" "

forexchief

Analisa Fundamental Vs Teknikal

Discussion in 'Lounge Forex' started by hoho9, Apr 9, 2012.

Share This Page

  1. hoho9

    hoho9 New Member

    Messages:
    30
    Likes Received:
    0
    Trophy Points:
    0
    Maaf sebelumnya kalo topic ini repost, topic seperti ini memang sebelumnya udah ada, tp menarik bwt sy untuk ngobrolin hal ini menjadi topic yg lebih seru lagi sekalian kita sharing dr master2 di sini :4:

    Sumber berita dan pembahasan di sini sy ambil dari beberapa website hasil ngobrol2 sama mbah google :10:. Yuk kita mulai :113:

    Analisa Fundamental vs Analisa Teknikal

    [​IMG]

    Anda mungkin akan bangun pagi untuk melihat berita – berita ekonomi melalui CNN ataupun membaca berita harian ekonomi dari Reuter melalui internet. News atau berita – berita di dalamnnya pastinya akan membuat otak anda berpikir secara logika untuk menganalisa kemungkinan arah pergerakan harga /trend kedepan. Dalam hal ini anda mungkin secara tidak sadar telah melakukan apa yang dinamakan analisa fundamental. Selanjutnya anda akan memutuskan apakah anda akan terjun untuk melakukan buy atau sell, ataupun untuk keluar dari pasar dengan melakukan close position.

    Di saat yang bersamaan di salah satu window browser anda, anda mengamati indikator – indikator dalam software trading anda. Indikator-indikator didalamnya saat itu menunjukkan tanda – tanda akan crossing, telah melakukan crossing ataupun telah menyentuh batas – batas support dan resistance. Anda pastinya akan berucap dalam hati,

    Saat itu juga anda memformulasikan rumus-rumus dalam indikator-indikator yang anda pakai untuk menentukan keputusan masuk ke pasar atau keluar dari pasar. Dalam hal ini anda juga telah melakukan apa yang dinamakan analisa teknikal.

    Ketika kita menganalisa berita berita ekonomi dunia baik micro ataupun macro, kita telah melakukan analisa fundamental. Ketika kita melakukan charting melalui serangkain indikator untuk menentukan arah pergerakan harga, kita telah melakukan teknikal analisis. Banyak trader menggunakan teknikal analisis untuk membuat suatu analisa dalam jangka pendek (short term) karena analisa ini dikenal cukup akurat untuk membuat prediksi dalam jangka pendek, seperti contoh untuk memprediksi pergerakan harga harian.

    Saya yakin anda pernah mendengar ungkapan unik seperti ‘the charts don’t lie’ atau chart tidak pernah bohong dalam konteks analisa teknikal yang berdasarkan sample data kurun waktu tertentu. Namun bagi para long term trader atau para trader yang berinvestasi untuk jangka panjang, mereka biasanya menggunakan analisa fundamental untuk memprediksi trend / arah pergerakan harga. Kedua analisa ini adalah suatu bentuk dari pengamatan pergerakan harga, dan sebenarnya kembali lagi kepada cara mereka untuk mengintepretasikan variabel-variabel di dalamnya untuk mendapatkan profit sebagai seorang trader yang sukses.

    Saat kita berhasil mengikuti arah pergerakan / trend yang terjadi di pasar, kita akan memahami bahwa sebenarnya baik analisa fundamental maupun analisa teknikal berada di derajat yang sama pentingnya. Kedua analisa ini seharusnya bisa menjadi partner dalam usaha kita meraih profit. Analogi yang menarik sebagai gambaran, anda bayangkan bagi kedua analisa ini adalah mereka seperti dua orang jago pedang dengan posisi saling memunggungi dalam bekerjasama menghadapi musuh yang besar dan banyak. Para trader biasanya bisa terjebak dengan adanya jebakan – jebakan (trap) di pasar yang bullish atau bearish dalam jangka pendek, namun jika kita mengerti fundamentalnya maka kita tidak akan termakan jebakan tersebut.

    Baik analisa fundamental ataupun analisa teknikal sebenarnya akan membantu kita untuk melihat suatu gambaran besar yang lebih komplit mengenai market tertentu. Keduanya seharusnya dapat digunakan untuk saling memperkuat satu sama lain daripada saling diadu satu sama lain.

    Sumber
    Last edited: Apr 9, 2012
    " "
  2. admin

    admin the Oprekator Staff Member

    Messages:
    1,319
    Likes Received:
    143
    Trophy Points:
    63
    ikut menyimak om, kalau boleh diulas juga dong soal analisa based on market sentimen gitu om.. saia masih belum belajar soal itu..hiks :salut:
  3. hoho9

    hoho9 New Member

    Messages:
    30
    Likes Received:
    0
    Trophy Points:
    0
    Analisa Teknikal, Suatu Hipotesis & Perenungan

    Sejak tahun 70 an sampai sekarang,
    banyak para “insinyur” yang menciptakan penemuan mengenai indikator teknikal di dunia trading. Beberapa diantara mereka dikenal sebagai guru besar dan menjual hasil penemuannya kepada publik. Sebut saja maha guru Charles Dow dan teorinya mengenai Dow Jones Indexes, Leonardo Da Vinci yang menemukan prinsip Fibonacci, RN Elliot dengan Elliot Wave studinya, W Wilders yang memperkenalkan perhitungan matematis overbought dan oversold melalui indikator ADX dan Relative Strength Index (RSI), serta masih banyak insinyur yang lainnya.

    Jika salah satu dari semua studi diatas di implementasikan ke suatu chart, maka apa yang kita lihat adalah suatu seni, chart yang dihiasi oleh suatu “ornamen” yang bisa membuat anda terkagum atau malah semakin membingungkan.

    Lalu kita semakin banyak menemui lagi insinyur-insinyur specialist chart yang menemukan Linear Charts, High-Low-Close Bar Charts, Japanese candles, Reversal Patterns, Pivots, Fractals, dan sebut saja apa namanya.

    [​IMG]

    Apa yang kita yakini belum tentu benar

    Hari ini, kita menemukan banyak sekali teknik dan metodologi orisinil yang bermutasi menjadi bermacam-macam tipe yang tersedia untuk seorang chartist atau technician (orang yang menggunakan indikator teknikal).

    Apa yang membuat banyak orang gagal untuk memahami adalah, bahwa semua studi, metodologi dan indikator diatas berdasarkan kepada suatu tabel statistik data masa lalu yang diubah menjadi suatu grafik untuk memberikan “gambar” kepada trader dalam proses menentukan keputusan trading kedepan.

    Jika di garis bawahi, studi-studi diatas bisa digunakan dalam suatu kondisi market tertentu, semua market dalam waktu tertentu, tapi tidak bagi semua market dalam semua waktu dan kondisi.

    Mengutip kata-kata dari Sir Winston Churchill,

    Beberapa dari para teknikalis menggunakan studi teknikal ini sebagai suatu rumus trading yang mutlak (dikenal sebagai Holy Grail). Para pengikut mereka menggunakan studi teknikal ini adalah sebagai “obat kuat mental” , dimana mereka tidak akan berani memencet tombol open posisi tanpa adanya suatu signal dari para teknikalis.

    Ada suatu ungkapan,

    Apakah benar begitu kenyataannya?
    Anda bisa menilainya sendiri.

    Apa yang lebih penting adalah bahwa itu semua hanyalah suatu alat. Dimana alat tersebut dibangun dari database masa lalu. Lebih jauh lagi, “kekakuan” dari parameter database yang digunakan dalam studi tersebut tidaklah responsif dengan perubahan kondisi market yang terjadi. Apakah kita lupa bahwa market adalah suatu kumpulan dari tingkah laku pelakunya yang sering berubah-ubah?

    Lalu bagaimana mungkin bahwa studi-studi ini bisa menjadi suatu rumus / holy grail?
    Mungkin saja ini disebabkan oleh ketidak-tahuan, kemalasan, keras kepala, atau karena naluri sebagai gambler (tidak ubahnya seperti martinangel gambler strategi). Jika digunakan seperti itu, maka yang dihasilkan adalah suatu kekeliruan yang dapat membawa trader kedalam jurang yang dalam.

    Apa yang banyak trader tidak ketahui atau gagal memahami adalah, kesuksesan dalam mengarungi market terdiri dari beberapa hal, dan bukan seperti membaca resep membuat roti.

    Sumber

    IMO :

    Mungkin teman2 KGforex bisa ngasih pengalaman / ilmu nya tentang analisa teknikal vs fundamental :113:
    Last edited: Apr 9, 2012
  4. hoho9

    hoho9 New Member

    Messages:
    30
    Likes Received:
    0
    Trophy Points:
    0
    ahhh mimin bisa aja :71:, sy jg masih belajar.. cuma sy seneng foruming dgn sharing informasi yg saya dapet :4:

    saya jg belajar lewat forum2 dan ngobrol sama mbah google, mungkin sumber ini bisa ngebantu mimin :10:
    Last edited: Apr 9, 2012

Share This Page