" "

forexchief

Aksi Ambil Untung Minyak Tampak Sejenak

Discussion in 'Analisa Fundamental' started by ForexSignal88, Apr 11, 2017.

Share This Page

  1. ForexSignal88

    ForexSignal88 Member

    Messages:
    273
    Likes Received:
    2
    Trophy Points:
    18
    ForexSignal88.com l Jakarta, 11/04/2017 – Pada perdagangan Selasa ini, harga minyak sepertinya akan sedikit mengalami saat-saat aksi jual sebagai aksi ambil untung sejenak pasca kenaikan harga yang signifikan selama 5 hari perdagangan sebelumnya.
    [​IMG]
    Masih dengan sedikit cerita yang sama dan telah menjadi sandiwara perjalanan harga minyak dunia sejauh ini, dimana terjadi pertarungan sengit antara produksi minyak AS dengan OPEC yang menurut kami kondisi ini dapat berlanjut hingga OPEC dengan 11 negara non-OPEC akan mengevaluasi pemangkasan produksi minyak pada pertemuan di akhir Mei.

    Harga minyak jenis West Texas Intermediate kontrak Mei di bursa New York Mercantile Exchange divisi Comex untuk perdagangan kemarin ditutup menguat $ 0,91 atau 1,74% di level $ 53,15 per barel. Sedangkan minyak jenis Brent kontrak Juni di pasar ICE Futures London ditutup naik $ 0,80 atau 1,45% di harga $ 56,04 per barel.

    Harga minyak di Senin awal pekan ini diperdagangkan positif setelah serangan militer AS ke Suriah yang dilakukan secara mendadak di sela-sela pertemuan China dengan AS di akhir minggu lalu. Agresi militer tersebut membuat investor minyak melakukan aksi beli secara besar-besaran mengingat konflik di Timur Tengah akan membawa dampak terganggunya distribusi minyak global.

    Jazirah Arab, Rusia dan AS akan kesulitan memasarkan produk minyaknya ke Asia dan Eropa akan terganggu dengan makin diperketatnya jalur distribusi minyak oleh beberapa angkatan laut dari negara-negara yang ikut bersengketa di Suriah.

    Pengiriman armada kapal perang AS dari Australia untuk ditempatkan di Semenanjung Korea sedikit banyak memberi inspirasi bahwa tensi geopolitik global masih tetap tinggi dan sedikit banyak pula akan mengganggu distribusi minyak nantinya.

    Faktor kenaikan harga minyak ini juga ditopang dari ucapan Wakil Perdana Menteri Rusia Arkady Dvorkovich pada akhir pekan lalu menyatakan bahwa kesepakatan minyak OPEC harus segera ditingkatkan pemangkasan produksinya agar harga minyak terus mengalami kenaikan.

    Menteri Minyak Kuwait, Essam al-Marzoug menyatakan bahwa di Maret lalu, seluruh anggota OPEC dan 11 negara produsen non-OPEC seperti Rusia makin patuh terhadap komitmen pemangkasan produksi minyak 1,8 juta barel per hari. Al-Marzoug juga optimis bahwa perpanjangan waktu komitmen pemangkasan minyak ini tetap akan berlangsung dan berlanjut setelah pertengahan tahun ini.

    Kenaikan harga minyak memang diharapkan investor minyak dunia dan ini bisa terjadi bila kesungguhan OPEC dalam memangkas produksi minyaknya lebih ditingkatkan komitmennya.

    Kenaikan harga minyak kali ini setelah produksi minyak di Libya berkurang lagi karena kilang Sharara ditutup kembali akibat dari ancaman keamanan di daerah sekitar kilang tersebut. Namun hari ini data persediaan minyak AS berdasar data API akan rilis sebelum data EIA rilis keesokan malamnya.

    Sumber berita: ForexSignal88, Bloomberg, Reuters, MarketWatch, Investing

    Sumber gambar: Carbon Brief
    " "

Share This Page