal ini dengan cepat dapat disimpulkan pada chart yg diamati dengan melakukan perbandingan saat ini dengan sebelumnya.
    3.) Konsep Buyers dan Sellers akan dapat memberitahu aksi pelaku pasar.


    NO 2.2
    Nah, dari pengertian ini sekarang kita juga tahu bahwa jenis transaksi apa yang sedang menguasai pasar dalam periode waktu tertentu hanyalah akumulasi dari seluruh transaksi yang terjadi dari periode waktu yang kita lihat sampai saat ini. Saya menekankan kata akumulasi di sini bertujuan untuk menegaskan bahwa kecenderungan arah pergerakan harga yang kita lihat atau bahasa umumnya sering di sebut sebagai Trend hanyalah akumulasi dari seluruh transaksi yang terjadi dari beberapa waktu ke belakang sampai saat ini. Dan setelah anda memahami ini lalu kemudian anda melihat chart pergerakan mata uang di pair apa pun pasti anda juga akan menyadari bahwa Trend ini sepenuhnya tergantung dari saat atau waktu mana kita melihatnya. Dari waktu A mungkin kita akan melihat Trend saat ini sedang naik karena harga saat ini lebih tinggi dari harga di titik waktu A, tetapi dari waktu B anda melihat bahwa Trend sedang turun karena harga saat ini lebih rendah dari harga pada waktu B.
    Bermaksud:
    1.) Dari pengertian ini,jenis transaksi yang sedang menguasai pasar dalam periode waktu tertentu hanyalah akumulasi yang telah terjadi.
    2.) kecenderungan arah pergerakan harga yang kita lihat atau bahasa umumnya sering di sebut sebagai Trend hanyalah akumulasi dari seluruh transaksi yang terjadi dari beberapa waktu ke belakang sampai saat ini.
    3.) Kita mesti memahami bahawa pergerakan harga ke arah kecenderongan atau trend ini sepenuhnya tergantung dari saat atau waktu mana kita melihatnya.


    NO 2.3
    Kesimpulan yang bisa kita ambil dari sini adalah bahwa kecenderungan arah pergerakan harga atau Trend itu sifatnya subjective, jadi tergantung dari waktu mana dan sampai waktu mana kita melihatnya. Lalu yang kedua kita juga sekarang tahu bahwa kecenderungan arah atau trend itu hanyalah akumulasi dari seluruh transaksi yang terjadi dari waktu awal sampai waktu akhir yang kita lihat.
    Bermaksud :
    1.) kecenderungan arah pergerakan harga atau Trend itu sifatnya subjective,tergantung sampai waktu mana kita melihatnya.
    2.) kecenderungan arah atau trend itu hanyalah akumulasi dari seluruh transaksi yang terjadi dari waktu awal sampai waktu akhir yang kita lihat.
    Last edited: Nov 5, 2010
  10. tok nebe

    tok nebe New Member

    Messages:
    27
    Likes Received:
    0
    Trophy Points:
    0
    ++perilaku pelaku market++

    NO 3.) Kesetimbangan Harga

    NO 3.1
    Jenis transaksi yang terjadi di pasar mata uang itu ada dua jenis, yaitu: transaksi Sell dan transaksi Buy. Secara teknis kedua jenis transaksi ini memberi dampak yang saling berlawanan terhadap pergerakan harga yang terjadi. Transaksi Sell akan menyebabkan harga bergerak turun dan sebaliknya transaksi Buy akan menyebabkan harga bergerak naik. Berapa besar gerakan naik atau turun akibat dari transaksi-transaksi ini sepenuhnya tergantung pada besar Volume transaksi yang terjadi. Semakin besar volume transaksi nya maka semakin besar pula gerakan harga yang akan terjadi.
    Bermaksud:
    1.) Dua jenis transaksi( BUY dan SELL)yg terjadi di pasar mata uang.
    2.) Dua jenis ini saling berlawanan terhadap pergerakan harga.
    3.) Akibat berlawanan ini terjadinya pergerakan turun dan naik.
    4.) Volume transaksi akan menyebabkan pergerakan besar terjadi.

    NO 3.2
    Nah, transaksi-transaksi ini secara langsung akan mengakibatkan perubahan pada data harga. Dan dalam periode waktu tertentu akumulasi transaksi-transaksi ini pun akan menghasilkan data harga pada chart yang kita amati. Jika kita amati maka dalam suatu periode tertentu kita "pasti" akan selalu menemukan nilai harga tertinggi dan nilai harga terendah yang terjadi pada periode waktu yang kita amati tersebut. Harga tertinggi yang terjadi pada periode waktu yg kita amati tersebut adalah nilai harga tertinggi yang bisa dicapai oleh akumulasi transaksi-transaksi yang dilakukan pelaku pasar dan terjadi dalam periode waktu tersebut. Sedangkan harga terendahnya adalah harga terendah yang mampu dicapai oleh akumulasi transaksi-transaksi yang dilakukan pelaku pasar dan terjadi dalam periode waktu tersebut juga. Jadi dapat kita tarik kesimpulan bahwa harga tertinggi dan harga terendah yang terbentuk sebenarnya hanyalah hasil atau akibat dari akumulasi transaksi-transaksi yang dilakukan pasar pada suatu periode waktu tertentu.
    Bermaksud:
    1.) Akan berlakunya perubahan data.
    2.) Jika kita amati maka dalam suatu periode tertentu kita "pasti" akan selalu menemukan nilai harga tertinggi dan nilai harga terendah yang terjadi pada periode waktu yang kita amati tersebut.
    3.) Harga tertinggi dan harga terendah terjadi pada periode waktu yg kita amati tersebut adalah nilai harga tertinggi yang bisa dicapai oleh akumulasi transaksi-transaksi yang dilakukan pelaku pasar dan terjadi dalam periode waktu tersebut.
    4.) Kesimpulannya bahwa harga tertinggi dan harga terendah yang terbentuk sebenarnya hanyalah hasil atau akibat dari akumulasi transaksi-transaksi yang dilakukan pasar pada suatu periode waktu tertentu.


    NO 3.3
    Pertanyaannya, Apakah transaksi-transaksi yang dilakukan pelaku pasar tersebut bergerak berdasarkan "suatu batasan" harga tertentu? Maksudnya begini, apakah harga mencapai titik tertinggi dan terendahnya itu karena ada batas imaginer di harga-harga tersebut yg menyebabkan harga "HARUS" berhenti di area tersebut? Saya pikir tidak, karena transaksi-transaksi yang dilakukan pelaku pasar sepenuhnya tergantung pada keputusan pelaku pasar itu sendiri. Sangat kecil kemungkinannya jika seluruh transaksi-transaksi yg dilakukan seluruh pelaku pasar akumulasinya bisa membuat pas atau tepat harga berhenti di titik terendah atau tertinggi ini.
    Bermaksud :
    1.) Harga tidak semestinya berhenti mencapai titik tertinggi dan terendahnya itu sebagai suatu batasan.
    2.) karena transaksi-transaksi yang dilakukan pelaku pasar sepenuhnya tergantung pada keputusan pelaku pasar itu sendiri dan Sangat kecil kemungkinannya itu akan berlaku.


    NO 3.4
    Nah, lalu bagaimana semestinya kita menyikapi dan memandang harga tertinggi atau harga terendah ini? Saya hanya melihat harga tertinggi atau terendah yang terjadi pada pergerakan harga sebagai harga yang mampu dicapai oleh akumulasi transaksi-transaksi yg dilakukan pelaku pasar pada saat itu. Informasi nilai tertinggi atau terendah ini memberikan kita banyak arti salah satu diantaranya adalah kita tahu bahwa pelaku pasar mampu menggerakkan harga sampai titik tersebut. Ini warning buat kita bahwa bukan hal yang tidak mungkin pelaku pasar juga akan mampu menggerakan harga lebih tinggi atau lebih rendah lagi. Tetapi dalam prakteknya ada saja kita temukan low/high baru ternyata sama dengan low/high sebelumnya bukankah ini berarti ada sesuatu di nilai low/high tersebut? Iya memang, tetapi pertanyaan saya berapa prosentase dalam seluruh kejadian pergerakan harga yang ada di chart anda saja nilai low/high sebelumnya ini menjadi sebuah batas absolut?.... saya berani bilang angkanya di bawah 10% dari 8 tahun data terakhir GBPUSD, EURUSD, EURJPY yang saya miliki. Darimana angkanya? saya test dan menandainya nya manual dari data di TF H4, D1, W1 dan MN1. Nah, maksud saya kita mesti realistis lah, sesuatu itu kita anggap valid jika prosentase kejadiannya sering dan berada diatas minimal 75% lah dari seluruh kejadian probabilitynya.
    Bermaksud:
    1.) Harga tertinggi atau terendah yang terjadi pada pergerakan harga adalah kemampuan yang dicapai oleh akumulasi transaksi-transaksi yg dilakukan pelaku pasar pada saat itu.
    2.) Informasi nilai tertinggi atau terendah ini memberitahu bahwa pelaku pasar mampu menggerakkan harga sampai titik tersebut.
    3.) Ini warning buat kita bahwa bukan hal yang tidak mungkin pelaku pasar juga akan mampu menggerakan harga lebih tinggi atau lebih rendah lagi.
    4.) Dalam prakteknya ada temukan low/high baru ternyata sama dengan low/high sebelumnya tetapi sekadar bawah 10% sahaja. Jadi ini sebagai titik kebiasaan yg bermakssud pelaku pasar boleh melakukan 3 asumsi iaitu rendah dari sebelum, sama dengan sebelum atau lebih tinggi dari sebelum. Kenyataannya adalah pada chart harga saat terjadi.

Share This Page