" "

forexchief

Analisa Fundamental - IMFutures

Discussion in 'Analisa Fundamental' started by IM Futures, Oct 17, 2013.

Share This Page

  1. IM Futures

    IM Futures Member

    Messages:
    109
    Likes Received:
    0
    Trophy Points:
    16
    17 Oktober 2013

    Senat Sepakat Masalah Batasan Hutang

    Senat di Amerika Serikat akhirnya mengambil langkah voting untuk mengakhiri shutdown di AS serta menaikkan batasan hutang. dengan suara menunjukkan 81 vs 18, Senat AS akan menyetujui anggaran pemerintah sampai 15 Januari serta menaikkan batasan hutang sampai 7 Februari, selain itu tercapai juga kesepakatan yang lain termasuk membiayai pembangunan Dam di Kentucky, serta membayar uang pension. Kesepakatan ini selanjutnya akan dibawa ke DPR untuk mendapatkan pengesahan dan presiden Obama akan segera menandatangani kesepakatan ini jika sudah disahkan oleh DPR. Sementara itu departemen keuangan AS mengatakan bahwa akan kehilangan kemampuan untuk meminjam jika kenaikkan batasan hutang tidak dinaikkan.

    Sumber : Marketwatch

    ***

    Bursa Saham di Jepang Menguat, Tercapai Sepakat Masalah Hutang di AS

    Bursa saham di Jepang pada awal perdagangan di hari kamis ini terpantau mengalami kenaikan, hal ini di bantu oleh melemahnya mata uang Yen terhadap US dollar setelah Washington mencapai kesepakatan untuk kembali membuka roda pemerintahan serta menaikkan batasan hutang.

    Indeks Nikkei pada awal sesi perdagangan tercatat mengalami kenaikkan sebesar 1.26% sementara indeks Topix mengalami kenaikkan sebesar 1.1%. Saham Fujitsu tercatat mengalami kenaikkan 3.88%. Saham Mazda Motor Corp mengalami kenaikkan 2.04%, selain itu kenaikkan juga dialami oleh saham Kansai Electric Power Co yang menguat 4.18% setelah perusahaan tersebut mengalami kenaikkan profit sebesar 31 billion yen.

    Sumber : Marketwatch
    " "
  2. IM Futures

    IM Futures Member

    Messages:
    109
    Likes Received:
    0
    Trophy Points:
    16
    21 Oktober 2013

    Ekspor Jepang Lebih Rendah Dari Perkiraan, Tantangan Buat Abe

    Ekspor jepang tercatat mengalami pertumbuhan yang lamban dilihat dari pengiriman ke semua kawasan utama yang merosot. Hal ini memberikan tangan buat perdana menteri Abe dalam menopang perekonomian negara terbesar ketiga didunia tersebut.
    Pengiriman ke luar negeri tercatat mengalami kenaikkans sebesar 11.5% dibandingkan awal tahun, seperti yang dikatakan menteri keuangan jepang pada hari ini di Tokyo, hasil ini lebih rendah dari revisi bulan agustus yang sebesar 14.6% serta dibawah perkiraan analis yang sebesar 15.6%, sementara itu nilai impor naik sebesar 16.5% sehingga memberikan deficit sebesar 932.1 billion yen.

    Abe memerlukan perekonomian untuk tumbuh tahun depan untuk membantu sisi konsumsi setelah adanya kenaikkan pajak, sementara itu melemahnya yen sebesar 12% terhadap US dollar tahun ini membantu perusahaan seperti Toyota Motor dan Sonuy Corp, melemahnya mata uang yen juga mampu menekan impor terutama untuk sector energy.
    Yen terpantau melemah setelah data dirilis yaitu diperdagangkan dikisaran 97.96 terhadap US dollar atau melemah 0.3%.

    Sumber : Bloomberg

    ***

    Bursa Saham Jepang Rally, Faktor Data Trade AS

    Bursa saham Jepang pada awal perdagangan di hari senin , dimana dengan lebih rendahnya data perdagangan yang dirilis menekan nilai tukar mata uang yen, dimana ini mampu menopang dari sisi ekspor. Indeks Nikkei tercatat mengalami kenaikkan sebesar 0.47% dan diperdagangkan dikisaran 14704.36 sementara indeks Topix juga mengalami kenaikan sebesar 0.8%, kenaikkan indeks ini banyak terbantu oleh menguatnya bursa saham AS akhir minggu kemaren yang ditopang oleh data ekspor yang tumbuh lebih rendah dari perkiraan analis.

    US dollar kembali menguat terhadap mata uang Yen sebesar 0.14% dan diperdagangkan dikisaran 98, hal ini membuat saham saham sector eksportir mengalami penguatan dimana saham Fujitsu menguat 2.2%, saham Alps Electric menguat 2.35% sementara saham Toyota Motor menguat 1%. Saham saham sector retail juga mengalami kenaikkan seperti yang dialami oleh saham J. Front Retailing Co yang menguat 2.53%. Eleven Operator Seven & Holding menguat 0.14%.

    Sumber : Marketwatch
  3. IM Futures

    IM Futures Member

    Messages:
    109
    Likes Received:
    0
    Trophy Points:
    16
    22 Oktober 2013

    Bursa Saham Jepang Melemah Dari Level Tertinggi Dalam 3 Minggu

    Bursa saham Jepang pada awal perdagangan di hari Selasa ini tercatat mengalami pelemahan setelah pada sesi sebelumnya sempat mencapai level tertinggi dalam 3 minggu. Indeks Nikkei terpantau sempat mengalami pelemahan sebesar 0.33% dan di perdagangkan di kisaran 14672.
    Saham-saham sektor transportasi tercatat mengalami penurunan, sementara saham pengelola jaringan ritel 7-Eleven Seven & I Holding Co tercatat mengalami penurunan sebesar 1.08% setelah perusahaan tersebut mengatakan untuk periode September, penjualan di toko ritel turun 1.6%. Sementara untuk saham sektor automotif juga mengalami penurunan seiring akan dirilisnya data ketenagakerjaan AS. Saham Mazda Motor Corp turun 0.22 akan tetapi saham Toyota Corp tercatat mengalami kenaikan 0.79%

    Sumber : Marketwatch.com

    ***

    US Dollar Dekati Level Terendah Dalam 8 Bulan Terhadap Euro

    US dollar diperdagangkan 0.2% dari level terendahnya dalam 8 bulan terhadap euro seiring dengan pelaku pasar yang menunggu data ketenagakerjaan di AS yang akan dirilis hari ini untuk memberikan arahan atau perkiraan kapan The Fed akan mengurangi program stimulusnya.

    US dollar tertekan untuk bulan ini terhadap 16 mata uang utama dunia karena adanya laporan yang menunjukkan bahwa tingkat pengangguran di AS masih akan berada diatas batas yang ditetapkan oleh the fed untuk mulai menurunkan pembelian obligasi.

    “Issue tapering untuk tahun ini sepertinya belum akan terealisasi” seperti yang dikatakan oleh Noriaki Murao Managing Director dari Bank of Tokyo-Mitsubishi UFJ Ltd. Dia juga menambahkan bahwa hasil data US payroll yang apabila hasilnya lebih besar dari perkiraan analis kemungkinan tidak akan mendorong aksi beli US dollar, resiko yang ada apabila adanya reaksi negatif jika hasil US payroll mengecewakan.
    US dollar pada awal perdagangan terpantau diperdagangkan dikisaran $1.3670 setelah sempat menyentuh $1.3704 dimana ini merupakan level terendahnya sejak bulan Februari.

    Sumber : Bloomberg.com

    ***

    Aussie Mendekati Level Tertinginya Dalam 4 Bulan Sebelum Data AS

    Mata uang Aussie terpantau mendekati level tertingginya sebelum dirilisnya data ketenagakerjaan oleh adanya spekulasi bahwa the Fed akan menunda untuk mengurangi stimulus untuk mengurangi yield obligasi di negara dengan perekonomian terbesar di dunia tersebut.
    Pelaku pasar tidak yakin bahwa bank sentral Australia akan menurunkan tingkat suku bunganya. Besarnya tingkat volatilitas di pasar keuangan mendekati level terendanya dalam Sembilan bulan dimana hal ini mensupport carry trades dimana keuntungan di dapat dari perbedaan bunga pinjaman.

    Pasar skeptic bahwa RBA akan menurunkan suku bunganya kata Imre Speizer, market strategies dari WestpacBanking Corp. “hasilnya, mereka terlalu cepat menaikkan suku bunga di Australia sehingga menaikkan carry trades dari aussie.

    Sumber : Bloomberg
  4. IM Futures

    IM Futures Member

    Messages:
    109
    Likes Received:
    0
    Trophy Points:
    16
    25 Oktober 2013

    Bursa Saham Jepang Jatuh Oleh Menguatnya Yen

    Dengan menguatnya pergerakan nilai tukar mata uang Yen terhadap US Dollar serta adanya perhatian pelaku pasar terhadap jadwal dirilisnya laporan keuangan untuk kuartal ini membuat bursa saham di Tokyo, Jepang, terpantau mengalami penurunan di awal perdagangan hari Jumat ini.

    Indeks Nikkei tercatat mengalami penurunan sebesar 0.9% dan diperdagangkan di kisaran 14358 sementara untuk indeks Topix tercatat mengalami penurunan sebesar 0.8%. Nilai tukar US Dollar terhadap Yen sekarang di kisaran 97.36. Menguatnya mata uang Yen ini membuat saham saham sektor eksportir tertekan seperti saham Sharp Corp yang turun 1%, lalu saham pioneerCorp yang turun 1.6%, serta saham Bridgestone yang mengalami penurunan 1.2%. Sementara itu adanya penurunan outlook untuk Canon.Inc membuat saham perusahaan tersebut mengalami penurunan sebesar 1%, sementara rivalnya Nikon Corp mengalami penurunan sebesar 1.8%. Sementara itu para pelaku pasar relatif tidak begitu bereaksi setelah data Consumer Inflation dirilis setelah hasilnya sesuai dengan perkiraan banyak pengamat.

    Sumber : Marketwatch

    ***

    US Dollar Mendekati Level Terendah Dalam 2 Tahun Terhadap Euro

    US Dollar terpantau diperdagangkan melemah dan berada di kisaran terendahnya dalam 2 tahun terhadap mata uang Euro seiring dengan adanya kekuatiran mengenai pertumbuhan ekonomi AS yang terkena dampaknya dari shutdown di amerika kemaren yang menambah keyakinan bahwa The Fed akan menunda untuk menurunkan paket stimulusnya.

    US Dollar mengarah ke pelemahannya dalam 3 minggu terakhir terhadap mata uang Eropa serta mata uang yen sebelum dirilisnya data US Consumer Confidence yang diperkirakan akan mengalami penurunan ke level terendahnya sejak bulan Januari dan juga pelaku pasar masih menunggu hasil meeting FOMC yang akan dimulai tanggal 29 Oktober nanti. Sementara itu Euro terpantau cenderung mengalami penguatan terhadap major currency minggu ini sebelum dirilisnya data business sentiment di Jerman yang merupakan negara dengan perekonomian terbesar di kawasan Eropa yang diperkirakan akan naik ke level tertinggi dalam 18 bulan terakhir.

    Pada awal sesi perdagangandi hari Jumat ini, US Dollar diperdagangkan di kisaran $1.3797 terhadap Euro setelah sempat menyentuh di level $1.3825 yang merupakan level terlemahnya US Dollar sejak bulan November 2011, untuk minggu ini US Dollar tercatat sudah melemah sebesar 0.8% terhadap Euro serta 0.4% terhadap mata uang Yen.

    Sumber : Bloomberg
  5. IM Futures

    IM Futures Member

    Messages:
    109
    Likes Received:
    0
    Trophy Points:
    16
    28 Oktober 2013

    Yen Melemah Terhadap Euro Setelah BoJ Mengulangi Kebijakan Moneternya

    Pergerakan mata uang Yen terpantau mengalami pelemahan dalam tiga minggu terakhir terhadap Euro setelah Deputi Gubernur Kikuo Iwata kembali mengulangi bahwa Bank Sentral Jepang atau BoJ tetap berkomitmen untuk mempertahankan kebijakan lunaknya di sektor moneter.
    Euro tercatat diperdagangkan di kisaran terkuatnya dalam dua tahun terhadap US Dollar sebelum the Fed memulai pertemuan selama dua hari yang dimulai besok, dimana para analis memperkirakan bahwa pembuat kebijakan the Fed masih akan menunda proses tapering atau pengurangan stimulus.

    Mata uang tunggal eropa Euro juga terpantau mendekati level tertingginya dalam 2 bulan terhadap Poundsterling. Mata uang Yen melemah terhadap semua major currency setelah BoJ dalam pertemuannya diperkirakan akan melanjutkan program pembelian obligasi pemerintah senilai lebih dari 7 trilyun Yen tiap bulan untuk mengatasi deflasi. “BoJ, The Fed dan BoE saat ini masih aktif mencetak uang, sementara Bank Sentral Eropa sudah menghentikannya.” demikian seperti yang disampaikan Derek Mumford, Direktur Rochford Capital di Sydney pada hari ini.

    Sumber : Bloomberg

    ***

    Bursa Saham Jepang Rebound Setelah Melemah Akhir Minggu Kemaren

    Bursa saham Jepang terpantau dibuka menguat tajam pada hari Senin ini, dimana indeks Nikkei tercatat mengalami kenaikan sebesar 1.1% dan diperdagangkan di kisaran 14242 setelah sempat melemah sebesar 2.8% pada hari Jumat minggu lalu. Menguatnya bursa saham Jepang ini dipengaruhi oleh kenaikan yang dialami oleh bursa saham AS serta laporan keuangan yang hasilnya mampu mengangkat pasar.

    Indeks Topix juga terpantau mengalami kenaikan sebesar 0.8% di awal sesi minggu ini. Beberapa saham utama yang mengalami kenaikan antara lain saham Hitachi, Ltd yang mengalami kenaikan sebesar 2.92%, saham Mitsubishi Motor yang menguat 4.1% serta saham KDDI yang mengalami kenaikkan 2.6% setelah harian Nikkei memberitakan bahwa Telecom dalam laporan keuangannya akan mengalami kenaikan keuntungan sebesar 50%. Saham Sony juga tercatat mengalami kenaikan sebesar 2% setelah Credit Suisse menaikan peringkatnya menjadi memuaskan.

    Sumber : Marketwatch
  6. IM Futures

    IM Futures Member

    Messages:
    109
    Likes Received:
    0
    Trophy Points:
    16
    29 Oktober 2013

    Dollar Dekati Level Terendah Bulanan Jelang Pertemuan Fed

    Dollar mendekati level terendah bulanan terhadap hampir semua mata uang utama dunia menjelang data AS yang memperlihatkan bahwa tingkat kepercayaan konsumen jatuh ke level terendah di dalam lima bulan. Data retail salses juga tidak bergerak menjelang pertemuan Fed yang akan dimulai hari ini.

    Dollar diperdagangkan di dekat level terendah di dalam dua tahun terhadap euro. Ada data hari ini yang mungkin akan memperlihatkan meningkatnya sentimen konsumen di Prancis, yang merupakan negara dengan kekuatan ekonomi terbesar ke dua di Eropa. Indeks dollar Bloomberg mengalami kejatuhan di tengah pertaruhan bahwa shutdown parsial akan dijadikan alas an oleh Fed untuk menunda pemangkasan stimulus.

    ***

    Saham-Saham Asia Melemah Jelang Pertemuan Fed

    Saham-saham Asia jatuh pada awal perdagangan di hari Selasa dipimpin oleh melemahnya saham-saham Jepang, seiring kewaspadaan pasar menjelang pertemuan kebijakan moneter Federal Reserve.
    Yen menguat sedikit sejauh 0,01% pagi ini, sementara dollar diperdagangkan di kisaran 97.51 setelah sempat mencapai level 97.67 pada akhir perdagangan hari Senin di New York.

    Nikkei melemah 1% melanjutkan volatilitas yang terjadi pada indeks tersebut, yang telah mengalami kenaikan dan penurunan yang ekstrim mengiringi pergerakan yang sempit yang terjadi pada yen. Pada hari Senin, Nikkei menguat 2,2%, mengalami rebound setelah sempat jatuh di hari Jumat. Saham pemasok Jepang untuk Apple juga jatuh setelah raksasa teknologi AS tersebut melaporkan bahwa mereka tidak berhasil mencapai target penjualan iPhone kuartal yang berakhir di bulan September. Taiyo Yuden jatuh 2,5% dan Murata Manufacturing juga melemah 0,6%. Dollar terpantau bergerak di kisaran 1.3783 terhadap euro pada pukul 10.01 waktu Tokyo.
  7. IM Futures

    IM Futures Member

    Messages:
    109
    Likes Received:
    0
    Trophy Points:
    16
    30 Oktober 2013

    US Dollar Menguat Terhadap Yen Sebelum Keputusan The Fed

    US Dollar masih bertahan terhadap Yen sebelum the Fed memutuskan kebijakan moneternya hari ini, meski spekulasi yang berkembang tidak akan ada pengumuman baru atau perubahan terhadap kebijakan moneter AS. Indeks US Dollar kembali menguat setelah mengalami rally terbesar dalam delapan minggu sebelum pengumuman The Fed. Sementara itu Bank of Japan juga akan mengadakan pertemuan besok.
    Euro disupport oleh akan dirilisnya data tingkat konsumen di kawasan Eropa lebih optimis dalam dua tahun. Indeks volatilitas pergerakan mata uang ini mengalami kenaikan dari level terendahnya sejak bulan Desember lalu. US Dollar tercatat diperdagangkan di kisaran 98.15 atau menguat sebesar 0.5% dari perdagangan sesi sebelumnya.

    Sumber : Bloomberg

    ***

    Bursa Saham Jepang Naik, Saham Softbank Menguat

    Bursa Jepang dilaporkan menguat pada pembukaan di hari Rabu, hal ini dipengaruhi oleh melemahnya mata uang Yen terhadap US Dollar seiring dengan menguatnya bursa saham Wall Street. Indeks Nikkei tercatat mengalami kenaikan sebesar 0.9% dan diperdagangkan di kisaran 14495. Sementara indeks Topix juga mengalami 0.8%. Saham Mitsubishi Motor Corp mengalami kenaikan 2.81% yang merupakan performa terbaik di lantai bursa, sementara saham Honda Motor Co mengalami kenaikan 0.8% menunggu laporan keuangan perusahaan tersebut.
    Sementara itu saham Softbank Corp mengalami kenaikan sebesar 2.6% setelah perusahaan tersebut mengalami kenaikan keuntungan menyentuh rekor menurut harian Nikkei .

    Sumber : Marketwatch
  8. IM Futures

    IM Futures Member

    Messages:
    109
    Likes Received:
    0
    Trophy Points:
    16
    6 November 2013

    Euro Melemah Sebelum Data Retail Sales Dirilis, Serta Meeting ECB

    Euro kembali melemah setelah turun selama enam hari dalam tujuh hari terakhir sebelum data yang dirilis yang diperkirakan data consumer spending akan mengalami penurunan di kawasan Eropa, hal ini memicu adanya kemungkinan Bank Sentral Eropa akan mengeluarkan paket stimulus pada pertemuannya besok.

    Mata uang tunggal Eropa ini saat ini mengalami pelemahan sebesar 1.4% terhadap sembilan mata uang utama dalam satu minggu terakhir, dengan data hari ini yang diperkirakan sektor jasa dan manufaktur akan mengalami perlambatan.
    “Euro akan kembali mengalami tekanan oleh adanya spekulasi ECB akan menurunkan tingkat suku bunganya,” kata Kazuo Shirai, trader dari Union Bank Na di Los Angeles.

    Sumber : Bloomberg

    ***

    Bursa Jepang Di Buka Melemah, Saham Retail Melemah

    Bursa saham Jepang terpantau melemah di awal perdagangan di hari Rabu, dimana saham-saham retail memimpin pelemahan ini. Indeks Nikkei terpantau mengalami pelemahan 0.4% dan diperdagangkan di kisaran 14169, sementara itu untuk indeks Topix tercatat melemah 0.1% dimana Yen masih diperdagangkan relatif sama dengan kemarin.

    Saham perusahaan retail Fast Retail Co tercatat melemah 2.8% setelah dilaporkan untuk bulan Oktober pendapatannya mengalami penurunan 14% dibandingkan tahun sebelumnya. Saham retail lainnya Familymart Co tercatat turun 1.3% dan Takashimaya Co juga mengalami 0.3%. Sementara itu saham sektor otomotif, untuk saham Mitsubishi Motor Corp mengalami kenaikkan 4.1% setelah perusahaan ini akan bergabung dengan Nissan Motor Corp dan Renault SA bersama-sama berbagi teknologi serta mengembangkan fasilitas produksi. Sementara saham Toyota Motor Corp cenderung flat karena masih menunggu laporan keuangan yang akan dirilis hari ini.

    Sumber : Marketwatch
  9. IM Futures

    IM Futures Member

    Messages:
    109
    Likes Received:
    0
    Trophy Points:
    16
    7 November 2013

    Euro Di kisaran Menguatnya Sebelum Meeting ECB, Aussie Melemah Oleh Data

    Euro pada perdagangan di hari Kamis ini terpantau cenderung bertahan di level menguat terhadap major currency, sebelum Bank Sentral Eropa mengadakan pertemuan pada hari ini. Oleh adanya spekulasi bahwa perekonomian di kawasan Eropa ini cukup rentan untuk penurunan tingkat suku bunga.

    Euro pada perdagangan sesi sebelumnya terlihat mulai berhenti dari pelemahan dalam lima hari terakhir seiring dengan pelaku pasar yang menunggu pidato Mario Draghi setelah pertemuan Bank Sentral Eropa. Penguatan US Dollar kembali berkurang setelah perkiraan data yang menunjukkan GDP AS akan mengalami penurunan.

    Sementara itu mata uang Aussie tercatat mengalami pelemahan terhadap major currency setelah tingkat pengangguran mengalami peningkatan dari periode sebelumnya.

    Sumber : Bloomberg

    ***

    Bursa Saham Jepang Melemah, Saham Toyota Turun

    Bursa saham Jepang pada awal perdagangan di hari Kamis ini terpantau mengalami pelemahan, dimana saham saham unggulan tercatat mengalami penurunan seperti saham Toyota Motor Corp yang terpuruk. Indeks Nikkei tercatat mengalami penurunan sebesar 0.6% dan diperdagangkan di kisaran 14328, dimana saham Toyota mengalami penurunan 0.3% meski dalam laporannya menunjukkan kenaikan keuntungan secara tahunan. Sementara saham oomotif lainnya juga mengalami penurunan seperti yang dialami oleh saham Mazda Motor Corp yang melemah 0.8% serta saham Honda Motor Co yang turun 0.5%.

    Sumber : Marketwatch
  10. IM Futures

    IM Futures Member

    Messages:
    109
    Likes Received:
    0
    Trophy Points:
    16
    8 November 2013

    US Dollar Bertahan Menguat Sebelum Dirilis Data Ketenagakerjaan

    US Dollar bertahan di kisaran menguatnya terhadap major currency sebelum dirilisnya data ketenagakerjaan AS hari ini. Data ini akan dijadikan perkiraan analis bahwa the Fed akan mengurangi paket stimulusnya lebih awal. Mata uang US Dollar menghadapi penguatan untuk minggu kedua terhadap Euro, setelah Bloomberg memberitakan bahwa perekonomian AS kembali positif untuk pertama kalinya dalam satu bulan ini. Sementara itu untuk Euro terpantau mengalami penurunan dalam dua minggu terakhir terhadap Yen, setelah Bank Sentral Eropa secara tidak diduga menurunkan tingkat suku bunganya kemaren.

    Dan mata uang Aussie tercatat mengalami penguatan untuk pertama kali dalam tiga minggu terhadap US Dollar, sebelum data yang kemungkinan menunjukkan bahwa impor China mengalami kenaikkan dalam empat bulan terakhir. US Dollar tercatat diperdagangkan di kisaran $1.3413 terhadap Euro setelah sempat diperdagangkan di kisaran 1.3296, dimana ini merupakan level terkuatnya sejak tanggal 16 September.

    Sumber : Bloomberg

    ***

    Bursa Saham Asia Mengalami Penurunan Dalam 3 Minggu, The Fed

    Bursa saham Asia tercatat mengalami penurunan pada perdagangan di awal hari Jumat, dimana indeks saham utama mengalami penurunan terpanjang untuk mingguan dalam lima bulan terakhir setelah percepatan perekonomian AS terhadang oleh perhatian bahwa The Fed berkemungkinan akan mengurangi paket stimulus lebih cepat dari yang diperkirakan.

    Indeks MSCI Asia Pasific terpantau turun 0.2% menjadi 140.03, dan ini adalah penurunan dalam tiga minggu terakhir. Sementara indeks Topix tercatat turun 1% pada perdagangan hari ini. Saat ini investor memberikan fokus pada data ketenagakerjaan AS yang akan dirilis hari ini, setelah data kemaren yang menunjukkan negara dengan perekonomian terbesar di dunia tersebut akan mengalami pertumbuhan lebih cepat dari perkiraan analis dan berita sebelumnya dimana Bank Sentral Eropa secara tidak diduga menurunkan tingkat bunganya.

    Sumber : Bloomberg

Share This Page