" "

forexchief

Belajar Analisa Candlestik

Discussion in 'Sistem Trading Forex' started by baja hitamfx, Jul 5, 2014.

Share This Page

  1. baja hitamfx

    baja hitamfx Active Member

    Messages:
    95
    Likes Received:
    158
    Trophy Points:
    33
    Permisi teman-teman trader semua dan om moderator yang saya hormati. Saya bikin thread di sini ya, lagi pengen belajar nulis nih. pengen menuangkan pemahaman dalam bentuk tulisan, biar gak ilang ilmunya hehehe. Nah nanti isi threadnya sesuai judulnya yaitu belajar cara menganalisa candlestik. Mungkin sudah banyak referensi buku atau bacaan di forum-forum yang membahas tentang candlestik. Nah bagi temen-temen semua yang lebih paham dan punya strategi dalam menganalisa candlestik bisa dishare di sini juga ya.... segini dulu deh :)
    " "
  2. baja hitamfx

    baja hitamfx Active Member

    Messages:
    95
    Likes Received:
    158
    Trophy Points:
    33
    Jika kita lihat pada chart candlestik maka kita akan mendapati ada banyak sekali bentuk dari candlestik ini, mungkin jumlahnya ada ribuan dengan bentuk yang berbeda-beda. Nah singkatnya candlestik itu merupakan cerminan dari para pelaku pasar yang melakukan transaksi pada rentang waktu tertentu. Kita tidak tahu transaksi apa (buy/sell) yang dilakukan pelaku pasar apalagi alasan mengapa mereka melakukan transaksi tersebut. Tentu akan ada banyak sekali alasan bukan... jika kita tahu mungkin akan membantu dalam trading kita tentunya. Terlepas dari hal tersebut, kita tahunya kan candle terbentuk gitu aja, entah apa penyebab dibaliknya kita tak tahu, kita tahunya itu candle terbentuk entah itu candle naik/turun atau biasa disebut dengan candle bearish/bullish. Nah dari sinilah kita nanti memulai belajar menganalisa data candlestik yang sudah ada.
  3. baja hitamfx

    baja hitamfx Active Member

    Messages:
    95
    Likes Received:
    158
    Trophy Points:
    33
    Di dalam analisa chart candlestik, apa saja sih yang perlu kita lihat dan perhatikan...? tentu saja candlestiknya itu sendiri bukan yang lain. Semua komponen candlestik mulai dari harga Open, Close, High, dan Low itu semuanya penting untuk bahan analisa. Nah ternyata kita semua sudah tahu ya bahan yang diperlukan dalam analisa yaitu candlestik itu sendiri, nah sekarang pertanyaan adalah bagaimana cara menganalisanya...?
  4. uray andriadi

    uray andriadi New Member

    Messages:
    2
    Likes Received:
    1
    Trophy Points:
    3
    ijin gelar tikar om...
  5. baja hitamfx

    baja hitamfx Active Member

    Messages:
    95
    Likes Received:
    158
    Trophy Points:
    33
    Cara menganalisa candlestik ini ternyata ada banyak sekali caranya. Dan setiap trader mempunyai caranya sendiri-sendiri dalam melakukan analisanya. Jika kita pikir-pikir lagi hanya dari beberapa candlestik saja bisa dimaknai secara berbeda-beda oleh masing-masing trader, padahal chartnya sama tapi bisa ditafsirkan berbeda-beda. Dari perbedaan inilah maka setiap waktu ada yang buy juga ada sell pada waktu bersamaan. Sehingga akibatnya bisa kita lihat dalam pergerakan harga di chart kita yaitu harga bergerak naik turun setiap waktunya. Nah ini masalah sudut pandang bagaimana cara seseorang itu melihat chart.
    segini dulu updatenya dikit-dikit ya... hehehe
  6. baja hitamfx

    baja hitamfx Active Member

    Messages:
    95
    Likes Received:
    158
    Trophy Points:
    33
    Saya yakin ada banyak cara dalam menganalisa chart candlestik oleh karena itu, yang ingin saya share ini adalah bagaimana cara saya memandang sebuah pemandangan chart candlestik. Nanti kalau ada temen-temen lain yang punya ilmu analisa candlestik bisa dishare dimari juga ya... hehehe. Ada beberapa poin yang perlu diperhatikan dalam analisa candlestik yaitu : Pertama adalah menemukan pola candlestik. Saat pertama kali melihat chart, yang perlu kita lakukan adalah identifikasi pola yang sudah terjadi. Apakah sedang trending atau sideway. Nah biar jelas pengertiannya sebagai berikut :
    • Trending up = jika terjadi higher high, higher close dan higher low pada deretan candle.
    • Trending down = jika terjadi lower low, lower close dan lower high pada deretan candle.
    • Sideway = jika tidak membentuk trend
    Berikut penampakannya dalam gambar.
    [spoilerbb][​IMG][/spoilerbb]

    Sebuah trend kemungkinan sudah dimulai jika minimal ada dua candle berurutan yang membentuk HL HC dan HH untuk trend up dan trend down jika minimal ada dua candle berurutan yang membentuk LL LC dan LH.

    Dengan begitu kita akan mendapati trend yang berbeda-beda di setiap timeframe yang ada. Timeframe MN1 ada trendnya sendiri, W1 ada trendnya sendiri, D1 ada trendnya sendiri sampai M1 juga punya trendnya sendiri. Jika begitu, lalu apa permasalahannya...? bingung mau pakai timeframe berapa? Mau ngikutin trend yang mana? Jawabannya itu terserah anda. Karena masing-masing punya kenyamanannya sendiri-sendiri. Yang terpenting adalah bagaimana kita bisa mengidentifikasi trend yang ada dan kita menggunakannya untuk meraup keuntungan.

    Nah untuk memudahkan dalam melihat trend ini maka cara paling mudah adalah dengan melihat deretan candle yang secara berurutan membentuk higher high, higher close dan higher low untuk tren naik dan lower low, lower close dan lower hirgh. Silahkan coba diamati pada timeframe berapapun yang akan anda pakai, maka kalian akan mendapati bahwa ketika trend itu sudah terbentuk maka harga akan sangat sulit atau jarang menyentuh harga open apalagi menyentuh shadow pada candle sebelumnya.

    Jika itu trending up maka pastikan harga tidak pernah menyentuh harga open dan low candle sebelumnya. Pastikan juga bahwa harga selalu mampu membuat high dan close yang lebih tinggi dari candle sebelumnya.

    Jika itu trending down maka pastikan harga tidak pernah menyentuh harga open dan high candle sebelumnya. Pastikan juga bahwa harga selalu mampu membuat low dan close yang lebih rendah dari candle sebelumnya.

    Kemudian yang kedua adalah mengidentifikasi support dan resistance. Pengertiannya sebagai berikut :
    • Support adalah sebuah area harga dimana harga berhenti untuk bergerak turun lebih rendah.
    • Resistance adalah sebuah area harga dimana harga berhenti untuk bergerak naik lebih tinggi.
    lihat gambar.
    [​IMG]
    Last edited: Jul 6, 2014
  7. baja hitamfx

    baja hitamfx Active Member

    Messages:
    95
    Likes Received:
    158
    Trophy Points:
    33
    Masih tentang support resistance... bagaimana cara mengidentifikasi support dan resistance...? berikut ini penjelasannya versi saya:

    Keberadaan support ditandai dengan adanya candle bullish setelah sebelumnya ada candle bearish. Satu candle bullish sudah cukup untuk menandakan sebuah level support. Adanya candle bullish ini menandakan adanya perlawanan dari pergerakan harga sebelumnya.

    Keberadaan resistance ditandai dengan adanya candle bearish setelah sebelumnya ada candle bullish. Satu candle bearish sudah cukup untuk menandakan sebuah level resistance. Adanya candle bearish ini menandakan adanya perlawanan dari pergerakan harga sebelumnya.

    Untuk memudahkan mata melihat level ini biasanya saya menggunakan garis trendline pada harga open/close candle, bukan pada harga high/low.
  8. baja hitamfx

    baja hitamfx Active Member

    Messages:
    95
    Likes Received:
    158
    Trophy Points:
    33
    Lanjut untuk poin yang ketiga adalah melihat bentuk candlenya apakah panjang atau pendek. Nah sebelumnya sudah saya singgung tentang apa tepatnya yang terjadi dibalik candle yang sebenarnya tidak kita ketahui. Kita hanya bisa melihat efek atau akibat dari peristiwa di balik candle tersebut. Apapun kejadiannya, apapun alasannya, apapun yang dilakukan pelaku pasar, (hasil dari itu semua )data perubahan harga semua sudah tercermin dalam candle.

    Lalu apa hubungannya dengan bentuk candle panjang/pendek, Nah biasanya dibalik dari sebuah peristiwa penting ada akibat yang penting juga. Peristiwa penting ini sebenarnya adalah apa yang selama ini ketahui dengan istilah fundamental.

    Peristiwa penting (fundamental) biasanya memiliki efek yang signifikan yaitu ditandai dengan candle panjang. Sedangkan candle pendek biasanya cenderung menandakan konsolidasi. Candle pendek biasanya membentuk 2 hal yaitu akumulasi candle pendek yang membentuk trend (naik/turun) dan konsolidasi (sideway/harga bergerak disitu-situ aja/gak kemana-mana/tidak jelas/tidak membentuk trend). Biasanya harga akan konsolidasi setelah terjadi pergerakan besar. Hal ini ditandai dengan adanya candle pendek-pendek setelah sebelumnya ada candle panjang.
    sampai sini dulu ya, lebih jelasnya coba diamati gambar berikut.
    [​IMG]
    Last edited: Jul 7, 2014
  9. baja hitamfx

    baja hitamfx Active Member

    Messages:
    95
    Likes Received:
    158
    Trophy Points:
    33
    Contoh pada gambar USD/JPY di atas. Jika kita amati pada bentuk candlestik yang panjang maka biasanya kita juga mendapati bentuk candle pendek yang juga menyertainya baik sebelum candle panjang terbentuk maupun sesudahnya. Nah perlu diingat bahwa ini merupakan cerminan transaksi para pelaku pasar pada saat itu. Jika kita anggap kondisi pada saat sebelum terjadi candle panjang adalah kondisi dimana harga dalam keadaan seimbang lalu tiba-tiba muncul candle panjang menjauhi area sebelumnya dengan cepat, artinya apa...? artinya bahwa disitu (pada candle panjang) ada kekuatan masa yang cukup besar hingga mampu membawa harga menjauhi titik keseimbangan sebelumnya. Kekuatan macam apa itu...? anggap saja kita tidak tahu, yang jelas yang perlu kita ingat adalah di area tersebut pernah terjadi sesuatu yang besar atau sesuatu yang penting hingga akhirnya harga bergerak entah naik atau turun dengan kekuatan yang besar. Lalu setelah terjadi pergerakan besar biasanya harga akan melakukan konsolidasi atau seperti kembali menemukan titik keseimbangannya, biasanya candle balik lagi dengan bentuk candle pendek-pendek.
    Life_Meaning, nice_guy, Jolie and 2 others like this.
  10. baja hitamfx

    baja hitamfx Active Member

    Messages:
    95
    Likes Received:
    158
    Trophy Points:
    33
    Strategy Entry
    Sampai di sini dulu, sekarang kita coba mengaplikasikannya ke dalam trading kita untuk mengambil keputusan entry dan exit. Untuk proses analisanya menggunakan 2 buah timeframe. Satu timeframe untuk analisa bigmap dan satu lagi untuk entry atau untuk mengamati. Biasanya saya menggunakan timeframe D1 untuk analisa bigmap nya dan untuk chart pengamatan bisa menggunakan timeframe dibawahnya H4, H1 atau M15 (suka-suka aja yang mana enaknya).

    Untuk pengambilan keputusan entrynya sebaiknya analisa terlebih dahulu polanya apakah sedang trending atau sideway pada timeframe yang digunakan, jika sedang trending, trendnya apakah naik atau turun. Jika trend sudah terkonfirmasi maka lakukan entry pada saat retrace/ saat harga bergerak melawan trend.

    Jika trend turun maka lakukan entry sell saat harga naik (tepat satu candle).
    Jika trend naik lakukan entry buy saat harga turun.


    Entry dilakukan sebelum candle terbentuk penuh/sebelum candle close. Atau bisa juga saat candle baru terbentuk jadi entrynya nanti dekat dengan harga open. Karena kondisi sedang trend maka ketika harga bergerak melawan trend atau bergerak kearah sebaliknya maka itu kita asumsikan sebagai gerakan retrace. Otomatis jika market saat itu masih trending maka kita akan mendapati harga close yang lebih tinggi/rendah dari entry yang kita lakukan.

    Atau kita juga bisa entry saat pulback, yaitu pada saat harga kembali mengunjungi area support ataupun resistance yang sudah kita tandai sebelumnya atau pada candle tepat sesudah terciptanya support atau resistance. Prinsipnya BUY di area SUPPORT (tunggu saat candle turun kearea support lalu open buy )dan SELL di area RESISTANCE (tunggu saat candle naik kearea resistance lalu open sell ).

    Jangan lupa untuk stoplossnya, jika Sell stoploss diletakkan di atas resistance, jika Buy stoploss di bawah support. Jika profit sudah mulai berjalan jangan lupa lock +1.

Share This Page