" "

forexchief

Bingung dengan transaksi SELL di GBPUSD

Discussion in 'Tanya Jawab Forex' started by sharapova, Jul 3, 2010.

Share This Page

  1. sharapova

    sharapova Member

    Messages:
    243
    Likes Received:
    1
    Trophy Points:
    18
    Met sore semuanya

    Hihihihihihi.......maaf nubitol bikin trit lagi :D
    Lagi2 ini hal yang mengusik saya dari dulu dan belum terjawab.

    Gini, kita ambil contoh pair GBPUSD. Mohon koreksi ya, sepemahaman saya pada price yg berjalan itu adalah miliknya GBP dan angka di sisi kanan itu adalah miliknya USD. Jika angka di sisi kanan tsb tertera 1.5756, maka artinya 1 GBP dihargai 1.5756 USD. Dan karena chart itu adalah chartnya GBP, maka segala transaksi di dalamnya adalah berarti bertransaksi GBP. Dengan kata lain jika kita melakukan BUY, maka kita sedang membeli GBP. Dan jika kita SELL, maka kita sedang menjual GBP.

    Nah dari situlah kebingungan saya bermula.
    Sekarang coba kita ibaratkan saja seperti perdagangan offline, saya mau menjadi pedagang beras (BRS). Berarti ada pair BRS/IDR di chart. Pada chart tertera 10000, berarti 1 kg BRS dihargai 10000 IDR. Nah karena saya mau berdagang, saya beli BRS pada harga 10000 IDR. Lalu saya jual kembali (kalau dalam trading sama dengan CLOSE order) pada harga 10500 IDR. Berarti saya laba Rp 500/kg kan. Nah itu sama aja jika saya BUY GBPUSD lalu setelah nilai tukar GBP menguat terhadap USD, kita CLOSE BUY yang dengan kata lain berarti SELL kembali. Hal itu dapat saya terima dengan logis.

    Tapi bagaimana dengan transaksi SELL. Kan sama aja dengan saya menjual beras. Tapi kan saya belum memiliki beras karena belum kulakan. Yang di tangan saya sekarang adalah IDR. Sama aja dengan kita SELL di pair GBPUSD, berarti kan kita sedang menjual GBP, padahal kita belum punya uang GBP, karena saat ini uang kita di account masih berwujud USD. Gimana kita bisa jual GBP kalau barangnya aja blm ada.

    Hal itupun berlaku buat pair USDJPY, tapi kebalikannya. Kalau kita SELL, berarti kita menjual uang USD. Its ok karena kita memang punya uang USD sebelumnya. Tapi gimana dengan transaksi BUY, masa beli USD dengan USD.....

    Itu aja dari saya, mohon rekan2 terangkan pada saya. Mungkin saja pemahaman saya ternyata salah besar....
    " "
  2. wenan

    wenan New Member

    Messages:
    49
    Likes Received:
    0
    Trophy Points:
    0

    halo..kalau menurut saya, yang kita transaksikan dalam forex gampangannya bukan mata uang.. tapi "nilai tukar" mata uang.. oleh karena itu ga bisa dibilang jual GBP, beli GBP.. tapi menurut saya jual GBP/USD dan beli GBP/USD,

    karena nominal yang kita gunakan adalah nilai tukar GBP terhadap USD.. misal nilai GBP/USD saat ini adalah 1.6500 dan kita beramsumsi (secara teknikal ataupun analisa apapun) nilai tukar ini akan naik.. oleh karena itu pilihan transaksi yang kita lakukan adalah BUY position/ LONG position, bukan berarti kita beli secara harafiah, tapi semacam kesepakatan transaksi.. kalau dalam options kita mengenal PUT OPTIONS bila harga diprediksi turun atau CALL OPTIONS bila harga diprediksi naik...

    oke balik ke GBP/USD, bila kita BUY GBP/USD (ingat yang kita beli "nilai tukarnya) di harga 1.6500 dengan TP 1.6550, berarti kita berkomitmen memBELI nilai tukar GBP/USD seharga 1.6500 dan berkomitmen Menjual pada harga nilai tukar 1.6550.. sehingga kita mendapat profit 50 point... sedangkan apabila kita SELL GBP/USD di harga 1.6500 dan TP 1.6450, maka kita berkomitmen MENJUAL GBP/USD pada harga 1.6500 pada saat harga menyentuh 1.6450 (secara harafiah kita membelinya pada harga 1.6450), tapi kita bisa menjualnya terlebih dahulu.. kok bisa? ya bisa.. itu lebih jelas di mekanisme transaksi forex... yang mungkin teman2 lain udah ada threatnya..

    oh ya.. ini hanya asumsi saya.. jadi mohon koreksinya apabila ada kesalahan dan mohon masukan dari teman2...
  3. sharapova

    sharapova Member

    Messages:
    243
    Likes Received:
    1
    Trophy Points:
    18
    Jadi trading forex gak bisa disamakan dg perdagangan konvensional ya bro. Yang beli barang dapat barang.
    Soalnya saya mengibaratkan forex itu seperti Money Changer....hanya saja lebih canggih karena online.
  4. merlyn_magic

    merlyn_magic New Member

    Messages:
    440
    Likes Received:
    2
    Trophy Points:
    0
    Hehehe.. Welcome to the real market Sis,... Becarefully, it can be very Cruel.. qqqq... Keep learning and Good Luck !


    Tak Sun ndisik ah ... muachh :cz48:
  5. GSX-R1000

    GSX-R1000 Member

    Messages:
    89
    Likes Received:
    1
    Trophy Points:
    8
    Forex Perdagangan Modern

    Hehehe..
    ini sedikit asumsi sy, mohon koreksi dari senior bila ada kesalahan.

    menurut sy, di Forex masih bisa dipisah seperti jual GBP ataupun beli GBP, jadi tidak perlu digabung harus GBP/USD atau USD/JPY.
    beda dengan di index, dimana nilai selisih point tidak bisa dipisah, Hangseng, Nikkei , dll

    Sedikit masukan, bila OOT didelete saja.

    syarat Jual Beli :
    ada penjual dan pembeli - kepercayaan
    ada barang/ sesuatu yang yang dapat diperjualbelikan
    ada terjadi pertukaran transaksi- kesepakatan

    Terlebih dahulu, harus mengenal 2 sistem jual beli di dunia ini :
    A. Jual Beli system Tradisional (Pasar/ Supermarket/ Toko kelontong dll)
    B. Jual Beli system Modern (Forex/ Valas/ Index/ Futures/ Komoditi/ option dll)


    kelemahan di jual beli tradisional :
    1. kalau fisik barang masih kecil sih tidak apa-apa, masalah timbul bila bentuk fisik barang sangat besar, (cth: 100 rumah atau 200 mobil).
    2. transaksi butuh waktu yang lama karena buyer dan seller saling negosiasi harga.
    3. perlu ruang khusus untuk menyimpan semua barang yang ada.
    4. ada masa expire dari barang tersebut.

    kelebihan di jual beli tradisional :
    1. buyer dan seller langsung bertemu muka.
    2. hukum kepercayaan antara seller dan buyer bisa dikesampingkan, karena fokus hanya ke barang fisik yang diperjualbelikan.
    3. terjadi pertukaran langsung, ada barang ada uang dan bukan sebaliknya ada uang ada barang.
    4. bentuk fisik barang dapat dilihat dengan panca indera.


    kelemahan di jual beli modern :
    1. Buyer dan Seller bisa tidak bertemu muka.
    2. Hukum kepercayaan harus tinggi, karena seller buyer bisa tidak bertatap muka - ada uang ada barang.
    3. tidak bisa terjadi pertukaran langsung (karena bisa menyangkut perbedaan GMT antar negara).
    4. ada kemungkinan fisik barang tidak seperti yang diharapkan sewaktu pemesanan / penjualan di awal.
    5. bentuk fisik tetap ada hanya tidak bisa dirasakan oleh panca indera. Tetapi bila mau pun bentuk fisik barang bisa dirasakan oleh pancaindera dengan resiko mau menerima masa expire dari barang tsb (merugi).

    kelebihan di jual beli modern :
    1. ukuran fisik barang tidak masalah (size is not matter)
    2. transaksi sangat cepat karena system elektronik
    3. tidak perlu menyewa / menyediakan ruang gudang/ kantor berukuran besar
    4. tidak mengenal istilah masa expire barang, karena barang tidak pernah dipegang
    5. meskipun deal sudah terjadi dan dapat keuntungan tetapi transkasi uang bisa dilakukan dikemudian hari.


    Kemajuan zaman semakin cepat, sekarang malah sering menemukan perpaduan antara Jual Beli Tradisional dan Jual Beli Modern.
    contoh : Beli beras dengan cara kredit DP=0% - Barang sudah bisa dipegang tetapi transaksi uang dilakukan di bulan depan yg disepakati antara buyerseller (option).


    back to topic...

    FOREX = Foreign Exchange.
    disini terjadi transaksi antara trader dengan si broker
    yang diperjual belikan di forex adalah perbedaan harga dari mata uang antar negara. (bukan selisih, kalau selisih itu biasanya di index)

    bila sis ninik yang cantik menjual GBP di harga X, itu artinya sis ninik-seller sepakat (mempercayakan) dengan broker-buyer, agar broker membeli GBP di harga x tsb.
    Nanti bila sis ninik berniat membeli GBP tadi di harga y (sis membeli) , yah itu artinya pihak broker akan menjual di harga y tsb.

    begitupun bila sis ninik ingin membeli GBP di harga z, dengan bertindak sebagai pembeli berarti sis ninik mempercayakan broker sebagai penjual untuk sepakat dia menjual di harga z.
    nanti bila sis ingin menjual GBP di harga w, berarti broker harus membeli GBPnya sis di harga w juga.

    Meskipun fisik barang GBP ada, tetapi Sis ninik tidak perlu memiliki uang GBP secara fisik untuk menjual ataupun untuk membeli GBP, yang sis ninik perlukan hanyalah cukup menjaga kepercayaan dan kesepakatan dengan broker. Bila tidak ada unsur ini, maka transaksi tidak akan sah. (lihat syarat jual beli diatas)

    sistem Jual Beli yang sis ninik lakukan ini, termasuk jual beli modern, karena fisik barang (meskipun ada) tetap tidak dipegang secara fisik, dan transaksi tetap terjadi karena ada unsur kepercayaan yang tinggi & terjadi kesepakatan antara sis ninik dengan broker bersangkutan.

    boleh saja GBP yg sis beli bisa dipegang secara fisik, tetapi ya itu ,,lihat kelemahan dari jula beli system tradisional yang diatas tadi.

    contoh gampang lainnya di seller (perpaduan antara jual beli tradisional & modern):
    teman saya mempunyai mobil dan berniat menjualnya (sell), lalu sy (trader) akan menawarkan mobil tsb ke pembeli(broker). Bila deal sesuai harga, maka saya mendapatkan keuntungan. tetapi bila deal tidak sesuai harga yang sy harapkan maka sy akan merugi.
    mobil bukan milik saya, saya hanya bertindak sebagai penjual dan mencari pembeli yg sy percayai.


    di jual beli tradisional --> trader = calo perantara
    di jual beli modern --> trader = pialang


    semoga dapat dimengerti.
    Mohon koreksinya.


    sekedar info :
    Hati-hati dengan bentuk perdagangan yang tidak berbentuk.
    mengapa harus hati-hati : karena dapat menyebabkan perselisihan di kemudian hari.
    cth : sebagai trader membantu menjual mobil punya orang lain, dan trader itu tidak tahu kalo mobil tersebut sudah hilang dicuri.


    Hehehe...
    Last edited: Jul 3, 2010
  6. sharapova

    sharapova Member

    Messages:
    243
    Likes Received:
    1
    Trophy Points:
    18
    Wah ngeri ki sune :cz30:
    Wuih panjang banget, mantafff. Tak cerna dulu yak.
    Gini donk postnya, bermutu. Maafin kata2ku yg dulu yah............qqqq
    Abis dulu nyebelin sih :D

    update :

    Bro, kok saya blm menemukan jwbn tentang kenapa bisa sell ya.....??

    update lagi : ternyata ada :D ................ tapi kok blm puas ya aku dg jwbnnya bro.
    Last edited: Jul 3, 2010
  7. kristal87

    kristal87 Member

    Messages:
    650
    Likes Received:
    12
    Trophy Points:
    18
    pokoke buy..

    ternyata kegundahan hati kita sama ya jeng..
    itulah mengapa aq selalu buy untuk semua op
    qqqqq..

    apapun pairnya, mo turun apa naik pokoke buy..
  8. sharapova

    sharapova Member

    Messages:
    243
    Likes Received:
    1
    Trophy Points:
    18
    Berarti kita sehati.......ups! kita pren ding........................... :ngacir:
  9. agoenk

    agoenk Member

    Messages:
    249
    Likes Received:
    3
    Trophy Points:
    18
    maap, newbie kurang kerjaan mau ikutan menyumbang pendapat yang belum tentu benar,hehe....

    tapi mungkin kesimpulan akhirnya sama dengan om kristal, mau naik mau turun pokoknya buy! qqqq...

    mungkin harus dipahami dulu bahwa sistem perdagangan forex adalah berdasarkan kontrak, jadi ada peraturan/syarat yang mengikat. ok, lanjut...saya sendiri menilai bahwa ketika kita melakukan transaksi sell gbp/usd, kita membeli usd tapi dengan gbp sebagai nilai ekuivalennya karena seperti itulah kontraknya. Dan ketika kita menjual,nilai usd kita akan disesuaikan dengan nilai GBP yang berlaku pada saat penjualan.

    mungkin jika dianalogikan, saya beli memory komputer dengan rupiah tapi toko ybs, beli dari supplier pake dollar. tentu saja pembayaran dalam rupiah harus mengikuti nilai tukar dollar pada saat itu. dan jika saya menjual memory di toko tersebut (dengan asumsi nilainya sama dengan pada saat beli), maka saya akan menerima pembayaran dalam bentuk rupiah sesuai dengan rate yang berlaku pada saat itu.

    oh iya, menjawab pertanyaan "Tapi gimana dengan transaksi BUY, masa beli USD dengan USD....."
    mungkin bisa dibilang kalo kita mengalokasikan sekian USD untuk ditempatkan di market dengan mata uang x sebagai equivalennya.

    begitulah pemikiran newbie yang acak-acakan. mohon koreksinya jika salah
    Last edited: Jul 3, 2010
  10. GSX-R1000

    GSX-R1000 Member

    Messages:
    89
    Likes Received:
    1
    Trophy Points:
    8
    Mungkin jawaban agan diatas sy cukup bisa jelas menjawab pertanyaan jeng ninik.

    intinya :
    nilai eqquivalen pasangan mata uang yang dimaksud

    di market modern terutama forex, hanya nilai tukar (perbedaan harga) yang diperdagangkan, dan yang perlu diingat dalam market modern :
    bila seseorang ingin serius berbisnis di suatu barang yang bisa diperjualbelikan, maka ia tak perlu harus menerima/ memiliki barang tersebut dengan utuh untk memulai usahanya, cukuplah ia mengambil keuntungan dari nilai tukar (perbedaan harga) yang terjadi antara barang tersebut dengan nilai equivalennya.


    back to topic..


    bila berandai-andai sekarang :

    anggap saja jeng ninik hanya punya simpanan USD di Bank broker.

    trus sis mencoba Sell GBP/USD
    artinya sis percaya dan sepakat dgn broker, untuk menjual GBP dengan memakai USD (equivalen) di harga x.
    dengan kata lain sis meyakinkan broker, agar si broker membeli GBP yg sis punya di harga x itu.
    Broker membeli GBP yg sis punya dengan USD yang ia punya.
    memang sis tidak punya GBP, yg sis punya hanya USD. tetapi karena sudah ada kepercayaan dan kesepakatan maka hal ini tidak jadi masalah (market modern).
    (nilai GBP yg sis jual disesuaikan dengan nilai rate USD saat itu dan tidak boleh melebihi batas USD yg sis simpan di bank broker)


    dilain waktu sis mencoba buy USD/JPY
    berarti sis membeli USD dengan memakai JPY sebagai nilai equvalennya
    sis meyakinkan broker agar ia mau menjual USD nya. Sis memakai nilai JPY sebagai nilai tukar equivalennya untuk membeli USD dari broker itu.
    seperti biasa sis juga tidak punya JPY, tetapi karena sudah percenteun dan sehati dengan broker, ya semua berjalan mulus juga. (nilai JPY yang sis pakai disesuaikan dengan nilai rate USD saat itu dan besarnya sesuai kontrak broker dengan nilai USD yg sis punya di Banknya)


    terus seiring berjalannya waktu, USD yg sis punya, sis tukar dengan rupiah, jadi sis sekarang sudah punya Rupiah di kantong.

    Ceritanya karena mau kawin dengan bro Merlyn_Magic, maka sis butuh tambahan uang untuk biaya pernikahan, trus sis berpikir "enak juga ya kalo Rupiah ini gua putar kembali biar beranak pinak, pasti bro Merlyn_magic juga setuju" begitu kata sis dalam hati.

    iseng pas jalan di pasar, sis melihat toko beras, lalu dihampiri trus ngobrol ama babah Liong si penjual beras. Sis lalu percaya dan sepakat (terikat kontrak) dengan Babah Liong untuk menaruh Rupiah yg sis punya ke Bank milik babah Liong agar bisa bertransaksi beras di tokonya.

    Sis tahu harga beras sedang tinggi-tingginya, lagi-lagi sis mencoba bisnis dengan Sell BRS/IDR
    ini artinya sis menjual beras ke Babah Liong, dan si Liong Thai pun sepakat membeli beras sis dengan nilai IDR(equivalen) yg dia punya.
    memang bukan rahasia umum kalo sis tidak punya beras, tetapi karena ini market modern dan juga sudah ada kpercayaan plus ada kesepakatan pengen kawin cepet dengan babah Liong (weh selingkuh.), ya semua berjalan mulus ,semulus pipih sis ninik.
    (nilai beras yg sis jual disesuaikan dengan nilai rate IDR sat itu dan tidak melebihi batas IDR yg disimpan di bank babah Liong)

    nah seperti itu lah kenyataannya,, eh maksud sy seperti itulah analoginya, semoga dapat dimengerti.

    mohon koreksinya, tulisan sy acak-acakan seperti agan diatas sy :malu:

    sekedar info :
    sy tidak akan pernah mau memaafkan sis , kenapa? karena.. karena bro sharapova tidak pernah bersalah dengan sy kok. (jaaaahh.)
    ini bro apa sis sih? ..fishy.. biarlah.


    Hehehe...
    Last edited: Jul 4, 2010

Share This Page