" "

forexchief

Cerita-Cerita Penuh Inspirasi dan Motivasi

Discussion in 'Lounge Forex' started by sukabumitrader, Jan 21, 2010.

Share This Page

  1. sukabumitrader

    sukabumitrader New Member

    Messages:
    214
    Likes Received:
    4
    Trophy Points:
    0
    Sahabat-sahabatku yang baik,

    Melalui thread ini, mari kita berbagi cerita-cerita inspirasi ataupun motivasi..

    saya mulai dari cerita pertama yah ..


    Sebuah Kisah Di Dasar Laut

    Ada seekor anak kerang sedang menangis dengan keras sekali... seakan - akan dia sudah tak sanggup menahan rasa sakit dan penderitaan itu.

    Sang Ibu pun bertanya: "Ada apa anak ku?... Kenapa engkau menangis begitu keras.....?"

    Si Anak pun menjawab, "Sakit sekali ibu..... ada butiran-butiran pasir masuk ke dalam cangkangku....."

    Ibunya pun berkata, "Sabarlah Anakku... inilah hidup... kelak engkau akan mengerti arti dari semua ini....."

    Beberapa bulan kemudian anak kerang tersebut terlihat menari - nari kegirangan. Rupanya rasa sakit yang selama ini dia rasakan telah berubah menjadi sebuah mutiara yang sangat indah.....

    Sahabat, seringkali dalam hidup kita merasa sakit dan hampir putus asa dikarenakan cobaan-cobaan yang kita hadapi. Padahal jikalau kita mau bersabar dan berusaha, maka kita akan bisa mencapai kebahagiaan yang kita impikan.... teruslah berusaha... kejar cita-citamu. Karena sesungguhnya kegagalan itu tidak akan pernah ada selama kita mau berusaha dan terus belajar untuk menjadi pribadi yang lebih baik lagi dari sebelumnya.
    " "
  2. Naphe

    Naphe Member

    Messages:
    50
    Likes Received:
    1
    Trophy Points:
    8
    Sangat inspiratif... menunggu cerita yg lain...
  3. Angkringan_Jogja

    Angkringan_Jogja New Member

    Messages:
    14
    Likes Received:
    1
    Trophy Points:
    0
    Ditambah lagi cerita pembelajarannya kang.. hehe

    Thanks
  4. h3ndry

    h3ndry New Member

    Messages:
    110
    Likes Received:
    0
    Trophy Points:
    0
    Paku

    nompang bagi cerita ya bro :D

    Suatu ketika ada seorang anak laki laki yang bersifat pemarah. Untuk mengurangi sifat marah sang anak, ayahnya memberi sekantung paku dan menyuruhnya memakukan sebuah paku di pagar belakang setiap kali dia marah.

    Hari pertama, anak itu telah memakukan 48 buah paku ke pagar setiap kali dia marah. Lalu secara bertahap jumlahnya berkurang. Dia mendapati bahwa ternyata lebih mudah menahan amarah daripada memakukan paku ke pagar.

    Akhirnya tibalah hari dimana sang anak betul betul bisa mengendalikan amarah dan tidak cepat hilang kesabarannya. Dia memberitahukan hal ini pada ayahnya, yang mengusulkan untuk mencabut sebuah paku setiap hari dimana dia tidak marah.

    Hari hari berlalu dan anak laki laki itu akhirnya memberitahukan ayahnya bahwa semua paku telah tercabut olehnya.
    Lalu sang ayah menuntun anaknya ke pagar, “Hmm…kamu telah berhasil dengan baik anakku, tapi lihatlah lubang lubang dipagar ini. Pagar ini tidak akan pernah sama seperti sebelumnya. Ketika kamu mengatakan sesuatu dalam kemarahan, kata katamu meninggalkan bekas seperti lubang ini…di hati orang lain”.

    Kamu dapat menusukkan pisau kepada orang lain, lalu kamu mencabutnya. Tapi tidak peduli berapa kali kamu minta maaf, luka itu akan tetap ada. Dan luka karena kata kata adalah sama buruknya dengan luka fisik.
  5. patriajambi

    patriajambi New Member

    Messages:
    16
    Likes Received:
    0
    Trophy Points:
    0
    :cz07:mantab, ayo gan, bro, sis tambahin lagi biar lebih komplit.:cz52:
  6. fullmetal

    fullmetal Member

    Messages:
    104
    Likes Received:
    1
    Trophy Points:
    18
    Izin copas bro, mau tak masukin FB..
    Tenkyu m lanjut terus ya..
  7. zeeembah

    zeeembah New Member

    Messages:
    1
    Likes Received:
    0
    Trophy Points:
    1
    betul2, sangat inspiratif...perlu introspeksi diri :eek:nion-52:
    Last edited: Jan 22, 2010
  8. sharapova

    sharapova Member

    Messages:
    243
    Likes Received:
    1
    Trophy Points:
    18
    Mana updatenya, mosok cuman itu.... :cz53:
  9. sukabumitrader

    sukabumitrader New Member

    Messages:
    214
    Likes Received:
    4
    Trophy Points:
    0
    Emosi : Kunci Rahasia Kebijaksanaan

    Emosi : Kunci Rahasia Kebijaksanaan

    Copy Paste dari tulisan Pak Adi W. Gunawan

    Journey into the less explored universe of own mind is the most exciting and challenging adventure that only a few dare to enjoy.
    - Adi W. Gunawan

    Kalimat pembuka di atas adalah hasil perenungan saya dalam proses perjalanan ke dalam diri. Ternyata pikiran adalah suatu alam yang begitu luas dan sangat jarang dijelajahi oleh kebanyakan orang. Pikiran adalah the last frontier yang menyimpan begitu banyak misteri dan keajaiban. Artikel berikut mengulas salah satu aspek yang berhubungan dengan pikiran yaitu aspek perasaan atau emosi.

    Minggu lalu saya mendapat telpon dari seorang kawan lama, sebut saja Budi, yang berkeluh kesah mengenai keadaan dirinya. Banyak hal yang ia keluhkan. Mulai dari kondisi keuangannya, keadaan kesehatannya, keadaan keluarganya, lingkungan kerjanya dan masih banyak lagi.

    Saya stress berat nih !, keluhnya.

    Kamu berkata saya stress berat. Bagian mana dari dirimu yang mengalami stress ?? tanya saya sambil mulai berusaha mengubah mental state-nya.

    Maksudmu ??, kawan saya balik bertanya dan mulai terlihat bingung.

    Tadi kamu bilang bahwa kamu stress berat. Saya ingin tahu bagian mana dari dirimu yang mengalami stress berat itu ??, tanya saya lagi.

    Ya benar. Saya lagi stress berat. Saya nggak ngerti pertanyaanmu?, jawab Budi semakin bingung.

    Begini Bud. Manusia terdiri dari badan dan batin. Nah bagian mana dari dirimu yang merasakan stress ? Badan ? Pasti merasakan. Badanmu pasti merasa tidak enak karena setiap bentuk emosi akan berakibat pada tubuh fisik. Selain itu yang lebih penting lagi adalah kamu perlu mengerti aspek batinmu. Batin manusia terdiri dari empat komponen yaitu: pikiran, perasaan, ingatan, dan kesadaran, jawab saya.

    Trus... kalau saya frustasi... bagian mana yang merasakan frustasi.. Bukankah yang merasakan frustasi adalah diri saya ??, tanyanya dengan penasaran.

    Pembaca yang baik. Apa yang saya jelaskan berikut ini adalah ringkasan dari hasil diskusi kita mengenai perasaan atau emosi.

    Setiap kali kita merasa tidak enak, secara mental, maka yang terkena sebenarnya adalah perasaan kita. Aspek perasaan inilah yang akan menderita setiap kali kita merasakan emosi.. negatip?. Sengaja saya memberikan tanda kutip karena sebenarnya semua emosi adalah baik atau positip.

    Lalu dari mana asalnya emosi ? Apa hubungannya dengan kejadian yang kita alami setiap hari ?

    Sebelum bicara mengenai emosi saya ingin mengulas sedikit mengenai proses berpikir. Setiap kejadian yang kita alami bersifat netral. Tidak ada kejadian yang baik ataupun buruk. Shakespeare dengan sangat indah berkata, "There is nothing either good or bad, but thinking makes it so". Jadi, baik atau buruknya suatu kejadian semata-mata bergantung pada makna yang diberikan oleh pikiran kita.

    Pemberian makna ini sebenarnya berlangsung sangat cepat dan terjadi di pikiran bawah sadar. Contohnya ? Misalnya anda sedang mengendarai mobil dengan santai dan tiba-tiba sebuah mikrolet menyalip anda dengan cepat dan langsung berhenti mendadak di depan anda. Anda sangat kaget dan untung masih sempat menginjak rem sehingga tidak sampai menabrak mikrolet itu. Bagaimana reaksi anda ? Pada umumnya orang akan langsung marah, memaki, atau mengumpat si sopir mikrolet.

    Ceritanya akan lain bila ternyata anda baru menang hadiah utama, sebesar Rp. 1 Milyar, dari suatu bank. Saat itu hati anda sedang gembira. Dan saat anda disalip mikrolet, anda akan berkata, Kasihan ya sopir ini. Rupanya lagi ngejar setoran. Maklum ekonomi lagi sulit. Ada baiknya saya menyumbangkan sedikit rejeki saya buat sopir malang ini?. Anda kok tidak marah ?

    Nah, makna yang kita berikan, dari setiap kejadian yang kita alami, selanjutnya akan mencetus / men-trigger emosi yang ada di pikiran bawah sadar. Emosi ini selanjutnya akan menentukan respon / reaksi kita.

    Tadi saya mengatakan bahwa semua emosi adalah baik. Tidak ada emosi yang negatip. Apa maksudnya? Anda mungkin heran dengan pernyataan ini. Bukankah emosi , marah, kecewa, frustasi, dan sejenisnya adalah emosi negatip ?

    Sebelum saya teruskan uraian saya, saya ingin bertanya kepada anda, Berapa banyak kosa kata, tentang emosi, yang anda kuasai ??. Banyaknya kosa kata yang anda kuasai, mengenai emosi, mencerminkan kecerdasan emosi anda. Lho kok bisa ? Umumnya orang hanya mengenal beberapa kata yang mewakili emosi. Misalnya kata marah, kecewa, frustasi, atau stress. Karena mereka hanya menguasai beberapa kata saja maka setiap kali mengalami emosi negatip, maka mereka langsung berkata, "Saya lagi stress". Singkat kata semua kondisi emosi dianggap stress. Benarkah demikian ?

    Ada banyak kata yang mewakili emosi. Misalnya sedih, stress, putus asa, kecewa, marah, senang, bahagia, frustrasi, gembira, gelisah, depresi, terluka, iri / dengki, kesepian, rasa bosan, takut, jengkel, khawatir, cemas, rasa bersalah, tersinggung, dendam, sakit hati, rasa tidak mampu, benci, perasaan tidak nyaman, bahagia, tersanjung, dan cinta.

    Lalu apa sih gunanya emosi ? Emosi sebenarnya merupakan sinyal komunikasi yang berasal dari pikiran bawah sadar. Setiap emosi mempunyai makna dan tujuan yang sangat spesifik yang sangat bermanfaat bagi diri kita. Namun sayang, tidak banyak orang yang tahu, mau repot-repot untuk mencari tahu, atau benar-benar mengerti makna yang terkandung dalam setiap emosi.

    Misalnya emosi "marah". Mengapa kita marah ? Marah berarti ada pengharapan kita yang tidak terpenuhi atau kita merasa telah diperlakukan secara tidak adil oleh orang lain.

    Emosi menjadi sesuatu yang negatip bila kita tidak mampu mengartikan pesan yang terkandung dalam emosi itu. Emosi berakibat negatip bila kita dikuasai olehnya. Lalu bagaimana cara untuk bisa menguasa emosi kita ? Cara mudah. Kita perlu memahami bahwa pikiran logis dan emosi tidak dapat aktif dalam waktu bersamaan. Salah satu pasti menguasai yang lain.

    Jadi, bila emosi yang dominan maka pikiran logis tidak dapat bekerja. Demikian sebaliknya. Saat pikiran logis sedang aktif maka emosi kehilangan daya pengaruhnya. Hal ini bisa terjadi karena perasaan atau emosi sebenarnya adalah bentuk pikiran juga. Dengan mengubah pikiran maka perasaan akan berubah.

    Cara paling mudah untuk menguasai dan menghilangkan pengaruh negatip suatu emosi adalah dengan melakukan analisa atau mencari tahu makna yang terkandung dalam setiap emosi yang sedang anda rasakan.

    Misalnya anda sangat marah. Daripada larut dalam kemarahan anda, lakukan analisa. Hal ini memang tidak mudah. Namun anda harus disiplin untuk memaksa diri anda melakukan analisa. Caranya ? Tanyakan kepada diri anda, ?Mengapa saya marah ??, Apakah karena mood saya lagi nggak enak atau ada sebab lain , Apakah benar saya telah diperlakukan tidak adil oleh orang lain , Apakah benar emosi yang saya rasakan saat ini adalah emosi marah ??, Apakah saya telah memberikan makna yang tepat atas apa yang saya alami , Apa yang saya bisa lakukan selain larut dalam kemarahan ??.

    Saat anda bertanya pada diri anda saat itu pula fokus anda mulai beralih. Saat anda mencari jawaban atas pertanyaan anda saat itu pula pikiran logis anda bekerja dan menjadi dominan. Bila anda sering melakukan analisa terhadap perasaan anda maka anda akan semakin mengenali diri anda dan akan timbul kebijaksanaan.

    Bagaimana dengan emosi takut ? Perasaan takut adalah suatu emosi yang sangat positip. Apa maknanya ? Emosi takut adalah sinyal komunikasi yang dikirim pikiran bawah sadar ke pikiran sadar dengan pesan bahwa akan terjadi sesuatu di masa depan, di mana anda merasa tidak siap untuk menghadapinya. Dengan kata lain, emosi takut sebenarnya membawa pesan antisipasi.

    Misalnya Saat anda mau ujian skripsi. Anda merasa takut. Nah, daripada hanya sekedar ketakutan, anda harus menyiapkan diri dengan sungguh-sungguh. Anda takut karena anda merasa tidak siap. So... siapkan diri anda dengan lebih baik. Sederhana, kan ?

    Bagaimana dengan emosi lainnya ? Misalnya rasa bosan. Rasa bosan artinya apa yang kita lakukan sekarang ini kurang menantang. Itulah sebabnya kita bosan. Lalu, apa yang harus dilakukan ? Kita perlu menetapkan suatu target yang sedikit lebih tinggi dari biasanya sehingga kita merasakan tantangan dan dorongan untuk lebih giat bekerja.

    So, berbahagialah bila anda yang merasakan up and down suatu emosi. Anda akan semakin bijaksana karena mendapat pesan dari guru kebijaksanaan.

    Oh ya, satu hal lagi. Kalaupun anda tidak mau menganalisa atau tidak tahu makna dari suatu emosi yang sedang anda rasakan, anda cukup berdiam diri atau menahan diri untuk tidak menuruti emosi anda. Mengapa ? Karena emosi sama dengan pikiran. Sekarang muncul, selang beberapa saat lagi akan menghilang. Muncul lagi, lalu hilang lagi.
    Last edited: Jan 22, 2010
  10. sukabumitrader

    sukabumitrader New Member

    Messages:
    214
    Likes Received:
    4
    Trophy Points:
    0
    Nilai Nilai Hidup Dan Aturannya

    by: Muhammad Son Muslimin

    Nilai-nilai hidup berbeda dengan goal (cita-cita). Goal boleh sangat spesifik. Nilai-nilai adalah suatu urutan yang kita anggap penting dalam hidup ini. Dalam suatu seminar jika ditanyakan siapa yang nomor satunya adalah uang? maka ada sebagian yang angkat tangan. Kemudian jika ditanyakan siapa yang nomor satunya adalah keluarga? maka yang angkat tangan lebih banyak lagi. Pertanyaan berikutnya siapa yang nomor satunya adalah Tuhan? kalau yang ini hampir semuanya angkat tangan karena takut. Anehnya ada juga orang yang selalu angkat tangan. Jika kita menomorsatukan semuanya maka semuanya akan bentrok jadi satu.

    Berikutnya adalah tentang aturan. Aturan ini adalah sesuatu yang kita buat yang akan membatasi kita. Ada pasangan muda mudi yang sedang berkonsultasi. Saat itu si perempuan selalu merasa tidak dicintai. Kemudian pacarnya mengatakan "Saya ini selalu mencitai, tapi dia selalu merasa tidak dicintai."

    Kemuadian konsultannya (Pak Tung) mengatakan "ssst" kepada yang laki-laki, dan akhirnya bertanya kepada yang perempuan
    Tung : "Kapan kamu merasa dicintai?" (ini adalah aturannya)
    Pr : "Kalau ada yang mengucapkan I love you"
    Tung : "Apakah lewat telpon cukup?"
    Pr : "Ya tidak cukukp pak"
    Tung : "Apakah seminggu sekali cukup?"
    Pr : "Tidak"
    Tung : "Apakah sehari sekali cukup?"
    Pr : "Tidak"
    Tung :"Setiap jam cukup?"
    Pr : "Tidak"
    Tung : "Setiap berapa lama mesti diucapkan?"
    Pr : "setiap saat"

    Wooow, ternyata aturan yang membuat bahagia sangatlah sulit. Pantas saja orang ini tidak pernah meras bahagia.
    Berikutnya ada pertanyaan lagi
    Tung :"Bisa engga kamu mengubah aturan bahagiamu?"
    Pr : "Seperti apa pak?"
    Tung : "Bisa engga kamu merasa bahagia ketika kamu bisa mengucapkan cinta kepada orang lain?"
    Pr :"Caranya gimana pak?"
    Tung :" Sekarang kan ada anak-anak yang lagi bermain-main di dekat hotel ini, ucapkan I Love You kepada mereka, meskipun kamu tidak mengenalnya dan mereka tidak mengenalmu".

    Setelah berkali-kali dibujuk sama Pak Tung akhirnya si perempuan mencobanya, dan dia merasa feel good. Nah sekarang apa aturan-aturan hidup anda? Jangan sampai anda tidak bahagia karena aturan-aturan yang anda buat.

Share This Page