" "

forexchief

AS ingin Kesepakatan Bilateral dengan Jepang untuk Gantikan TPP

Discussion in 'Diskusi Forex' started by ForexSignal88, Jan 27, 2017.

Share This Page

  1. ForexSignal88

    ForexSignal88 Member

    Messages:
    273
    Likes Received:
    2
    Trophy Points:
    18
    ForexSignal88.com l Jakarta, 27/01/2017 – Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump akan mencari kesepakatan perdagangan bilateral dengan Jepang untuk menggantikan Trans Pacific Partnership (TPP) ketika Perdana Menteri Jepang Shinzo Abe mengunjungi Gedung Putih bulan depan.

    "Saya melihat kunjungan Abe adalah tentang mendapatkan tindak lanjut, pengganti TPP," kata seorang pejabat Gedung Putih, merujuk pada perjanjian 12-negara yang ditinggalkan Presiden Trump pada hari Senin.

    "Mengingat besarnya modal politik dalam negeri (Abe) yang dikeluarkan pada TPP, sebagai konsekuensinya akan ada upaya dia untuk menindaklanjuti [hubungan perdagangan dengan AS]," kata pejabat itu, yang tidak mau disebutkan namanya.

    AS bisa menggunakan kesepakatan perdagangan bebas untuk membuka pasar pertanian Jepang agar dapat memberikan angin kembali atas keunggulan kompetitif yang sedang dinikmati oleh Australia di berbagai komoditas seperti daging sapi karena menandatangani kesepakatan bilateral dengan Jepang. Sebagai gantinya, Jepang kemungkinan akan meminta tarif yang lebih rendah pada ekspor mobil ke AS yang sensitif secara politis.

    Trump menegaskan pada hari Kamis ia akan mengupayakan berbagai kesepakatan bilateral, sebagai lawan dari perjanjian multilateral seperti TPP. Dia mengatakan kesepakatan-kesepakatan tersebut akan mencakup klausul untuk memungkinkan pemberitahuan penghentian dalam 30-hari jika AS tidak diperlakukan dengan adil.

    TPP, yang memakan waktu bertahun-tahun untuk negosiasi antara 12 negara, telah sering digambarkan sebagai kesepakatan antara Amerika Serikat dan Jepang karena masing-masing adalah ekonomi terbesar pertama dan ekonomi terbesar ketiga.

    Trump menyebutnya buruk bagi sektor pekerjaan di Amerika, tapi para pendukung perjanjian multilateral khawatir bahwa meninggalkan proyek seperti TPP justru dapat lebih memperkuat cengkeraman ekonomi China di wilayah tersebut.

    Media Jepang mengatakan Abe diperkirakan akan bertemu Trump di Washington pada 10 Februari, meskipun tidak ada pengumuman resmi.

    Langkah awal

    Pejabat pemerintah itu mengatakan sudah "jelas yang mana garis dan yang mana kontur" dari kesepakatan dengan Jepang akan tetapi tidak masuk ke rincian.

    [​IMG]
    "Saya tidak tahu apakah perlu ada negosiasi berlarut-larut dalam jangka panjang, dan mungkin ada beberapa langkah awal yang dilaksanakan sebelum Perjanjian Perdagangan Bebas yang resmi," katanya.

    Abe menyebut TPP sebagai mesin reformasi ekonomi dan perlawanan kuat terhadap ekonomi China yang meningkat. Namun kantor berita Jepang Kyodo mengatakan Abe tampil pada hari Kamis dan memberi sinyal keterbukaan untuk mengupayakan perdagangan bebas atau kesepakatan kemitraan ekonomi dengan Amerika Serikat.

    "Kami akan mengajukan banding [ke pemerintahan AS] mengenai TPP, tetapi itu tidak berarti kita benar-benar tidak bisa juga [menandatangani] EPA atau FTA," lansir Kyodo mengutip Abe mengatakan yang berbicara di acara Japanese Diet.

    Tarif beras

    Dikabarkan Abe juga mengisyaratkan Jepang akan berusaha mempertahankan beberapa besaran tarif pada beras dan empat produk pertanian kunci lainnya dalam setiap negosiasi perdagangan dengan Amerika Serikat.

    "Kami benar-benar akan melindungi apa yang harus kami lindungi…Saya ingin melakukan negosiasi bilateral dengan benar, berdasarkan pada pemikiran bahwa pertanian adalah dasar dari negara ini," kata Abe.

    Perdana Menteri Australia Malcolm Turnbull telah meminta ALP (Australian Labor Party) untuk meluluskan TPP sehingga memungkinkan legislasi negara itu untuk memberikan tekanan pada pemerintahan Trump agar mengubah pikirannya. Tapi Jepang pada pekan ini mengatakan TPP "tidak berarti" tanpa AS dan penarikan diri AS telah menghancurkan keseimbangan mendasar dari kesepakatan tersebut.

    Sumber berita: ForexSignal88, The Australian Financial Review
    " "

Share This Page