" "

forexchief

Tips Trading Forex Jika Menggunakan Indikator RSI

Discussion in 'Sistem Trading Forex' started by susi margareta, Jan 16, 2018.

Share This Page

  1. susi margareta

    susi margareta Member

    Messages:
    54
    Likes Received:
    1
    Trophy Points:
    8
    Sobat trader, Relative Strength Index (RSI) merupakan bagian dari indikator oscillator yang diakui banyak trader sebagai indikator hebat. RSI digunakan banyak trader sebagai penentu waktu masuk posisi yang mengacu pada level overbought & oversold. Tak hanya itu, RSI juga bisa memprediksi kemungkinan trend yang berganti arah, caranya menganalisa divergensi dari pergerakan harga. Lalu, apa saja tips trading forex dengan indikator RSI itu? Bagi Anda yang masih belajar trading forex dan masih bingung dengan indikator yang satu ini, di artikel berikut saya akan memberikan 3 tips trading forex menggunakan indikator RSI yang bisa Anda coba, check this out.

    KETIKA TREND BERADA DALAM KEADAAN YANG KUAT, JANGAN HIRAUKAN OVERBOUGHT & OVERSOLD
    Saat harga bergerak dengan trending yang kuat dalam jangka waktu panjang, Jangan menggunakan overbought & oversold indikator RSI karena sudah tidak lagi tepat dipakai. Indikator tersebut dibentuk dari perbandingan jumlah harga positif yang berubah atau lebih tinggi dengan jumlah harga negatif/lebih rendah dalam periode tertentu. Ratio ini di setting di kisaran 0 sampai +100. Apabila sesudah periode waktu itu harga tidak mengalami perubahan, bisa dipastikan RSI tetap berada di area overbought (jika uptrend) dan oversold (jika downtrend).

    SELALU AMATI LEVEL 50 RSI (CENTER LINE)
    Semua indikator oscillator memiliki center line/level pertengahan. Pada umumnya di level 50/50%. Sama hal nya dengan indikatror RSI. Walaupun center line sering tidak di hiraukan, tetapi ia menunjukkkan arah pergerakan harga yang berganti saat retracement, atau malah arah trend yang berganti. Di saat RSI break center line menuju ke atas menandakan sinyal buy, begitu pun sebaliknya saat RSI break center line menuju ke bawah.

    SESUAIKAN PENGGUNAAN PARAMETER DENGAN TIMEFRAME TRADING
    Sebagian besar parameter periode waktu indikator oscillator yaitu 14, begitu pun RSI. Banyak trader yang beranggapan bahwa periode 14 sesuai untuk time frame daily namun kurang tepat di gunakan untuk time frame trading yang rendah. Penemu indikator RSI Welles Wilder menyarankan bagi trader untuk memakai periode 14 di timeframe daily. Wilder berpendapat, makin kecil masa waktu pengukuran, menyebabkan makin sensitif sehingga sulit untuk di amati. Begitu juga dengan sebaliknya, makin besar waktu pengukurannya menyebabkan kurang sensitif. Hal tersebut berpengaruh pada tingkat ke akuratan suatu pengukuran.

    Pada prinsipnya, sinyal trading akan lebih sering dihasilkan jika settingannya semakin kecil. Daily trader dengan timeframe di bawah 1 jam sering memakai periode RSI 9 dengan scalper memakai periode 7. Trader pertengahan dan juga panjang akan memakai periode 14/25.

    sekian tips trading forex dari saya.
    " "

Share This Page