1. [MUST READ] Panduan cara daftar dan login bisa anda baca disini

Aplikasi prinsip kelima analisa kg pada chart

Discussion in 'Pengenalan Dasar Forex Trading' started by forexsableng, Jul 16, 2012.

  1. forexsableng

    forexsableng Member

    Messages:
    867
    Likes Received:
    7
    Trophy Points:
    18
    Bismillahirrahmanirrahim
    Assalamualaikum warrahmatullahi wabarakatuh
    Samprazaan

    PRINSIP KELIMA
    “Dominasi Transaksi Dan Melemahnya Dominasi Transaksi Yang Terjadi Secara Akumulasi Membentuk Dua Kondisi Pergerakan Harga Yaitu Kondisi Trending Dan Kondisi Sideway. Kedua Kondisi Ini Secara Teknis Dapat Dilihat Dengan Mengamati Bentuk Distribusi Data Yang Terbentuk, Baik Secara Visual Maupun Menggunakan Prinsip-Prinsip Pengukuran.â€￾


    Menelaah prinsip kelima analisa KG diatas, saya percaya inilah kunci dari membaca chart.
    Jadi bila kita umpamakan empat prinsip awal itu adalah “hakikatâ€￾ dibalik chart, sementara prinsip kelima ini adalah tampak “kulit luarnyaâ€￾ dalam bentuk block data di chart.
    Dan tugas kita adalah memahami bagaimana itu kondisi sideways, kondisi trending, dan juga ada kondisi transisi diantara keduanya, lalu dari situ bertindak sesuai keadaan.
    Kenapa kita harus paham kondisi? Karena saya percaya kita-kita ini hanya pengikut, kita tidak punya power untuk menggerakan harga bahkan hanya untuk sekedar “memancingâ€￾ harga bergerak! (kecuali mungkin kita sesakti Aki Tirem atau sesakti salah satu sodara/i? kita, hehehe becanda ah).
    Oh ya perlu saya tekankan disini saya cuma seorang newbie yang nggak tahu apa-apa soal trading forex, ini sekedar sharing seadanya saja jadi mohon kepada semuanya apabila ada kesalahan agar diluruskan dan kekurangan ditambahkan (boleh tambah $$$ juga ke akun saya, hehehe).

    Okay, kita mulai dengan mengamati lagi kalimat ini:

    Kedua Kondisi Ini Secara Teknis Dapat Dilihat Dengan Mengamati Bentuk Distribusi Data Yang Terbentuk, Baik Secara Visual Maupun Menggunakan Prinsip-Prinsip Pengukuran


    Jadi disini intinya adalah kondisi-kondisi market bisa “dilihatâ€￾ pada chart, tinggal… caranya bagaimana?
    Last edited: Jul 17, 2012
  2. forexsableng

    forexsableng Member

    Messages:
    867
    Likes Received:
    7
    Trophy Points:
    18
    part 1

    Okay, kalau kita melihat chart kosong maka yang kita lihat adalah segerombolan data yang acak-acakan dan tidak bisa dibaca. Nah karena itulah maka si gerombolan data ini harus kita susun dulu dengan agar nantinya mudah dibaca, tentunya cara menyusunnya ini harus bisa diterima akal.

    Block data (candlestick/bar) sendiri sebetulnya adalah beberapa data yang disusun dalam satuan unit block, yaitu data harga open, close, high dan low (kalau di saham ada volume juga ya kalau nggak salah?). Tetapi kalau kita mau melangkah lebih jauh lagi ternyata si block-block data ini juga masih harus disusun lagi untuk bisa dibaca.

    Nah metode pendekatan yang digunakan untuk menyusun dan membaca block data ini beragam. Statistik lah, trendline lah, supply and demands, support and resistance, atau apalah yang lainnya saya juga nggak paham, tapi apapun juga itu walaupun dengan pendekatan berbeda pada akhirnya nanti hanya untuk mencari dua informasi dasar, arah dan batas.
    Arah yaitu kecenderungan pergerakan harga saat ini dan batas yaitu titik-titik yang kemungkinan akan dilalui harga, silakan dibaca prinsip analisa KG ketiga dan keempat.

    Kemudian dari informasi arah dan batas itu maka nanti akan ditemukan dua macam kondisi market: trending dan sideways.

    Satu hal yang harus kita ingat adalah bahwa kondisi trending dan sideways ini relatif, tergantung dari sudut pandang mana melihatnya, dan parameter apa yang digunakan untuk mendefinisikannya. Beda sudut pandang boleh jadi beda kesimpulan, menurut yang satu trending dan menurut yang satunya malah sideways, sah-sah saja selama dasarnya itu bisa diterima akal.

    Sekarang kembali ke prinsip kelima, bahwa “kondisi ini secara teknis dapat dilihat dengan mengamati mentuk distribusi data yang terbentuk, baik secara visual maupun menggunakan prinsip-prinsip pengukuranâ€￾.

    Di atas chart polos dengan mengamati formasi block data saja sebetulnya bentuk-bentuk sideways dan trending ini secara kasar bisa terlihat, walaupun mungkin kadang-kadang ada kondisi yang agak sulit dilihat (buat saya sih terutama, hehehe). Dan cara ini adalah cara visual yang paling dasar.


    Seperti ini contohnya:

    Show Spoiler
    [​IMG]


    Maap yah kalau di gambarnya banyak salah, maklum nggak biasa bugil :))
    Last edited: Aug 6, 2012
  3. forexsableng

    forexsableng Member

    Messages:
    867
    Likes Received:
    7
    Trophy Points:
    18
    part 2

    Berikutnya adalah “dengan prinsip-prinsip pengukuranâ€￾. Kenapa pengukuran? Yah karena analisa chart pada dasarnya adalah mengukur pergerakan harga.

    Nah sebelum kita mengukur jelas kita harus tahu dulu apa yang mau kita ukur, lalu metode yang digunakan juga harus logis supaya hasilnya nanti bisa diterima dan dipertanggung jawabkan dengan akal sehat, juga tentu harus ada titik awal atau titik acuan dasarnya darimana kita mulai mengukur.

    Misal kalau mengukur tinggi badan, kita menggunakan konsep meteran. Yang dijadikan acuan adalah telapak kaki sebagai titik awal atau 0 di meteran kemudian diukurlah panjangnya sampai ujung kepala, lalu didapat misalnya 170cm.

    Sekarang dalam kasus chart forex, kita tahu bahwa yang akan kita ukur adalah pergerakan harga. Tapi bagaimana konsep pendekatan yang digunakan dan bagaimana menentukan acuannya? Karena walaupun data-data harga sudah disusun dalam bentuk block data tapi block data yang ada di chart ternyata sangat banyak dan juga acak.

    Dalam konsep analisa KG block-block data kita susun berdasarkan satuan waktu standard (kita bicara yang basic dulu, karena kalau berdasarkan wave acuannya berbeda), yang paling dasar adalah 8 jam, 1 hari, 1 minggu (5 hari), 1 bulan (20 hari), 4 bulan, dan 1 tahun. Bisa lebih besar lagi seperti 5 atau 10 tahun atau lebih kecil lagi seperti 4 jam, 2 jam, 1 jam atau lebih kecil lagi sesuai kebutuhan. Dan bisa juga ditambah dengan acuan-acuan “tengahâ€￾ seperti 12 jam, 3 hari, 2 minggu, dan 6 bulan tergantung kebutuhan masing-masing.

    Dengan membagi block data kedalam satuan waktu kita jadinya punya kriteria yang pasti berapa banyak block data yang akan diukur, jadi nantinya jelas kita mau mengukur yang mana. Ini juga nanti akan menyamakan persepsi orang hingga tidak ada kerancuan dalam membaca kondisi di setiap acuan.

    Bersambung...
    Last edited: Aug 6, 2012
  4. forexsableng

    forexsableng Member

    Messages:
    867
    Likes Received:
    7
    Trophy Points:
    18
    part 3

    Okey lanjut lageee setelah sahur...

    Bicara metode pengukuran, kita tahu pendekatan yang digunakan KG adalah konsep matematika statistik yaitu mean, standard deviasi, median, range, modes dan regressi. Saya juga nggak paham statistik sebetulnya, tapi konsep ini sangat membantu kita untuk menentukan “titik pusatâ€￾ atau saya menyebutnya “jangkarâ€￾ (bener ga ya?) dari gerombolan block data sebagai dasar acuan membaca kecenderungan pergerakan harga. Dari titik inilah kita akan mulai mengukur.

    Ini sebetulnya seperti logika dasar perdagangan. Setiap jenis komoditi atau barang dagangan harganya bisa berbeda di setiap pedagang, tapi tetap ada satu level harga yang biasa disebut sebagai “harga pasaranâ€￾ sebagai acuan orang berjual-beli.

    Cara yang paling dasar dan pertama kali diajarkan KG menentukan titik acuan ini adalah dengan menggunakan SMA (simple moving average), dasarnya adalah konsep statistika mean.

    Ini gambar contoh SMA 1 harian (periode 24 di H1):

    Show Spoiler
    [​IMG]


    Kalau diperhatikan seksama bentuk SMA ini mewakili pergerakan harga yang kalau diterjemahkan lebih dalam lagi si SMA ini mencerminkan perilaku para pelaku pasar. Jadi kalau dikembalikan ke prinsip analisa kelima maka si SMA ini adalah “kulitâ€￾nya.
    Dalam membaca pergerakan harga dengan SMA yang wajib kita perhatikan adalah:
    1. Perhatikan “bentukâ€￾nya
    2. Perhatikan bagaimana “ritmeâ€￾ pergerakan harga di bentuk-bentuk tadi

    Dan kalau kita perhatikan lebih dalam lagi selain dua bentuk utama yaitu sideways dan trending sebetulnya ada bentuk-bentuk “transisiâ€￾ diantara keduanya. Silakan diperhatikan lagi bentuk SMA dan formasi block data di akhir fase trending dan sideways, hehehe.
    Lanjut nanti....
    Last edited: Aug 6, 2012
  5. forexsableng

    forexsableng Member

    Messages:
    867
    Likes Received:
    7
    Trophy Points:
    18
    part 4

    Terlepas dari apakah market itu dalam fase sideways atau trending harga bergerak hanya dalam dua kemungkinan, menjauh atau mendekati titik acuannya, biasa saya sebutnya prinsip “home and awayâ€￾. Ketika harga cenderung menjauhi titik acuannya itu adalah “awayâ€￾ dan ketika harga cenderung mendekati titik acuannya maka itu “homeâ€￾ atau biasa kita sebutnya retrace.

    Satu hal lagi adalah tidak ada rumusan pola yang pasti tentang berapa lamanya fase sideways dan trending ini berlangsung, semuanya tergantung pada para pelaku pasar. Dan ada kalanya trending ini tidak diikuti oleh sideways tapi langsung berbalik trending ke arah berikutnya, bisa merujuk ke gambar pola pergerakan harga dibawah.

    Show Spoiler
    [​IMG]


    Satu-satunya cara kita mengetahui kapan fase trending dan sideways akan mulai atau berakhir hanya dengan mengamati perubahannya. Oleh karena itu sangat penting bagi kita untuk mengenali bentuk-bentuk peralihan atau transisi.
    Tetapi yang perlu diingat adalah bentuk-bentuk transisi ini juga hanyalah sekedar “pertandaâ€￾, jadi masih merupakan probabilitas belum kepastian. Nantinya agar tingkat probabilitasnya lebih tinggi lagi bisa ditambah informasi lainnya untuk menguatkan.
    Ibaratnya hanya dengan visual saja kita memperhatikan langit tidak akan turun hujan bila kondisi langit sangat cerah dan tak berawan, tapi mendung pekat sekalipun baru merupakan tanda-tanda turun hujan, belum suatu kepastian. Agar lebih meyakinkan harus ditambah informasi lain, mungkin tingkat kelembaban, kecepatan angin, temperatur, atau apa saja (saya kurang paham masalah cuaca, hehehe).

    Lanjut nanti... cari wangsit dulu :4:
    Last edited: Jul 24, 2012
  6. FXri

    FXri Active Member Staff Member

    Messages:
    1,526
    Likes Received:
    19
    Trophy Points:
    38
    hm...menarik neeh..
    ikutan nyimakz ya Om :salut:

    kira2 ntar mengamati distribusi data di chart itu ga pake indikator ya Om? ato langsung pake indikator?
  7. zhunnda

    zhunnda New Member

    Messages:
    26
    Likes Received:
    1
    Trophy Points:
    3
    Ketigaxx...ikut nyimak kang...
  8. koy

    koy Member

    Messages:
    217
    Likes Received:
    6
    Trophy Points:
    18
    keempaxxx... :64::64::4:
    nyimak paling depan, rambut klimis, pensil ditangan.. :belajar:
  9. Zeus

    Zeus New Member

    Messages:
    3
    Likes Received:
    0
    Trophy Points:
    1
    klimaxxxxx.......

    mohon pengajaran........
  10. bimarpradana

    bimarpradana Contributor

    Messages:
    1,310
    Likes Received:
    6
    Trophy Points:
    38
    keenamxxxx,,,,ijin duduk sambil nge teh dulu dimari,,,,,:kopi

Share This Page

cent_728x90_id
banner space