" "

forexchief

Dolar AS Kembali Meraih Pijakan, Sejumlah data Eropa dan UK akan Hiasi Pasar

Discussion in 'Analisa Fundamental' started by ForexSignal88, Feb 20, 2017.

Share This Page

  1. ForexSignal88

    ForexSignal88 Member

    Messages:
    273
    Likes Received:
    2
    Trophy Points:
    18
    ForexSignal88.com l Jakarta, 20/02/2017 – Di sesi Jum’at lalu dolar AS berhasil membalikkan keadaan dari yang sebelumnya pada awal sesi tersebut melemah terhadap mata uang utama menjadi menguat terhadap sterling dan euro dengan berkembangnya ketegangan politik di Eropa dan data penjualan ritel Inggris yang lebih lemah dari perkiraan.

    Indeks dolar AS yang mengukur kinerja greenback terhadap perdagangan-tertimbang enam mata uang utama, naik 0,41% pada 100,87.

    [​IMG]
    Meskipun optimisme terkait prospek kenaikan suku bunga fed fund rate pada bulan Maret terlihat lebih rendah, dolar berhasil mempertahankan diri di jalur penguatan beruntun selama dua hari, memanfaatkan kemerosotan di euro dan sterling.

    Menurut Fed Rate Monitor Tool dari Investing.com kini kurang dari 15% dari pedagang memperkirakan Federal Reserve (Fed) akan menaikkan suku bunga pada pertemuan di bulan Maret, dibandingkan dengan peluang sebesar 22% pada hari Kamis.

    Di tempat lain, GBPUSD diperdagangkan turun hampir 0,5% di 1,2428, setelah Kantor Statistik Nasional (Office for National Statistics/ONS) melaporkan bahwa penjualan ritel di United Kingdom (UK) turun 0,3% pada bulan Januari, dibandingkan dengan ekspektasi untuk kenaikan 0,9%.

    Pound sterling juga terpukul oleh euro hingga mencapai titik terlemah dalam tujuh hari di 0,8590 dan berakhir di 0,8545, di level yang sama saat pembukaan sesi Jum’at

    EURUSD turun 0,52% ke 1,6006 karena kekhawatiran melihat peluang pihak anti Uni Eropa yang mungkin bisa berhasil dalam pemilu di beberapa negara besar di Eropa mulai Maret dan ini menjadi ancaman besar bagi masa depan Uni Eropa.

    Dolar Australia dan Selandia Baru juga melemah terhadap greenback dengan AUDUSD turun 0,49% di 0,7656 dan NZDUSD merosot 0,39% ke 0,7180.

    Sementara itu, USDCAD naik 0,31% diperdagangkan pada 1,3145 sementara USDJPY bergerak ke selatan di dalam perdagangan yang tetap berada di tengah ketidakpastian politik di Eropa tersebut dan kurangnya tindakan pada perubahan fiskal di Amerika Serikat. USDJPY turun 0,41% pada 112,61.

    Di sesi Senin ini perdagangan forex masih akan diselimuti isu yang sama. Sejumlah data berpotensi memicu pergerakan yang lebih aktif, antara lain dari Selandia Baru ada data PPI Output, Trade Balance dari Jepang, Rightmove HPI dari UK, PPI dan Buba (Bundesbank) Monthly Report, CBI Industrial Order Expectations juga dari UK, Wholesale Sales dari Kanada dan terakhir adalah laporan dari Eurostat yaitu Consumer Confidence.

    Sementara itu pasar Amerika Serikat akan libur berkaitan dengan President’s Day. Volume perdagangan mungkin menipis namun tidak mengurangi potensi volatilitas nilai tukar mata uang utama dunia.

    Sumber berita: ForexSignal88, Investing, Forex Factory
    " "

Share This Page