fbs

Dolar Relatif Kuat, Investor Pantau Yellen dan Data Inflasi UK

Discussion in 'Lounge Forex' started by ForexSignal88, Feb 14, 2017.

  1. ForexSignal88

    ForexSignal88 Member

    Joined:
    May 28, 2012
    Messages:
    89
    Likes Received:
    1
    ForexSignal88.com l Jakarta, 14/02/2017 – Dolar AS menguat terhadap sebagian besar rival utama pada sesi Senin, membangun penguatan dalam dua pekan didukung oleh optimisme baru untuk kebijakan stimulus fiskal, menyusul komentar Presiden Donald Trump tentang reformasi pajak “fenomenal” di pekan lalu.

    ICE US Dollar Index yang mengukur dolar AS terhadap enam rivalnya, naik 0,1% ke 100,94 pada hari Senin.
    [​IMG]
    Di sesi yang sama dolar Kanada atau loonie menguat 0,1%, di 1,3072, dibandingkan dengan 1,3080 pada akhir Jumat di New York. Loonie menguat saat Perdana Menteri Kanada Justin Trudeau dan Trump melakukan pertemuan di Gedung Putih pada hari Senin.

    “Fakta bahwa kami belum mendengar berita negatif utama tentang hubungan perdagangan AS-Kanada telah positif untuk dolar Kanada,” kata Omer Esiner, kepala analis pasar di Commonwealth Foreign Exchange.

    Wall Street terus mengamati dengan seksama pertemuan Trump dengan para pemimpin negara lain untuk melihat tanda-tanda ketegangan, mengingat sikap proteksionis Trump pada kebijakan perdagangan.

    Dolar juga menguat terhadap yen setelah pertemuan akhir pekan antara Presiden Trump dan Perdana Menteri Jepang Shinzo Abe berlangsung jauh dari ketegangan.

    Dolar AS diperdagangkan pada 113,85, naik dari 113,19 akhir Jumat di New York. Yen juga goyah setelah data menunjukkan ekonomi Jepang tumbuh lebih lambat pada kuartal akhir 2016, lebih rendah dari yang diperkirakan para ekonom.

    Menjelang pertemuan head-to-head Abe dengan Trump, pembicaraan via telepon antara Trump dan Presiden China Xi Jinping pun membantu hubungan yang lebih ramah antara kedua negara.

    Namun Daisuke Karakama, ekonom kepala pasar Mizuho Bank, mengingatkan bahwa terlalu dini bagi investor untuk menurunkan kewaspadaan mereka terhadap kemungkinan penguatan yen.

    Karakama juga menegaskan bahwa Trump mungkin tidak menyebutkan surplus perdagangan Jepang dan pelemahan yen saat pertemuan tersebut, tetapi terlalu dini untuk menyimpulkan bahwa AS akan mentolerir pelemahan yen dan dolar yang lebih kuat.

    Para investor juga akan memantau kesaksian dari Ketua Federal Reserve Janet Yellen di hadapan Senate Banking Committee pada hari Selasa dan House Financial Services Committee pada Rabu.

    Tampaknya Janet Yellen tahu bahwa dia dipilih lagi sebagai Ketua Fed, jadi dia tidak tertekan untuk melakukan apa pun selain mengikuti data. Jika Federal Reserve menaikkan suku bunga pada bulan Maret, itu berarti ada kemungkinan terjadi empat kenaikan suku bunga tahun ini,” kata Colin Cieszynski, analis pasar senior di CMC Markets.

    “Kami yakin bahwa dua atau tiga tingkat kenaikan lebih masuk akal daripada empat atau lima mengingat pertumbuhan ekonomi [AS saat ini]. Tetapi perhatikan bahwa [pernyataan Fed itu] tidak lagi tentang ‘ketika’ tapi ‘berapa banyak’ kenaikan suku bunga,“ kata Cieszynski.

    Sementara itu, pound Inggris menguat terhadap dolar AS dan mata uang lainnya, dengan GBPUSD diperdagangkan pada 1,2528 dari 1,2486 pada akhir Jumat.

    Investor akan mengamati data inflasi konsumen UK pada sesi Selasa karena bisa mempersatukan ekspektasi bahwa suku bunga Inggris memang pantas untuk bergerak lebih tinggi, kata Ipek Ozkardeskaya, analis pasar senior di London Capital Group. Dia mengatakan inflasi UK mungkin telah melemah 0,5% pada bulan-bulan Januari, tapi inflasi tahunan diperkirakan akan meningkat 1,9% dari bulan Desember.

    Sementara itu EURUSD diperdagangkan pada 1,0600 dari 1,0642 karena kekhawatiran tentang Yunani berada di benak investor. Pembicaraan antara menteri keuangan Yunani dan kreditor internasional pada Jumat telah gagal menembus kebuntuan dalam melanjutkan negosiasi bailout.

    Sumber berita: ForexSignal88, MarketWatch

Share This Page

justforex