" "

forexchief

Brexit Membuat Regulator Keuangan Inggris Waspada

Discussion in 'Analisa Fundamental' started by ForexSignal88, Apr 19, 2017.

Share This Page

  1. ForexSignal88

    ForexSignal88 Member

    Messages:
    273
    Likes Received:
    2
    Trophy Points:
    18
    ForexSignal88.com l Jakarta, 19/04/2017 – Setelah referendum Brexit di tahun lalu, saat ini regulator atau badan yang mengatur dan mengawasi segala bentuk kegiatan ekonomi di Inggris lebih bertindak waspada terhadap ketidakpastian pasar pasca Brexit tersebut.
    [​IMG]
    Financial Conduct Authority (FCA) yang mengawasi sektor pengumpulan dana masyarakat, pasar dan perilaku keuangan Inggris menyatakan akan menyisihkan £2,5 juta dari £527 juta dana anggaran tahunan badan tersebut untuk digunakan dalam gugus tugas Brexit tersebut.

    FCA menyatakan bahwa menurutnya dampak Brexit ini adalah banyak perusahaan di Inggris akan menghadapi ketidakpastian berusaha. Proses negosiasi Brexit memang membuat banyak perusahaan yang memikirkan untuk memindahkan operasinya keluar dari Inggris demi tetap mendapatkan hak passporting atau hak kemudahan akses ke semua negara di Eropa.

    Hak passporting tersebut akan otomatis hilang ketika Inggris keluar dari Uni Eropa, dan ini merupakan wacana yang muncul ketika proses negosiasi Brexit ini berlangsung dimana seperti kita ketahui bahwa Perdana Menteri Theresa May kemungkinan besar tidak akan melakukan negosiasi masalah kemudahan akses berbisnis di sektor keuangan antar negara di wilayah Uni Eropa.

    Hal inilah dicoba oleh FCA untuk menjembatani kegalauan perusahaan-perusahaan Inggris agar tidak pindah dari Inggris untuk operasi perusahaannya. FCA menyatakan bahwa setelah Brexit tersebut pemerintah akan mengalami penurunan kinerja ekonominya, dimana Inggris akan banyak kehilangan sumber pendapatan seperti dari pajak, pengurangan balance of payment atau neraca pembayaran dan pelemahan mata uangnya.

    FCA sejauh ini belum mendapatkan kejelasan secara detail atau rinci mengenai proses Brexit tersebut, sehingga pihaknya belum berani bertindak lebih jauh untuk penyelamatan ekonomi Inggris melalui jalan regulasi berusaha atau berbisnisnya.

    FCA sendiri sangat menyayangkan kebijakan pemerintah pusat untuk memberikan kejelasan proses tersebut secara cepat, karena menurut FCA semakin lama rincian proses Brexit tersebut tidak dijelaskan kepada publik atau perusahaan-perusahaan di Inggris, maka akan semakin lama sisi ketidakjelasan berbisnis di Inggris sehingga perusahaan Inggris sangat kesulitan untuk menentukan langkah atau strategi bisnis masa depan usahanya pasca keluar dari pasar tunggal Eropa nanti.

    FCA dalam waktu dekat ini akan bekerja sama dengan Bank of England untuk menjaga pasar keuangan Inggris untuk tetap berjalan secara normal dan terus berusaha untuk menjembatani kepentingan antara pasar, pemerintah dan perusahaan.

    Menurut FCA di tahun lalu, menyatakan bahwa sekitar 5500 perusahaan Inggris mengandalkan hak passporting tersebut untuk melakukan bisnis dengan 27 negara Uni Eropa lainnya dengan pendapatan bernilai sekitar £9 miliar.

    Pemimpin FCA, Andrew Bailey menyatakan bahwa pihaknya tertarik untuk terus memastikan bahwa industri jasa keuangan Inggris untuk tetap tangguh dan ditempatkan dengan baik untuk memenuhi kebutuhan pengguna dan terus menciptakan peluang pasca Brexit.

    Sumber berita: ForexSignal88, Business Insider

    Sumber gambar: CNBC
    " "

Share This Page