" "

forexchief

Emas Tetap ke Utara, Minyak Malah ke Selatan

Discussion in 'Analisa Fundamental' started by ForexSignal88, Apr 5, 2017.

Share This Page

  1. ForexSignal88

    ForexSignal88 Member

    Messages:
    273
    Likes Received:
    2
    Trophy Points:
    18
    ForexSignal88.com l Jakarta, 05/04/2017 – Pergerakan emas dan minyak pada perdagangan awal bulan hingga sore ini bergerak dengan intensitas yang kecil dimana investor belum mampu bangkit secara efektif menanti data tenaga kerja AS akhir minggu nanti.

    Harga emas kontrak Juni di bursa berjangka New York Mercantile Exchange divisi Comex sementara mengalami penguatan $7,10 atau 0,57% dan berada di level $1261,10 per troy ounce. Untuk harga perak kontrak Mei di Comex untuk sementara menguat $0,16 atau 0,90% di level $18,38 per troy ounce.
    [​IMG]
    Perdagangan sepanjang hari ini, emas masih bergerak positif setelah melemahnya beberapa fundamental ekonomi AS di semalam lalu dimana ini dapat memberi ruang penguatan bagi emas terkait dengan rencana kenaikan suku bunga AS. Data kegiatan konstruksi dan aktivitas industri pabrikan AS serta penjualan sektor otomotif AS yang tidak sesuai harapan pasar membuat emas kembali jadi incaran investor sebelum ada kepastian suku bunga AS.

    Faktor akan bertemunya Xi Jinping dengan Presiden Trump di akhir pekan ini akan tetap patut diwaspadai terhadap pergerakan emas. Selain itu data tenaga kerja AS dan penjelasan The Fed terhadap hasil rapat suku bunga 2 minggu lalu, juga dapat membawa efek yang menggoyang pergerakan di emas pada minggu ini.

    Selain itu rencana suksesi pimpinan Mahkamah Agung AS yang akan menghadapi ganjalan dari parlemen AS, seakan menambah daftar buruk kinerja dan lobi dari Trump untuk mengajukan agenda-agenda kerjanya. Ditakutkan investor bahwa masa depan agenda ekonomi Trump akan mendapat ganjalan di kemudian hari.

    Harga minyak jenis West Texas Intermediate kontrak Mei di bursa New York Mercantile Exchange divisi Comex untuk sementara diperdagangkan turun $0,12 atau 0,24% di level $50,12 per barel. Sedangkan minyak jenis Brent kontrak Mei di pasar ICE Futures London untuk sementara diperdagangkan melemah $0,14 atau 0,26% di harga $52,98 per barel.

    Harga minyak kali ini masih mengalami aksi ambil untung sesaat setelah di minggu lalu, perdagangan minyak dunia mengalami penguatan yang cukup signifikan dari level $47 per barel menjadi diatas level $50 per barel di sore ini.

    Koreksi minyak kali ini terkait dengan mulai aktifnya kembali produksi minyak di Sharara Libya yang minggu lalu telah ditutup oleh pemberontak Libya. Produksi Sharara hanya menghasilkan 120 ribu barel per hari, sedikit dibawah produksi sebelum ditutup sebesar 220 ribu barel per hari.

    Selain itu penurunan harga minyak kali ini masih terkait laporan Baker Hughes di akhir pekan lalu menyatakan bahwa rig yang aktif di AS bertambah sebanyak 10 lokasi sehingga total menjadi 662 rig, sebuah angka yang tertinggi secara kuartalan di pertengahan 2011. Ini menandakan bahwa produksi minyak shale AS juga akan semakin tinggi.

    Namun kekhawatiran pasar tidak perlu risau, karena aktivitas industri di China dan Jepang sedang dalam trend yang meningkat, pun demikian juga di benua Eropa, sehingga kebutuhan terhadap energi kemungkinan masih akan tinggi di kuartal kedua tahun ini dan tentu pula harga minyak akan tetap tinggi karena komitmen pemangkasan minyak OPEC dipastikan dapat mengimbangi produksi minyak shale AS.

    Sumber berita: ForexSignal88, Bloomberg, Reuters, MarketWatch, Investing

    Sumber gambar: Value Walk
    " "

Share This Page